• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ada Warning Baru Buat Pasar Saham, Investor Harus Waspada

Ada Warning Baru Buat Pasar Saham, Investor Harus Waspada

September 30, 2025
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Ada Warning Baru Buat Pasar Saham, Investor Harus Waspada

11 months ago
in Market
Ada Warning Baru Buat Pasar Saham, Investor Harus Waspada
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Buffett Indicator memberikan alarm bahwa valuasi saham di wall street telah titik termahal yang pernah ada. Buffett indicator mencapai 218%, titik paling tinggi sepanjang masa per 26 September 2025.

Buffett indicator diketahui mengukur nilai pasar saham terhadap ekonomi suatu negara (kapitalisasi pasar bursa vs PDB negara). Buffett pada tahun 2001, menyebut indikator tersebut “mungkin merupakan tolok ukur tunggal terbaik untuk menilai posisi valuasi pada saat tertentu.” Indikator ini juga telah dirujuk oleh investor-investor ternama, termasuk Paul Tudor Jones.

“Jika rasio persentase turun ke area 70% atau 80%, membeli saham kemungkinan besar akan sangat menguntungkan Anda,” kata Buffett dalam pidatonya pada 2001 yang dikutip oleh majalah Fortune setelah indikator tersebut mendekati 150% pada tahun sebelumnya saat gelembung Dotcom.

“Jika rasionya mendekati 200%, seperti yang terjadi pada tahun 1999 dan sebagian tahun 2000, anda sedang bermain api.”

Dengan standar tersebut, pasar saham saat ini berada di wilayah yang belum dipetakan karena nilai ekuitas kini berkembang jauh lebih cepat daripada pertumbuhan ekonomi AS secara keseluruhan. Reli pasar ini didorong oleh perusahaan-perusahaan teknologi berkapitalisasi besar, yang telah menggelontorkan miliaran dolar untuk pengembangan kecerdasan buatan, karena mereka dihadiahi kelipatan yang tinggi atas janji era baru ini.

Indikator valuasi lainnya menunjukkan sinyal serupa. Rasio harga terhadap penjualan S&P 500 baru-baru ini naik menjadi 3,33, tertinggi sepanjang masa, menurut Bespoke Investment Group. Sebagai perbandingan, puncak Dotcom pada tahun 2000 mencapai 2,27, dan ledakan pasca-Covid mencapai 3,21 sebelum valuasi mendingin.

Meskipun demikian, beberapa pelaku pasar berpendapat bahwa Buffett Indicator mungkin tidak lagi menyampaikan pesan yang sama seperti dulu. Perekonomian AS telah bergeser secara dramatis selama dua dekade terakhir, menjadi kurang padat aset dan semakin didukung oleh teknologi, perangkat lunak, dan kekayaan intelektual.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Naik 1,18%, Sentuh Level Tertinggi Sepanjang Tahun 2025




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .