• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asing Net Sell Rp335 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp335 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

September 23, 2026
Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!

Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!

September 23, 2026
Dolar AS Kini Rp17.855, BI Beri Penjelasan & Ramal Situasi ke Depan

Dolar AS Kini Rp17.855, BI Beri Penjelasan & Ramal Situasi ke Depan

September 23, 2026
Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

September 23, 2026
Bos Sekuritas Ungkap Efek BEI Hapus Batas Harga Saham Rp 50

Bos Sekuritas Ungkap Efek BEI Hapus Batas Harga Saham Rp 50

September 23, 2026
Investor Dunia Serbu RI, Inflow US$ 400 Juta 21 September 2026

Investor Dunia Serbu RI, Inflow US$ 400 Juta 21 September 2026

September 23, 2026
Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi

Bos BI Ramal Fed Fund Rate Bakal Naik Lagi

September 23, 2026
BI Anggap Ekonomi Dunia Masih Akan Suram

BI Anggap Ekonomi Dunia Masih Akan Suram

September 23, 2026
Jelang Delisting, PLAS Buyback 1,18 Miliar Saham Rp60,4 Miliar

Jelang Delisting, PLAS Buyback 1,18 Miliar Saham Rp60,4 Miliar

September 23, 2026
Video: Nego Iran – AS, Harga Minyak Merosot ke Bawah USD 100 per Barel

Video: Nego Iran – AS, Harga Minyak Merosot ke Bawah USD 100 per Barel

September 23, 2026
IHSG Sesi Pertama Naik 0,64% ke Level 6.317

IHSG Sesi Pertama Naik 0,64% ke Level 6.317

September 23, 2026
BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%

BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%

September 23, 2026
IHSG Naik 0,64% ke 6.317,46

IHSG Naik 0,64% ke 6.317,46

September 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Asing Net Sell Rp335 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

52 minutes ago
in Lifestyle
Asing Net Sell Rp335 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau pada sesi I perdagangan Rabu (23/9/2026), meski sempat bergerak fluktuatif di tengah penantian keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI).

Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG pada akhir sesi I naik 40,42 poin atau 0,64% ke level 6.317,46. Pada awal perdagangan, indeks dibuka di level 6.446,90 dan sempat menguat hingga mencapai level tertinggi harian 6.451,33, sebelum tekanan jual membawa IHSG berbalik melemah hingga menyentuh level terendah di 6.381,57.

Penguatan IHSG hari ini didorong oleh sektor konsumer kritikal yang melesat 3,5%, disusul sektor material dasar naik 1,7%, dan energi naik 1,1%. Sebanyak 416 saham menguat, 224 saham melemah, dan 323 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp6,04 triliun.

Pasar hari ini fokus menanti pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, yang menjadi keputusan pertama bagi Destry Damayanti sejak dilantik sebagai Gubernur BI definitif pada 2 September lalu. Mayoritas responden polling CNBC Indonesia memperkirakan BI Rate akan ditahan di level 5,75%. Dari eksternal, rupiah sempat melemah ke posisi Rp17.850/US$ pada perdagangan sebelumnya, sementara harga minyak dunia justru jatuh lima hari beruntun dengan Brent turun ke bawah US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak awal September.

Meski IHSG ditutup di zona hijau, berdasarkan data IDX Mobile, investor asing justru tercatat membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp335,80 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.

Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp3,95 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp1,81 triliun dan foreign sell Rp2,14 triliun.

Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham perbankan pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dengan nilai mencapai Rp128,74 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang dilepas asing senilai Rp69,39 miliar, disusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar Rp64,85 miliar.

Selain itu, investor asing juga melakukan aksi jual pada PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp33,66 miliar, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp29,54 miliar, serta PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) Rp26,87 miliar.

Tekanan jual juga terlihat pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sebesar Rp20,57 miliar, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) Rp17,10 miliar, serta PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp15,99 miliar.

Di sisi lain, sejumlah saham masih menjadi buruan investor global. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp39,34 miliar, disusul PT Timah Tbk. (TINS) senilai Rp24,75 miliar.

Selanjutnya, asing juga memborong PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp23,28 miliar, PT Indika Energy Tbk. (INDY) Rp16,04 miliar, serta PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) Rp15,17 miliar.

Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Rabu (23/9/2026).

Net Foreign Buy

  1. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) – Rp39,34 miliar
  2. PT Timah Tbk. (TINS) – Rp24,75 miliar
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) – Rp23,28 miliar
  4. PT Indika Energy Tbk. (INDY) – Rp16,04 miliar
  5. PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) – Rp15,17 miliar
  6. PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) – Rp14,85 miliar
  7. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) – Rp12,68 miliar
  8. PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) – Rp10,43 miliar
  9. PT Sumber Global EnergyTbk. (SGER) – Rp8,49 miliar
  10. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) – Rp6,96 miliar

Net Foreign Sell

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp128,74 miliar
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp69,39 miliar
  3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp64,85 miliar
  4. PT Indosat Tbk. (ISAT) – Rp33,66 miliar
  5. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) – Rp29,54 miliar
  6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) – Rp26,87 miliar
  7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) – Rp20,57 miliar
  8. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) – Rp17,10 miliar
  9. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp15,99 miliar
  10. PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) – Rp13,87 miliar

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!

Alasan BI Tahan Lagi Suku Bunga 5,75%: Jaga Rupiah!

September 23, 2026
Dolar AS Kini Rp17.855, BI Beri Penjelasan & Ramal Situasi ke Depan

Dolar AS Kini Rp17.855, BI Beri Penjelasan & Ramal Situasi ke Depan

September 23, 2026
Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

Breaking News! BI Rate Tetap 5,75%

September 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .