• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bank Besar Mulai Kencang PHK Massal, Ini Biang Keroknya

Bank Besar Mulai Kencang PHK Massal, Ini Biang Keroknya

June 13, 2026
Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Longsor ke Rp 17.600-an

Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Longsor ke Rp 17.600-an

June 15, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

June 15, 2026
IHSG Menguat 5%, Sukses Tembus Level 6.300

IHSG Menguat 5%, Sukses Tembus Level 6.300

June 15, 2026
WIKA Buka Suara Usai Kantornya Digeledah Dugaan Kasus Korupsi

WIKA Buka Suara Usai Kantornya Digeledah Dugaan Kasus Korupsi

June 15, 2026
Tipu Bank Raksasa Rp3 Triliun, Sosok Ini Minta Grasi Presiden

Tipu Bank Raksasa Rp3 Triliun, Sosok Ini Minta Grasi Presiden

June 15, 2026
IHSG Hijau & Asing Net Buy Rp 257,8 M, Saham Ini Diserbu

IHSG Hijau & Asing Net Buy Rp 257,8 M, Saham Ini Diserbu

June 15, 2026
Dony Oskaria Akan Kawal Ketat Peluang Investasi Strategis

Dony Oskaria Akan Kawal Ketat Peluang Investasi Strategis

June 15, 2026
Harga Turun Terus, Bursa Pantau Ketat Perdagangan Saham FLMC

Harga Turun Terus, Bursa Pantau Ketat Perdagangan Saham FLMC

June 15, 2026
Penjelasan Lengkap Salim Ivomas Soal Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Penjelasan Lengkap Salim Ivomas Soal Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

June 15, 2026
Sesi 1 Pesta Cuan! IHSG Terbang 5% ke 6.300

Sesi 1 Pesta Cuan! IHSG Terbang 5% ke 6.300

June 15, 2026
Terbang 12,98% di Sesi I, Begini Prospek Saham ANTM di 2026

Terbang 12,98% di Sesi I, Begini Prospek Saham ANTM di 2026

June 15, 2026
Breaking News! Pasar Diserbu, IHSG Naik 5%

Breaking News! Pasar Diserbu, IHSG Naik 5%

June 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 15, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Bank Besar Mulai Kencang PHK Massal, Ini Biang Keroknya

2 days ago
in Market
Bank Besar Mulai Kencang PHK Massal, Ini Biang Keroknya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tekanan perekonomian turut berdampak pada hampir semua bidang industri. Kinerja perusahaan yang menurun pun berdampak pada dunia kerja hingga menciptakan Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Para perusahaan cenderung mencari alternatif lain untuk mengganti tenaga kerja sebagai bagian dari upaya efisiensi. Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) disebut sebagai solusi.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu bank raksasa dunia, Standard Chartered. Perusahaan tersebut telah mengumumkan rencana untuk memangkas lebih dari 7.000 karyawan yang dinilai masuk kategori ‘SDM rendah’ dalam empat tahun ke depan seiring masifnya penggunaan AI.

Bank yang berbasis di London itu menyebut teknologi AI akan menjadi pendorong utama efisiensi operasional perusahaan demi meningkatkan profitabilitas dan menghadapi persaingan industri keuangan yang semakin ketat, demikian dikutip dari Reuters, Rabu (20/5/2026).

Standard Chartered menyatakan akan memangkas sekitar 15% posisi di fungsi korporasi hingga 2030. Berdasarkan perhitungan Reuters, langkah itu setara dengan lebih dari 7.000 PHK dari total sekitar 52.000 pegawai di divisi tersebut.

CEO Standard Chartered, Bill Winters, menegaskan langkah ini bukan semata-mata penghematan biaya, melainkan penggantian sumber daya manusia bernilai rendah dengan investasi teknologi dan modal finansial.

“Ini bukan sekadar pemangkasan biaya. Dalam beberapa kasus, kami mengganti human capital bernilai rendah dengan financial capital dan investment capital yang kami tanamkan,” ujar Winters.

Secara global, Standard Chartered memiliki hampir 82.000 pegawai. Winters mengatakan pengurangan tenaga kerja akan dilakukan melalui otomatisasi dan penerapan AI, meski sebagian pegawai juga akan diberikan kesempatan pelatihan ulang atau reskilling.

“Orang-orang yang ingin meningkatkan keterampilan dan terus melanjutkan karier akan kami beri kesempatan untuk reposisi,” kata dia.

Posisi yang paling terdampak disebut berasal dari pusat operasional back-office bank, termasuk di Chennai, Bengaluru, Kuala Lumpur, dan Warsawa. Winters mengatakan AI akan menjadi fasilitator utama dalam transformasi sistem inti perbankan perusahaan.

Langkah efisiensi Standard Chartered terjadi ketika semakin banyak perusahaan global memangkas tenaga kerja demi meningkatkan efisiensi melalui AI. Bank asal Jepang, Mizuho Financial Group, sebelumnya juga mengumumkan rencana pengurangan hingga 5.000 pekerjaan dalam satu dekade.

Di sisi lain, bank-bank global kini berlomba mengintegrasikan model AI terbaru sekaligus menghadapi ancaman siber yang semakin meningkat.

Meski melakukan PHK besar-besaran, Standard Chartered tetap memasang target pertumbuhan agresif. Bank itu menargetkan return on tangible equity (ROTE) di atas 15% pada 2028 dan meningkat menjadi sekitar 18% pada 2030.

Perusahaan juga mempercepat target penghimpunan dana baru bersih sebesar US$200 miliar menjadi 2028, lebih cepat dari target sebelumnya pada 2029. Fokus bisnis akan diarahkan pada segmen dengan margin lebih tinggi, termasuk nasabah ritel kaya dan institusi keuangan.

Namun, tantangan geopolitik masih membayangi prospek industri perbankan global. Standard Chartered yang fokus di kawasan Asia Pasifik dan Afrika mengakui konflik Timur Tengah menjadi salah satu risiko utama.

Pada kuartal pertama tahun ini, bank tersebut telah menyisihkan provisi kehati-hatian sebesar US$190 juta terkait konflik di Timur Tengah.

“Kami sangat tangguh,” kata Winters saat ditanya mengenai dampak risiko geopolitik dan pasar terhadap kemampuan bank mencapai target bisnisnya.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Longsor ke Rp 17.600-an

Rupiah Makin Perkasa, Dolar AS Longsor ke Rp 17.600-an

June 15, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

Rupiah Ditutup Menguat Hampir 1%, Dolar AS Parkir di Rp17.690

June 15, 2026
IHSG Menguat 5%, Sukses Tembus Level 6.300

IHSG Menguat 5%, Sukses Tembus Level 6.300

June 15, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .