• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bank Jatim Catatkan Kinerja Solid dan Kenaikan Laba pada 2025

Bank Jatim Catatkan Kinerja Solid dan Kenaikan Laba pada 2025

March 31, 2026
AS Kehabisan Rudal! Eropa Takut Pasokan Senjata NATO Macet Total

AS Kehabisan Rudal! Eropa Takut Pasokan Senjata NATO Macet Total

July 7, 2026
OJK Tutup 278 Gadai Ilegal, Warga Diimbau Waspada

OJK Tutup 278 Gadai Ilegal, Warga Diimbau Waspada

July 7, 2026
Kinerja Industri Asuransi Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.197 T

Kinerja Industri Asuransi Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.197 T

July 7, 2026
Morgan Stanley Borong Saham Emiten Ciputra (CTRA) di Harga Rp560

Morgan Stanley Borong Saham Emiten Ciputra (CTRA) di Harga Rp560

July 7, 2026
Danantara Sepakat Merger 4 Asset Management, Jadi Terbesar di RI!

Danantara Sepakat Merger 4 Asset Management, Jadi Terbesar di RI!

July 7, 2026
Duit di Rekening Bisa Ludes! Awas Modus Penipuan Pig Butchering

Duit di Rekening Bisa Ludes! Awas Modus Penipuan Pig Butchering

July 7, 2026
OJK Terima 22.206 Aduan Keuangan Ilegal, 951 Pinjol Ditutup

OJK Terima 22.206 Aduan Keuangan Ilegal, 951 Pinjol Ditutup

July 7, 2026
Kasus Penipuan Berkedok Investasi di Bank Mantap, OJK Panggil Direksi

Kasus Penipuan Berkedok Investasi di Bank Mantap, OJK Panggil Direksi

July 7, 2026
OJK Catat Transaksi Aset Kripto per Mei Tembus Rp 23 Triliun

OJK Catat Transaksi Aset Kripto per Mei Tembus Rp 23 Triliun

July 7, 2026
OJK Respons Suntikan Rp400 T dari Purbaya: Likuiditas Bank Makin Kuat

OJK Respons Suntikan Rp400 T dari Purbaya: Likuiditas Bank Makin Kuat

July 7, 2026
Eks Bos PTPN XI Tersangka Korupsi Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes!

Eks Bos PTPN XI Tersangka Korupsi Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes!

July 7, 2026
Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bank Jatim Catatkan Kinerja Solid dan Kenaikan Laba pada 2025

3 months ago
in ENTREPRENEUR
Bank Jatim Catatkan Kinerja Solid dan Kenaikan Laba pada 2025
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025 dengan kinerja yang solid. Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo menjelaskan, menutup tahun 2025 di tengah dinamisnya kondisi ekonomi di berbagai level, manajemen telah mengimplementasikan beberapa strategi untuk menjaga performa bisnis dan keuangan Bank Jatim.

Menurutnya, keseimbangan dalam pengelolaan Dana Pihak Ketiga dengan memperbesar rasio dana murah dan juga penerbitan obligasi untuk mendukung portofolio stable fund Bank. Selain itu, Bank Jatim juga melakukan penyaluran pinjaman yang lebih selektif pada sektor prospektif dengan paralel memperdalam penetrasi bisnis kredit konsumer, disiplin dalam pengaturan untuk pos pendapatan dan beban melalui efisiensi dan peningkatan transaksi digital untuk meningkatkan pendapatan non bunga, serta agresif mengendalikan kualitas aset agar sesuai dengan risk appetite.

“Nah, untuk mendukung visi menjadi BPD Nomor 1 Di Indonesia, kami kembali melanjutkan journey transformasi melalui 5 pilar utama. Yaitu aspek tata Kelola dan manajemen risiko, optimalisasi bisnis berbasis ekosistem, peningkatan kompetensi manpower sebagai aset utama, penguatan teknologi informasi dan digitalisasi proses bisnis, serta optimalisasi sinergi bisnis untuk Kelompok Usaha Bank,” papar Winardi dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Atas beberapa hal yang telah Manajemen terapkan dengan didukung oleh produktifitas tim yang solid, lanjut Winardi, nilai aset Bank Jatim per 2025 sukses berada di angka Rp 105,8 triliun atau tumbuh 3,70% (YoY). Adapun komposisi aset berasal dari kontribusi aset produktif, antara lain peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp 67,2 triliun atau meningkat sebesar 4,98% (YoY), pengelolaan bisnis treasury, hingga dana pihak ketiga yang tumbuh sebesar 1,43% (YoY).

“Bank Jatim juga sukses membukukan laba bersih sebesar Rp 1,54 triliun atau naik 20,65% dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dari angka penyaluran kredit Bank Jatim (Bank Only) yang berhasil tumbuh konservatif sebesar 4,98% (YoY) atau Rp 67,24 triliun tersebut, komposisinya terdiri dari kredit konsumer Rp 36,54 triliun atau meningkat 6,20% (YoY) dan kredit produktif sebesar Rp 30,7 triliun atau meningkat 3,55% (YoY).

Winardi menambahkan, pada tahun 2025, fokus manajemen menitikberatkan pada penetrasi dana murah dengan menggunakan pola pendekatan transaction banking dan juga berbasis pada bisnis ekosistem untuk meningkatkan jumlah dana dan juga jumlah nasabah. Hal ini terefleksikan pada kinerja dana pihak ketiga seperti giro sebesar Rp 21,4 triliun atau meningkat 12,5% (YoY). Kemudian dari sisi NoA, peningkatan jumlah nasabah sebesar 5,64% YoY atau total nasabah Dana Pihak Ketiga Bank Jatim sejumlah 10,915,749.

Kinerja yang baik tersebut turut mendukung pencapaian kinerja konsolidasi Bank Jatim sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan pertumbuhan signifikan di berbagai indikator utama. Adapun pencapaian Bank Jatim secara konsolidasi tahun 2025 yaitu total aset meningkat sebesar 42,93% (YoY), dari Rp 118,142 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp 168,855 triliun pada tahun 2025.

Penyaluran pinjaman juga mengalami pertumbuhan yang kuat, naik 46,65% dari Rp 75,35 triliun menjadi Rp 110,503 triliun. Sejalan dengan itu, laba bersih Bank Jatim secara konsolidasi juga turut mencatatkan kenaikan sebesar 24,80% (YoY), dari Rp 1,296 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp 1,617 triliun pada tahun 2025. Capaian ini mencerminkan fundamental bisnis yang solid serta efektivitas strategi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Winardi juga menegaskan, manajemen terus berupaya untuk melakukan perbaikan kualitas asset melalui beberapa langkah. Yaitu melakukan mekanisme hapus buku sebesar Rp 1,03 triliun dengan prosentase recovery rate sebesar 18,6% atau equivalen Rp 192 miliar dan restrukturisasi sebagai langkah penyelamatan debitur yang mengalami pemburukan kolektibilitas. Adapun total kredit yang telah direstrukturisasi oleh Bank Jatim sebesar Rp 4,17 triliun.

Tak hanya itu saja, perseroan juga agresif melakukan incentive penagihan extracomtable untuk menstimulus peningkatan penerimaan dari kredit hapus buku, memberikan keringanan bunga dan denda untuk mendorong debitur melakukan pelunasan, hingga pelunasan sebagian agunan dan fleksibilitas dalam penyelesaian penebusan agunan untuk akselerasi penyelesaian kredit.

“Dan tentu saja kami rutin monitoring & controlling secara berkala (mingguan, 2 mingguan dan bulanan) kinerja penanganan kredit bermasalah yang dipimpin oleh Direksi,” terang Winardi.

Selanjutnya terkait rencana Kelompok Usaha Bank dengan beberapa Bank Pembangunan Daerah, di tahun 2025 Bank Jatim telah memfinalisasi seluruh tahapan dan secara resmi Bank Jatim telah menjadi induk atas 5 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Yaitu Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT. Dengan demikian, sinergi untuk aspek permodalan telah terimplementasi secara tuntas.

“Untuk di tahun 2026 ini kami akan memaksimalkan sinergi di bidang bisnis dan keuangan serta aspek support lainnya sebagai enabler,” tutur Winardi.

Guna menopang kinerja bisnis dan meningkatkan market share, Bank Jatim didukung oleh jaringan fisik kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur dan layanan transaksi via digital yang memungkinkan nasabah dan bertransaksi di mana saja tanpa batasan. Untuk JConnect sendiri, sepanjang tahun 2025 berhasil mencetak angka yang positif. Pengguna JConnect Mobile sukses mencapai 993.972 user atau tumbuh 22,40% (YoY). Sementara untuk total transaksinya berada di angka Rp 65,77 triliun, naik 29,55% (YoY).

Selanjutnya, user JConnect IB Corporate berada di angka 11.199 atau naik 14,79% (YoY) dengan jumlah transaksi sebesar Rp 23,36 triliun. Kemudian, QRIS Bank Jatim sendiri sudah mencapai 203.725 user dengan nilai transaksi sebesar Rp 3,94 triliun atau tumbuh 47,25% (YoY). Selain itu, untuk memaksimalkan layanan perbankan untuk daerah yang memiliki potensi bisnis besar, Bank Jatim juga memaksimalkan layanan melalui AGEN JATIM. Selain utilitas transaksi perbankan, AGEN JATIM juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan penyaluran kredit utamanya melalui metode referral dengan total agen sebanyak 14,842 agen.

Untuk diketahui, Pemaparan Publik Kinerja Keuangan Bank Jatim Tahun 2025 yang telah dilaksanakan pada Senin (30/3/2026). Bertempat di Hotel Discovery SCBD Jakarta, analyst meeting tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo bersama dengan Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim RM Wahyukusumo Wisnubroto, dan Direktur Bisnis, Mikro Retail & Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo. 

(bul/bul)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
AS Kehabisan Rudal! Eropa Takut Pasokan Senjata NATO Macet Total

AS Kehabisan Rudal! Eropa Takut Pasokan Senjata NATO Macet Total

July 7, 2026
OJK Tutup 278 Gadai Ilegal, Warga Diimbau Waspada

OJK Tutup 278 Gadai Ilegal, Warga Diimbau Waspada

July 7, 2026
Kinerja Industri Asuransi Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.197 T

Kinerja Industri Asuransi Tumbuh Positif, Aset Tembus Rp1.197 T

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .