• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga Acuan 2,5%

Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga Acuan 2,5%

October 30, 2026
Berhari-hari Lesu Efek MSCI, IHSG Anjlok ke Level 5.000-an

Berhari-hari Lesu Efek MSCI, IHSG Anjlok ke Level 5.000-an

October 30, 2026
OJK Serahkan Temuan Baru, Aset Kasus Dana Syariah Disita Rp432 Miliar

OJK Serahkan Temuan Baru, Aset Kasus Dana Syariah Disita Rp432 Miliar

October 30, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,80% ke 5.057,05

IHSG Ditutup Melemah 0,80% ke 5.057,05

October 30, 2026
Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Senilai Rp999,4 Juta

Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Senilai Rp999,4 Juta

October 30, 2026
Bank Sentral Jepang BOJ Tahan Suku Bunga 1,25%

Bank Sentral Jepang BOJ Tahan Suku Bunga 1,25%

October 30, 2026
Rupiah Menguat Jadi Rp 18.120 per Dolar AS

Rupiah Menguat Jadi Rp 18.120 per Dolar AS

October 30, 2026
Inflasi Tembus Level Tertinggi Dalam 3 Tahun, ECB Tahan Suku Bunga

Inflasi Tembus Level Tertinggi Dalam 3 Tahun, ECB Tahan Suku Bunga

October 30, 2026
Christine Lagarde Mundur Dari Presiden ECB Mulai 7 Februari 2027

Christine Lagarde Mundur Dari Presiden ECB Mulai 7 Februari 2027

October 30, 2026
Harga Timah Melonjak, TINS Cetak Laba Rp4,12 Triliun

Harga Timah Melonjak, TINS Cetak Laba Rp4,12 Triliun

October 30, 2026
IHSG Melemah Terus, Analis Beberkan Penyebabnya

IHSG Melemah Terus, Analis Beberkan Penyebabnya

October 30, 2026
Ada Fenomena Baru di Wall Street: Cash is The King

Ada Fenomena Baru di Wall Street: Cash is The King

October 30, 2026
Laba Bayan (BYAN) Naik 12,24% Meski Pendapatan Tipis, Ini Sebabnya

Laba Bayan (BYAN) Naik 12,24% Meski Pendapatan Tipis, Ini Sebabnya

October 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga Acuan 2,5%

6 hours ago
in ENTREPRENEUR
Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga Acuan 2,5%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan mempertahankan suku bunga pada Kamis waktu setempat. Hal ini sesuai dengan ekspektasi pasar, meskipun inflasi zona euro meningkat ke level tertinggi dalam tiga tahun.

Keputusan tersebut mempertahankan suku bunga utama bank sentral, yakni suku bunga fasilitas deposito, di level 2,5%. Sebelumnya di September, ECB menaikkannya sebesar 25 basis poin.

Dalam pernyataannya, Dewan Gubernur ECB mengatakan kenaikan harga energi menimbulkan risiko inflasi yang lebih tinggi sekaligus risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi. Namun, inflasi inti dan upah sejauh ini secara umum masih stabil.

“Pada saat ini, kami belum melihat dampak lanjutan di luar apa yang sudah tercakup dalam proyeksi yang dirilis pada September,” kata Presiden ECB Christine Lagarde, dikutip CNBC International, Jumat (30/10/2026).

Lagarde mengidentifikasi sejumlah perkembangan utama sejak pertemuan terakhir ECB, yakni kenaikan biaya energi untuk minyak mentah, bensin, bahan bakar, gas, serta margin pengolahan minyak. Selain itu, biaya pembiayaan jangka panjang juga meningkat tajam, dengan rata-rata imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun naik sekitar 35 basis poin.

“Jika kedua faktor ini digabungkan, Dewan Gubernur sebenarnya memperdebatkan apakah kenaikan suku bunga merupakan langkah yang tepat,” ujarnya.

“Namun, dengan mempertimbangkan ketidakpastian yang terus terakumulasi dan meningkat, serta inflasi inti yang secara umum tidak berubah, Dewan Gubernur secara bulat memutuskan bahwa posisi kami saat ini cukup kuat untuk mempertahankan suku bunga. Pendekatan yang terukur pada tahap ini tetap menjadi langkah yang tepat,” kata Lagarde.

Menurut data LSEG, pasar uang memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Desember mencapai sekitar 67% setelah pengumuman tersebut. Dolar AS melanjutkan penguatannya terhadap euro setelah keputusan ECB.

Inflasi utama di kawasan euro mencapai 3,8% pada bulan lalu, level tertinggi sejak September 2023. Inflasi harga energi mencapai 18,8% di tengah gejolak yang terus berlangsung di Timur Tengah.

Kembali meningkatnya tekanan harga energi setelah pecahnya perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran pada Februari membuat ECB menaikkan suku bunga pada Juni. Langkah itu dilakukan untuk pertama kalinya sejak 2023.

Dalam penjelasan mengenai keputusan pada Kamis, Dewan Gubernur ECB menyatakan ekonomi kawasan euro terus tumbuh pada kuartal III tahun ini. Sektor jasa juga menunjukkan pemulihan sejak konflik Timur Tengah dimulai.

Investasi terkait kecerdasan buatan (AI) mendorong aktivitas manufaktur, layanan digital, dan ekspor. Sementara itu, belanja pemerintah untuk infrastruktur dan pertahanan turut menopang aktivitas bisnis.

Namun, tekanan harga energi diperkirakan akan membebani kepercayaan konsumen, sementara kenaikan biaya pembiayaan berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi. Dalam konferensi pers, Lagarde mengatakan ECB akan terus memantau kenaikan biaya pinjaman Prancis serta meningkatnya fragmentasi pasar yang membuat sejumlah pelaku pasar khawatir.

Lagarde mencatat bahwa biaya pinjaman jangka panjang meningkat signifikan di berbagai negara. Menurutnya, kondisi ini dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi dan suku bunga, serta “penerbitan utang oleh sejumlah perusahaan hyperscaler”.

Ia mengatakan perusahaan-perusahaan teknologi besar tersebut semakin banyak menerbitkan obligasi jangka panjang. Sehingga, meningkatkan persaingan dalam memperoleh pendanaan.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Berhari-hari Lesu Efek MSCI, IHSG Anjlok ke Level 5.000-an

Berhari-hari Lesu Efek MSCI, IHSG Anjlok ke Level 5.000-an

October 30, 2026
OJK Serahkan Temuan Baru, Aset Kasus Dana Syariah Disita Rp432 Miliar

OJK Serahkan Temuan Baru, Aset Kasus Dana Syariah Disita Rp432 Miliar

October 30, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,80% ke 5.057,05

IHSG Ditutup Melemah 0,80% ke 5.057,05

October 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .