• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo

Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo

July 28, 2026
Komisaris KAEF Sumarjati Arjoso Tutup Usia

Komisaris KAEF Sumarjati Arjoso Tutup Usia

July 28, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke Level 6.175

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke Level 6.175

July 28, 2026
Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

July 28, 2026
Harga Saham Naik Turun Signifikan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

Harga Saham Naik Turun Signifikan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

July 28, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

July 28, 2026
Lo Kheng Hong Borong Saham GJTL, Kini Kuasai 7,03%

Lo Kheng Hong Borong Saham GJTL, Kini Kuasai 7,03%

July 28, 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

July 28, 2026
PERBANAS Buka Suara Soal Pergantian Gubernur BI

PERBANAS Buka Suara Soal Pergantian Gubernur BI

July 28, 2026
Kelola Dana Rp180 T, BPKH Beberkan Strategi Masuk Pasar Modal

Kelola Dana Rp180 T, BPKH Beberkan Strategi Masuk Pasar Modal

July 28, 2026
IHSG Melemah Pasca Gubernur BI Mundur, Asing Kompak Lego 10 Saham Ini

IHSG Melemah Pasca Gubernur BI Mundur, Asing Kompak Lego 10 Saham Ini

July 28, 2026
DPLK Jadi Ladang Baru Manajer Investasi, Satu Sudah Daftar

DPLK Jadi Ladang Baru Manajer Investasi, Satu Sudah Daftar

July 27, 2026
Tawarkan Kupon Menarik, Cari Tahu Cara Beli ORI030 di BRImo

Tawarkan Kupon Menarik, Cari Tahu Cara Beli ORI030 di BRImo

July 27, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo

44 minutes ago
in ENTREPRENEUR
Banyak Agenda Penting, Bursa Asia Kompak Loyo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026), seiring pelaku pasar bersikap hati-hati menghadapi sederet agenda penting pekan ini.

Melansir CNBC, investor menanti rilis laporan keuangan sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), keputusan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/Fed), hingga data kepercayaan konsumen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 5,93% saat pembukaan perdagangan. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,65%, Topix melemah 0,63%, dan indeks acuan Australia S&P/ASX 200 terkoreksi 0,38%.

Tekanan di pasar mencerminkan meningkatnya ketidakpastian menjelang pekan yang krusial bagi pasar saham global. Investor menantikan laporan keuangan Amazon, Meta Platforms, Microsoft, dan Apple, di tengah sorotan terhadap keberlanjutan belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan hyperscaler yang menjadi penopang reli saham semikonduktor.

Chief Investment Strategist Hightower Stephanie Link mengatakan pasar kemungkinan akan mendengar seluruh perusahaan hyperscaler kembali menaikkan belanja modal pada pekan ini. Menurutnya, kondisi tersebut dapat memberikan tekanan jangka pendek terhadap saham mereka, namun tetap positif bagi perekonomian selama investasi tersebut terus berlanjut.

Selain musim laporan keuangan, perhatian pasar juga tertuju pada hasil rapat Federal Reserve yang akan diumumkan pada Rabu waktu setempat. Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Juli, namun akan mencermati petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, kontrak berjangka suku bunga Fed terakhir masih mencerminkan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September mendatang. Pada Selasa, investor juga akan memantau rilis data kepercayaan konsumen AS serta laporan keuangan Coca-Cola, UPS, Corning, dan Boeing yang dijadwalkan terbit sebelum pembukaan pasar.

Pelaku pasar turut mencermati pergerakan harga minyak dan pasar obligasi. Harga minyak mentah Brent kembali berada di bawah US$90 per barel di tengah jeda konflik antara AS dan Iran, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun ke kisaran 4,65%.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Komisaris KAEF Sumarjati Arjoso Tutup Usia

Komisaris KAEF Sumarjati Arjoso Tutup Usia

July 28, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke Level 6.175

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke Level 6.175

July 28, 2026
Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

July 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .