• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BI Beberkan Penyebab Inflasi RI Tinggi di Awal Tahun

BI Beberkan Penyebab Inflasi RI Tinggi di Awal Tahun

April 13, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TPIA hingga IMPC

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TPIA hingga IMPC

July 7, 2026
Bursa Asia Mayoritas Dibuka Melemah Pagi Ini

Bursa Asia Mayoritas Dibuka Melemah Pagi Ini

July 7, 2026
Peran Otomatisasi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Global

Peran Otomatisasi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Global

July 7, 2026
Bank Mandiri Evaluasi Bunga Deposito, Cost of Fund Dijaga 1,9%

Bank Mandiri Evaluasi Bunga Deposito, Cost of Fund Dijaga 1,9%

July 7, 2026
Dari Jualan Cokelat, Orang Ini Jadi Sosok Terkaya di Italia

Dari Jualan Cokelat, Orang Ini Jadi Sosok Terkaya di Italia

July 7, 2026
Asing Diam-Diam Borong Saham Ini Saat IHSG Menguat

Asing Diam-Diam Borong Saham Ini Saat IHSG Menguat

July 7, 2026
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 T hingga Mei 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 T hingga Mei 2026

July 7, 2026
Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Hari Ini

Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Hari Ini

July 7, 2026
IHSG Ditopang Investor Domestik Saat Asing Masih Net Sell

IHSG Ditopang Investor Domestik Saat Asing Masih Net Sell

July 7, 2026
Catat! Mitratel (MTEL) Jadwalkan Cum Dividen 8 Juli 2026

Catat! Mitratel (MTEL) Jadwalkan Cum Dividen 8 Juli 2026

July 6, 2026
Agrinas Palma Akan Hidupkan Pabrik Biodiesel Tahun Depan

Agrinas Palma Akan Hidupkan Pabrik Biodiesel Tahun Depan

July 6, 2026
Bos OJK Dorong SLIK Bersih Dalam 3 Hari, Ambil Kredit Lebih Gampang

Bos OJK Dorong SLIK Bersih Dalam 3 Hari, Ambil Kredit Lebih Gampang

July 6, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

BI Beberkan Penyebab Inflasi RI Tinggi di Awal Tahun

3 months ago
in ENTREPRENEUR
BI Beberkan Penyebab Inflasi RI Tinggi di Awal Tahun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan penyebab inflasi meningkat pada awal tahun ini. Seperti diketahui, inflasi pada bulan Februari dan Maret 2026 mencapai level yang cukup tinggi, yakni masing-masing 4,76% dan 3,48% secara tahunan (year on year/yoy).

Destry mengakui bahwa tingkat inflasi ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk ekonom. Ekonom, kata Destry, melihat inflasi sebagai penyakit yang harus diperhatikan. Pasalnya, inflasi memicu banyak penyakit ekonomi a.l. menyebabkan daya beli berkurang, memicu biaya ekonomi tinggi hingga menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Inflasi memang 2 bulan kemarin inflasi tinggi di atas 4% tapi ada pengaruh 2 bulan tahun lalu ada subsidi pemerintah. Pemerintah tahun ini subsidi listrik ditiadakan sehingga inflasi naik karena base rendah,” papar Destry dalam Central Banking Forum 2026 dengan tema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global, di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Saat ini, BI melihat inflasi mulai turun. Pada Maret 2026, inflasi inti bahkan relatif stabil. Destry meyakini kondisi ini menunjukkan bahwa kapasitas ekonomi Indonesia masih luas. Sementara itu, dia mengakui bahwa inflasi harga pangan bergejolak atau volatile food memberikan kontribusi yang besar kepada inflasi Tanah Air.

Namun, sinergi BI dan pemerintah melalui gerakan pengendalian harga pangan RI berhasil menekan inflasi volatile food.

“Maka inflasi pangan mengalami turun dan tren di mana keseluruhan tren penurunan di Maret. Ini masuk koridor inflasi BI 2,5% plus minus 1%,” kata Destry.

Destry mengakui bahwa kebijakan pemerintah dalam mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite bisa berimplikasi positif terhadap penguatan kurs rupiah.

Terutama karena saat harga minyak mentah dunia tengah bergejolak akibat konflik di Timur Tengah antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel mengganggu salah satu jalur utama migas dunia, Selat Hormuz, pemerintah bisa memastikan stabilnya harga BBM di dalam negeri.

“Pemerintah tidak naikkan harga BBM ini positif jaga rupiah ke depannya,” tegasnya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TPIA hingga IMPC

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada TPIA hingga IMPC

July 7, 2026
Bursa Asia Mayoritas Dibuka Melemah Pagi Ini

Bursa Asia Mayoritas Dibuka Melemah Pagi Ini

July 7, 2026
Peran Otomatisasi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Global

Peran Otomatisasi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik Global

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .