• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bill Gates Sebut Masa Depan Dunia Bergantung 3 Hal Ini

Bill Gates Sebut Masa Depan Dunia Bergantung 3 Hal Ini

January 11, 2026
BEI Upayakan Emiten RI Kembali Masuk Indeks Bergengsi Global

BEI Upayakan Emiten RI Kembali Masuk Indeks Bergengsi Global

May 25, 2026
Dicecar Terkait Kepemilikan Saham BAPA, Belvin Tannadi Buka Suara

Dicecar Terkait Kepemilikan Saham BAPA, Belvin Tannadi Buka Suara

May 25, 2026
Nilai Tukar Rupiah Rekor Terendah Baru, Dolar AS Tembus Rp17.730

Nilai Tukar Rupiah Rekor Terendah Baru, Dolar AS Tembus Rp17.730

May 25, 2026
Ada Isu Kebocoran Data Nasabah, BCA Buka Suara

Ada Isu Kebocoran Data Nasabah, BCA Buka Suara

May 25, 2026
Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni

Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni

May 25, 2026
IHSG Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 0,72% ke Level 6.206

IHSG Lanjutkan Penguatan, Ditutup Naik 0,72% ke Level 6.206

May 25, 2026
BUMN PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

BUMN PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

May 25, 2026
PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

PT INTI Mau Ditutup, Danantara: Tak Ada PHK Karyawan

May 25, 2026
Airlangga Beberkan Histori Depresiasi Rupiah dari Krisis ke Krisis

Airlangga Beberkan Histori Depresiasi Rupiah dari Krisis ke Krisis

May 25, 2026
Indeks Saham Jepang Nikkei 225 Lagi-Lagi Cetak Rekor ATH Baru

Indeks Saham Jepang Nikkei 225 Lagi-Lagi Cetak Rekor ATH Baru

May 25, 2026
BTN Buka Alasan Akusisi Kredit Pensiunan Rp19,9 T Milik SMBC

BTN Buka Alasan Akusisi Kredit Pensiunan Rp19,9 T Milik SMBC

May 25, 2026
A Fractured World May Be Humanity’s Saving Grace

A Fractured World May Be Humanity’s Saving Grace

May 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Bill Gates Sebut Masa Depan Dunia Bergantung 3 Hal Ini

4 months ago
in News
Bill Gates Sebut Masa Depan Dunia Bergantung 3 Hal Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pendiri Microsoft Bill Gates menyatakan dirinya tetap optimistis terhadap masa depan dunia meski mengakui saat ini umat manusia hidup di era penuh tantangan dan polarisasi.

“Kita berada di posisi yang lebih baik dibanding saat saya lahir 70 tahun lalu,” ucap Gates dalam blog yang ditulis Jumat, (9/1/2026) lalu, dikutip dari CNBC Internasional.

Gates menyoroti berbagai sumber kekhawatiran dunia, mulai dari perubahan iklim, kesehatan global, kemiskinan, hingga disrupsi yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Meski demikian, ia meyakini dunia akan terus membaik dalam dua dekade ke depan seiring percepatan inovasi yang didorong oleh AI.

Namun, optimisme Gates ada alasannya. Ia menyebut ada tiga pertanyaan besar yang akan menentukan arah kemajuan dunia ke depan.

Pertama berkaitan dengan apakah dunia yang semakin kaya akan meningkatkan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan. Dia menyinggung laporan Gates Foundation yang memproyeksikan kematian anak di bawah usia lima tahun secara global meningkat sekitar 200.000 pada 2025, naik untuk pertama kalinya dalam 25 tahun.

Proyeksi tersebut disebut Gates sebagai hal yang paling membuatnya kecewa terkait kemajuan dunia. Ia mengaitkan tren ini dengan pemangkasan besar-besaran anggaran bantuan global oleh sejumlah pemerintah negara maju, termasuk Amerika Serikat.

Menurut Gates, selama 25 tahun terakhir angka kematian anak menurun lebih cepat dibanding periode mana pun dalam sejarah. Namun, tren tersebut berbalik pada 2025 dan berpotensi berlanjut jika anggaran bantuan global tidak dipulihkan.

Gates menegaskan peningkatan standar hidup global sangat bergantung pada komitmen negara kaya dan individu berpenghasilan tinggi untuk berbagi sumber daya. Ia juga mengingatkan bahwa pada Mei 2025 dirinya telah berkomitmen menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya yang diperkirakan mencapai US$118 miliar hingga 2045.

Kedua, pertanyaan yang diajukan Gates adalah apakah dunia mampu memprioritaskan inovasi yang meningkatkan kesetaraan. Ia menilai AI memiliki potensi besar dalam mendorong terobosan pengobatan, termasuk untuk Alzheimer, kanker, malaria, hingga masalah gizi di negara berkembang.

Di bidang pendidikan, Gates percaya AI dapat berperan sebagai tutor personal yang kualitasnya setara guru terbaik. Teknologi ini diyakini mampu memberikan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa lintas wilayah dan tingkat pendapatan.

Gates juga mengaitkan isu lingkungan dengan kesetaraan global. Ia menilai perubahan iklim berpotensi memperparah penderitaan masyarakat miskin, sejajar dengan kemiskinan dan penyakit menular.

Meski sebelumnya sempat mendorong pengalihan sebagian dana riset iklim ke isu kemiskinan dan kesehatan, Gates menegaskan komitmennya untuk meningkatkan investasi di sektor iklim. Ia menilai AI juga dapat membantu sektor pertanian di negara berkembang melalui rekomendasi yang lebih akurat dan tanaman yang lebih adaptif terhadap pemanasan global.

Ketiga adalah pertanyaan menyangkut bagaimana dunia meminimalkan dampak negatif AI. Gates menggarisbawahi dua risiko utama, yakni penyalahgunaan AI oleh pihak jahat dan disrupsi terhadap pasar tenaga kerja.

Ia menekankan perlunya peran aktif pemerintah dan industri teknologi dalam mengatur pengembangan dan penerapan AI. Meski demikian, Gates menolak anggapan bahwa AI akan merusak masa depan pekerja secara masif dan justru melihat peluang pembagian kerja yang lebih manusiawi.

Optimisme Gates didasari dua kemampuan utama manusia, yakni kemampuan mengantisipasi masalah dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, selama kedua nilai tersebut terus dijaga, masa depan dunia masih memiliki peluang besar untuk mencatat kemajuan nyata.

 

 

(hsy/hsy)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share198Tweet124
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BEI Upayakan Emiten RI Kembali Masuk Indeks Bergengsi Global

BEI Upayakan Emiten RI Kembali Masuk Indeks Bergengsi Global

May 25, 2026
Dicecar Terkait Kepemilikan Saham BAPA, Belvin Tannadi Buka Suara

Dicecar Terkait Kepemilikan Saham BAPA, Belvin Tannadi Buka Suara

May 25, 2026
Nilai Tukar Rupiah Rekor Terendah Baru, Dolar AS Tembus Rp17.730

Nilai Tukar Rupiah Rekor Terendah Baru, Dolar AS Tembus Rp17.730

May 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .