• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

May 7, 2026
BRPT & Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

BRPT & Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

May 26, 2026
Sambut Long Weekend, IHSG & Rupiah Masih Dalam Tekanan

Sambut Long Weekend, IHSG & Rupiah Masih Dalam Tekanan

May 26, 2026
Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp18,1 T per April 2026, Naik 19% YoY

Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp18,1 T per April 2026, Naik 19% YoY

May 26, 2026
Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih Jelang Libur Idul Adha

Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih Jelang Libur Idul Adha

May 26, 2026
Harga Saham Bergerak Gak Wajar, BEI Awasi Ketat 3 Emiten Ini

Harga Saham Bergerak Gak Wajar, BEI Awasi Ketat 3 Emiten Ini

May 26, 2026
Pasar Ragu AS-Iran Damai, Harga Minyak Naik Lagi ke US

Pasar Ragu AS-Iran Damai, Harga Minyak Naik Lagi ke US$98

May 26, 2026
HBAT Mau Dicaplok Harita Group, Bos Buka Suara

HBAT Mau Dicaplok Harita Group, Bos Buka Suara

May 26, 2026
PGN (PGAS) Sepakat Tebar Dividen Rp 125,6 per Saham

PGN (PGAS) Sepakat Tebar Dividen Rp 125,6 per Saham

May 26, 2026
Astra Ubah Strategi, Fokus ke Bisnis Penyumbang Laba Jumbo

Astra Ubah Strategi, Fokus ke Bisnis Penyumbang Laba Jumbo

May 26, 2026
BP BUMN Mau Pangkas 48 Anak Usaha Telkom

BP BUMN Mau Pangkas 48 Anak Usaha Telkom

May 26, 2026
IHSG Dibuka Merah Jelang Libur Panjang, Pasar Wait and See

IHSG Dibuka Merah Jelang Libur Panjang, Pasar Wait and See

May 26, 2026
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertengger di Rp17.730 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertengger di Rp17.730 Pagi Ini

May 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, May 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

3 weeks ago
in Market
Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten energi terbarukan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) membukukan pendapatan kuartal I/2026 sebesar US$86,3 juta, tumbuh 20,6% secara tahunan. Adapun, lini bisnis pengelolaan limbah menjadi kontributor utama perusahaan dengan menyumbang 60% dari total pendapatan konsolidasi, atau 93% dari total EBITDA disesuaikan.

Pendapatan dari segmen bisnis pengelolaan limbah juga melonjak 447,69% YoY atau 5,5 kali lipat dari US$9,4 juta dalam kuartal pertama 2025 menjadi US$51,9 juta selama triwulan pertama 2026. Dari sisi laba, tekanan masih terlihat meskipun ada perbaikan signifikan. Rugi bersih tercatat menyusut 83,8% secara tahunan menjadi US$9,6 juta, sementara EBITDA yang disesuaikan tetap berada di level US$12,6 juta.

“Komposisi ini menegaskan pergeseran struktur bisnis TOBA yang semakin mengarah pada sumber pendapatan yang berulang (recurring) dan berkarakter defensif. Hal ini memberikan stabilitas pendapatan dari sebelumnya yang sangat tergantung pada fluktuasi harga komoditas batubara,” ungkap Aditya Prayoga dari Phintraco Sekuritas, seperti dikutip dalam risetnya, Kamis (7/5/2026).

Mengacu pada paparan kinerja kuartal I 2026 TOBA, kontribusi anak usaha di segmen pengelolaan limbah di berbagai wilayah menjadi pendorong utama kinerja tersebut. Kontribusinya mencapai 59,9% dari total revenue.

Di Singapura, Cora Environment telah melayani lebih dari 470.000 pelanggan, dengan tingkat ketersediaan fasilitas operasional yang mencapai 100%. Sementara itu, Asia Medical Enviro Services (AMES) mempertahankan posisi strategis di pasar pengelolaan limbah medis Singapura, dengan pangsa pasar sekitar 45%, AMES menjadi salah satu pemain dominan di segmen yang memiliki barrier to entry tinggi dan standar regulasi ketat.

Di pasar domestik, ARAH Environmental Indonesia memperlihatkan ekspansi yang agresif dan telah melayani lebih dari 5.000 pelanggan di berbagai sektor yang tersebar di 15 provinsi.

Aditya menilai bahwa lonjakan kinerja segmen limbah menjadi katalis utama dalam memperbaiki profil risiko dan kualitas pendapatan TOBA. Menurutnya, kontribusi EBITDA yang semakin terpusat pada bisnis berbasis layanan dengan arus kas berulang memberikan stabilitas kinerja yang lebih tinggi serta mengurangi eksposur terhadap volatilitas harga komoditas.

“Ekspansi di sektor pengelolaan limbah juga sejalan dengan tren global menuju ekonomi sirkular dan praktik bisnis berkelanjutan. Hal ini berpotensi membuka peluang kemitraan strategis serta akses terhadap pendanaan hijau di masa mendatang.” tambah Aditya.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Eksekusi ekspansi lintas wilayah, pengelolaan biaya operasional, serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang semakin ketat menjadi faktor yang perlu terus dimitigasi. Namun, dengan fondasi operasional yang semakin kuat, risiko tersebut dinilai Aditya dapat dikelola secara prudent.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BRPT & Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

BRPT & Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

May 26, 2026
Sambut Long Weekend, IHSG & Rupiah Masih Dalam Tekanan

Sambut Long Weekend, IHSG & Rupiah Masih Dalam Tekanan

May 26, 2026
Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp18,1 T per April 2026, Naik 19% YoY

Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp18,1 T per April 2026, Naik 19% YoY

May 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .