• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

May 7, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

4 months ago
in Market
Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten energi terbarukan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) membukukan pendapatan kuartal I/2026 sebesar US$86,3 juta, tumbuh 20,6% secara tahunan. Adapun, lini bisnis pengelolaan limbah menjadi kontributor utama perusahaan dengan menyumbang 60% dari total pendapatan konsolidasi, atau 93% dari total EBITDA disesuaikan.

Pendapatan dari segmen bisnis pengelolaan limbah juga melonjak 447,69% YoY atau 5,5 kali lipat dari US$9,4 juta dalam kuartal pertama 2025 menjadi US$51,9 juta selama triwulan pertama 2026. Dari sisi laba, tekanan masih terlihat meskipun ada perbaikan signifikan. Rugi bersih tercatat menyusut 83,8% secara tahunan menjadi US$9,6 juta, sementara EBITDA yang disesuaikan tetap berada di level US$12,6 juta.

“Komposisi ini menegaskan pergeseran struktur bisnis TOBA yang semakin mengarah pada sumber pendapatan yang berulang (recurring) dan berkarakter defensif. Hal ini memberikan stabilitas pendapatan dari sebelumnya yang sangat tergantung pada fluktuasi harga komoditas batubara,” ungkap Aditya Prayoga dari Phintraco Sekuritas, seperti dikutip dalam risetnya, Kamis (7/5/2026).

Mengacu pada paparan kinerja kuartal I 2026 TOBA, kontribusi anak usaha di segmen pengelolaan limbah di berbagai wilayah menjadi pendorong utama kinerja tersebut. Kontribusinya mencapai 59,9% dari total revenue.

Di Singapura, Cora Environment telah melayani lebih dari 470.000 pelanggan, dengan tingkat ketersediaan fasilitas operasional yang mencapai 100%. Sementara itu, Asia Medical Enviro Services (AMES) mempertahankan posisi strategis di pasar pengelolaan limbah medis Singapura, dengan pangsa pasar sekitar 45%, AMES menjadi salah satu pemain dominan di segmen yang memiliki barrier to entry tinggi dan standar regulasi ketat.

Di pasar domestik, ARAH Environmental Indonesia memperlihatkan ekspansi yang agresif dan telah melayani lebih dari 5.000 pelanggan di berbagai sektor yang tersebar di 15 provinsi.

Aditya menilai bahwa lonjakan kinerja segmen limbah menjadi katalis utama dalam memperbaiki profil risiko dan kualitas pendapatan TOBA. Menurutnya, kontribusi EBITDA yang semakin terpusat pada bisnis berbasis layanan dengan arus kas berulang memberikan stabilitas kinerja yang lebih tinggi serta mengurangi eksposur terhadap volatilitas harga komoditas.

“Ekspansi di sektor pengelolaan limbah juga sejalan dengan tren global menuju ekonomi sirkular dan praktik bisnis berkelanjutan. Hal ini berpotensi membuka peluang kemitraan strategis serta akses terhadap pendanaan hijau di masa mendatang.” tambah Aditya.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Eksekusi ekspansi lintas wilayah, pengelolaan biaya operasional, serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang semakin ketat menjadi faktor yang perlu terus dimitigasi. Namun, dengan fondasi operasional yang semakin kuat, risiko tersebut dinilai Aditya dapat dikelola secara prudent.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .