• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

August 20, 2026
BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

August 20, 2026
CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

August 20, 2026
IHSG Lompat 1,68% Tembus Level Psikologis 6.500, OTW Reli Panjang?

IHSG Lompat 1,68% Tembus Level Psikologis 6.500, OTW Reli Panjang?

August 20, 2026
Purbaya Siapkan Jurus Baru Buat UMKM, PIP hingga LPEI Bakal Dikerahkan

Purbaya Siapkan Jurus Baru Buat UMKM, PIP hingga LPEI Bakal Dikerahkan

August 20, 2026
BEI Cecar Toba Pulp (INRU) Soal Korupsi Pajak Rp2 T, Ini Jawabannya

BEI Cecar Toba Pulp (INRU) Soal Korupsi Pajak Rp2 T, Ini Jawabannya

August 20, 2026
Telkom Rampingkan Anak Usaha, Dari 68 Jadi 18 Entitas

Telkom Rampingkan Anak Usaha, Dari 68 Jadi 18 Entitas

August 20, 2026
Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas

Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas

August 20, 2026
BSI (BRIS) Dorong Simpanan Emas Punya Penjaminan

BSI (BRIS) Dorong Simpanan Emas Punya Penjaminan

August 20, 2026
Rupiah Ditutup Melesat 0,48%, Dolar AS Turun ke Rp17.740

Rupiah Ditutup Melesat 0,48%, Dolar AS Turun ke Rp17.740

August 20, 2026
Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800

Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800

August 20, 2026
PGE Kejar Target 1 GW PLTP & Jadi Perusahaan Panas Bumi No 1 di 2028

PGE Kejar Target 1 GW PLTP & Jadi Perusahaan Panas Bumi No 1 di 2028

August 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

1 day ago
in News
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pejabat senior Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan strategi bank sentral dalam memperkuat stabilitas kurs rupiah membuahkan hasil.

“Nilai tukar Rupiah menguat didukung respons kebijakan stabilisasi Bank Indonesia,” kata Destry saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI, Rabu (19/8/2026).

Destry mengungkapkan, nilai tukar Rupiah pada 18 Agustus 2026 tercatat Rp17.855 per dolar AS, menguat 0,78% (ptp) dibandingkan dengan level akhir Juli 2026.

Perkembangan ini kata dia didukung strategi Bank Indonesia dalam mengoptimalkan seluruh instrumen moneter dan memperluas kebijakan insentif untuk meningkatkan aliran masuk investasi portofolio asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah, sekaligus mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas (PUVA).

Insentif bagi Swap Jual Lindung Nilai dinaikkan menjadi sebesar 12,5% dan insentif bagi DNDF Jual Lindung Nilai diberikan sebesar 15%.

Insentif juga diberikan untuk meningkatkan Local Currency Transaction (LCT) dengan negara mitra berupa premi Swap Beli Lindung Nilai sebesar 10% dan pengurangan premi DNDF Jual Lindung Nilai sebesar 10%.

“Bank Indonesia akan terus menempuh berbagai strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan tetap stabil didukung penguatan respons kebijakan stabilisasi Bank Indonesia,” tuturnya.

Sebagai informasi, kurs rupiah per hari ini pun mampu ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus 2026.

Melansir Refinitiv, pada perdagangan Rabu (19/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,14% ke posisi Rp17.825/US$. Penguatan ini membuat mata uang Garuda berhasil bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan.

Laju rupiah turut terbantu oleh pelemahan dolar AS di pasar global. Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,16% ke posisi 99,497.

(arj/arj)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

August 20, 2026
BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

August 20, 2026
CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

August 20, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .