• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos BTN (BBTN) Ungkap Jurus Mereka Bidik Nasabah Kaya,

Bos BTN (BBTN) Ungkap Jurus Mereka Bidik Nasabah Kaya,

October 22, 2025
Gawat! 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut Gegara Utang

Gawat! 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut Gegara Utang

July 12, 2026
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

July 12, 2026
Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

July 12, 2026
Senator Republikan AS Lindsey Graham Meninggal di Usia 71

Senator Republikan AS Lindsey Graham Meninggal di Usia 71

July 12, 2026
Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

July 12, 2026
Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

July 12, 2026
Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

July 12, 2026
Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

July 12, 2026
Jurus RS Swasta Gaet Pasien Yang Berobat ke Luar Negeri

Jurus RS Swasta Gaet Pasien Yang Berobat ke Luar Negeri

July 12, 2026
Prabowo Kesal Banyak Pengusaha Tidak Bayar Utang, Nilainya Triliunan

Prabowo Kesal Banyak Pengusaha Tidak Bayar Utang, Nilainya Triliunan

July 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bos BTN (BBTN) Ungkap Jurus Mereka Bidik Nasabah Kaya,

9 months ago
in ENTREPRENEUR
Bos BTN (BBTN) Ungkap Jurus Mereka Bidik Nasabah Kaya,
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) berupaya menarik nasabah-nasabah golongan menengah atas atau emerging affluent guna memperkuat struktur dana murah. Salah satunya dilakukan dengan menghadirkan BTN Prospera, layanan pengelolaan dana nasabah minimal Rp100 juta hingga Rp500 juta.

Retail Funding Division Head BTN, Frengky Rosadrian Perangin Angin mengatakan “kue” dari segmen emerging affluent di Indonesia, relatif masih besar. Sebab, hanya sedikit bank yang bermain di segmen tersebut. Bahkan, BTN menjadi satu-satunya bank anggota himpunan bank milik negara (Himbara) yang bermain dalam segmen itu.

“Jadi memang kalau kompetisinya itu, kita kan ada di segmen. Kalau Prospera kan itu emerging affluent, bukan affluent. Jadi kita memang menargetkan nasabah-nasabah untuk segmen retail khususnya itu ya, untuk menargetkan untuk pertumbuhan tabungan dan transaksi,” terang Frengky selepas launching BTN Prospera Save & Smash di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Dalam mengakuisisi nasabah kaya baru, BTN menyiapkan sejumlah strategi. Pertama, akuisisi nasabah baru melalui super app Bale. Kedua, menjajaki komunitas dengan menggelar berbagai acara.

Selain itu, membangun basis baru dari sektor baru dinamakan solusi. Frengky mengatakan BTN mengakuisisi nasabah baru dari sektor solusi yang berasal dari segmen-segmen industri tertentu.

“Dan kalau kita ngasih solusi bisnisnya kan banyak tuh. Dari yang bisnisnya kelembagaan, perorangan. Dan perorangannya itu segmennya juga luas. Dari atas sampai bawah,” pungkasnya.

Di sisi lain, Frengky mengatakan persaingan perbankan merebut nasabah kaya juga terbantu oleh tren penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate. Menurutnya, penurunan BI Rate menguntungkan perbankan, karena suku bunga deposito dapat berangsur menurun, mendorong penurunan biaya pendanaan atau cost of fund.

“Kemudian nasabah juga tidak terlalu berfokus kepada penempatan deposito, jadi dia lebih banyak melakukan aktivitas transaksi lainnya, [dana] tabungan juga lebih banyak karena melakukan transaksi,” kata Frengky.

Terkait cost of fund, BTN membidik bisa mencapai di bawah level 4% hingga akhir tahun ini. Sementara untuk pertumbuhan DPK secara keseluruhan, bank pelat merah itu membidik pertumbuhan double digit, melebihi 10% hingga akhir 2025.

“Jadi kita melihat bahwa targetnya, funding harus lebih tinggi dibanding pertumbuhan kredit,” ucap Frengky.

Adapun komposisi dana pihak ketiga (DPK) BTN sebagian besar atau sebanyak 70% ditopang oleh nasabah kelembagaan. Sementara 30% sisanya berasal dari DPK retail.

Dalam upaya terbarunya untuk menggencarkan perolehan dana murah, BTN menawarkan program tabungan & transaksi untuk nasabah BTN Prospera bertajuk BTN Prospera Save & Smash, yang berupa akses bulanan ke sejumlah lapangan olahraga padel (Padel Court) yang terdaftar sebagai mitra BTN Prospera.

Melalui program tabungan dan transaksi BTN Prospera Save & Smash, BTN mendukung gaya hidup sehat bagi para nasabah BTN Prospera agar kesehatan fisik dan mental maupun finansial nasabah dapat lebih optimal dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik secara jangka panjang.

Tercatat, total DPK BTN Prospera bertumbuh lebih dari Rp1,5 triliun hingga kuartal III-2025. Sementara jumlah nasabah produk segmen emerging affluent itu naik 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara keseluruhan, DPK Prospera sudah mencapai Rp10 triliun, dengan jumlah nasabah sebanyak 35.000 hingga akhir September 2025.

Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan pertumbuhan dan kontribusi DPK BTN Prospera dirasa sudah cukup baik dibanding total nasabah BTN secara keseluruhan, dengan mempertimbangkan layanan BTN Prospera yang baru diluncurkan sejak bulan Maret tahun 2024.

“Kami optimistis BTN Prospera akan terus bertumbuh dari sisi jumlah nasabah maupun volume DPK. Saat ini, kami tengah meningkatkan program tabungan dan Kartu Debit BTN Prospera seiring kenaikan nasabah yang cukup signifikan,” ujarnya pada kesempatan yang sama.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



BTN Syariah Selangkah Lagi Spin Off, Apa Kabar PP Muhammadiyah?




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Gawat! 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut Gegara Utang

Gawat! 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut Gegara Utang

July 12, 2026
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .