• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

July 19, 2025
Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

July 28, 2026
Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Purbaya Pimpin Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Ini Hasilnya!

Purbaya Pimpin Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Ini Hasilnya!

July 28, 2026
Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Purbaya: Berlangsung Amat Dinamis

Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Purbaya: Berlangsung Amat Dinamis

July 28, 2026
Purbaya, Pjs Gubernur BI hingga OJK Kumpul di Kantor LPS, Ada Apa?

Purbaya, Pjs Gubernur BI hingga OJK Kumpul di Kantor LPS, Ada Apa?

July 28, 2026
BCA (BBCA) Kantongi Laba Rp 29,5 T di Semester 1 2026

BCA (BBCA) Kantongi Laba Rp 29,5 T di Semester 1 2026

July 28, 2026
Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi

Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi

July 28, 2026
IHSG Lemas di Sesi 2, Ditutup Turun 0,89%

IHSG Lemas di Sesi 2, Ditutup Turun 0,89%

July 28, 2026
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.055

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.055

July 28, 2026
Investor Catat! BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp 627 Miliar

Investor Catat! BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp 627 Miliar

July 28, 2026
Awas Snapboost! Modus Dugaan Penipuan Like & Share di Tiktok Cs

Awas Snapboost! Modus Dugaan Penipuan Like & Share di Tiktok Cs

July 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Bos Hybe Konglomerat Pertama Ditindak Tegas di Korsel-Buntut Kasus IPO
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas keuangan Korea Selatan (Korsel) telah merujuk Founder dan Chairman Hybe Co., Ltd. Bang Si-hyuk ke jaksa penuntut. Tindakan ini sebagai buntut dari dugaan pelanggaran Undang-Undang Pasar Modal, khususnya larangan praktik perdagangan tidak adil yang dijatuhkan pada Bang Si-hyuk.

Kantor beerita Yonhap News Agency melaporkan, Komisi Sekuritas dan Berjangka (SFC) di bawah Komisi Jasa Keuangan (FSC) memutuskan meneruskan pengaduan terhadap produser grup musik Kpop, BTS, itu bersama 3 mantan pejabat Hybe.

Bang diduga telah menyesatkan investor pada tahun 2019 silam, dengan menyebut IPO Hybe akan ditunda. Lalu meminta mereka menjual sahamnya ke perusahaan dengan tujuan khusus (SPC) yang didirikan dengan dana ekuitas swasta oleh eksekutif Hybe.

The Korea Herarld menyebut tindakan atas Bang tersebut adalah langkah disipliner tegas yang pertama terhadap konglomerat Korea Selatan, di bawah pemerintahan Presiden Lee Jae Myung.

Disebutkan, penuntutan adalah tindakan terberat yang dapat diambil otoritas keuangan di Korea Selatan terhadap sesorang yang dituduh melanggar hukum, selain sanksi administratif. Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal, seseorang yang memperoleh atau menghindari kerugian lebih dari 5 miliar won melalui perdagangan tidak adil akan dikenai hukuman penjara lima tahun hingga seumur hidup.

Hybe Buka Suara, Bursa Efek Korea Berlakukan Syarat Tambahan

Pihak Hybe sendiri menegaskan akan aktif melakukan klarifikasi atas kecurigaan tersebut dan memulihkan kepercayaan pasar.

“Sangat disayangkan regulator keuangan tidak menerima penjelasan pemegang saham utama selama investigasi Badan Pengawas Keuangan, di mana Ia menjelaskan tidak mengejar keuntungan pribadi berdasarkan IPO perusahaan,” demikian pernyataan HYBE, dikutip dari The Korea Herarld, Sabtu (19/7/2025).

“Meski demikian kami menghorati keputusan tersebut dan akan melakukan yang terbaik dalam investigasi mendatang untuk secara aktif menangani tuduhan tersebut dan memulihkan kepercayaan pasar serta pemangku kepentingan kami,” tambah Hybe.

Akibat kasus ini, Bursa Efek Korea dikabarkan merevisi daftar periksa uji tuntas IPO akhir pekan lalu. Dengan menambahkan persyaratan bagi penjamin emisi agar memeriksa kontrak antara pemegang saham dan menilai risiko terhadap perlindungan investor.

Sebelumnya diberitakan, pada bulan Mei 2025 lalu, Polisi telah mengajukan kembali permintaan surat perintah penggeledahan dan penyitaan dalam penyelidikan mereka terhadap Chairman Hybe Bang Si-hyuk atas tuduhan transaksi saham curang yang melibatkan 400 miliar Won (US$295 juta). Atau setara Rp4.734.328.000.000 dengan asumsi kurs 1 Won adalah Rp11,84.

Pihak berwenang yakin Bang melanjutkan IPO dan mendapat untung sekitar 400 miliar Won dalam prosesnya. Polisi telah menyelidiki kasus tersebut sejak Desember tahun lalu. Permintaan awal mereka untuk surat perintah penggeledahan ditolak oleh jaksa pada akhir April.

(dce/dce)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Prabowo Terima Belasan Pengusaha Korsel di Istana, Ini Daftarnya




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

July 28, 2026
Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .