• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! IHSG Cetak Rekor Baru, Melesat 0,65% Tembus Level 8.800

Breaking! IHSG Cetak Rekor Baru, Melesat 0,65% Tembus Level 8.800

January 5, 2026
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

Imbas Tekanan Saham AI Amerika, Bursa Asia Bervariasi

October 9, 2026
Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

Paramita Bangun Sarana Mau Stock Split Saham Jadi Rp 25 Per Saham

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 9, 2026
Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

Kinerja Asuransi & Strategi Menjangkau Pasar Baru

October 9, 2026
IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 1%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 9, 2026
Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

Danantara Mau Ambil Saham BEI 5% Lebih, OJK: Infrastruktur Belum Siap

October 9, 2026
Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

Kabar Baik! Spread SBN RI vs US Treasury Menipis, Kini Tinggal 188 Bps

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Breaking! IHSG Cetak Rekor Baru, Melesat 0,65% Tembus Level 8.800

9 months ago
in Market
Breaking! IHSG Cetak Rekor Baru, Melesat 0,65% Tembus Level 8.800
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini, Senin (5/1/2026) di zona hijau. Indeks menguat 56,71 poin atau melesat 0,65% ke level 8.804,84 pada akhir perdagangan sesi pertama.

Ini merupakan rekor tertinggi penutupan perdagangan sesi pertama. Pada perdagangan intraday hari ini IHSG tercatat sempat menyentuh level 8.816,14.

Sebanyak 362 saham naik, 302 turun, dan 141 tidak bergerak. Nilai transaksi hingga jeda makan siang hari ini tergolong ramai atau mencapai Rp 19,58 triliun, melibatkan 40,55 miliar saham dalam 2,68 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 16.096 triliun atau nyaris mencapai US$ 1 miliar.

Ramainya transaksi bursa hari ini diwarnai oleh geliat saham-saham yang terafiliasi dengan Grup Bakrie. Saham BUMI tercatat menjadi yang paling ramai ditransaksikan yakni mencapai Rp 4,82 triliun, diikuti oleh saham BRMS senilai Rp1,27 triliun dan saham DEWA Rp 941 miliar.

Secara total ketiganya menyumbang lebih dari sepertiga total transaksi bursa hari ini.

Selain itu dari pasar negosiasi, tercatat ada transaksi senilai Rp 164,3 miliar di saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang melibatkan 447,8 ribu lot dalam dua kali transaksi. Adapun harga rata-rata transaksi tersebut mencapai Rp 3.669 per saham atau lebih premium dari perdagangan BBRI hari ini.

Mayoritas sektor perdagangan berada di zona hijau dengan penguatan terbesar dicatatkan oleh sektor energi dan barang baku. Sedangkan koreksi paling dalam hari ini dicatatkan oleh sektor infrastruktur dan teknologi.

Saham-saham yang menjadi penggerak utama IHSG termasuk BYAN, BRMS, BUMI, TLKM dan AMMN. Sedangkan pemberat utama kinerja indeks hari ini termasuk DCII, DSSA, BREN, CUAN dan ASII.

Sementara itu, pasar Pasar Asia-Pasifik memulai pekan perdagangan penuh pertama tahun 2026 dengan catatan yang lebih kuat setelah AS menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro pada akhir pekan. Harga minyak sedikit turun karena pasar mempertimbangkan potensi dampak ketegangan geopolitik.

Otoritas AS mengatakan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diterbangkan ke New York setelah operasi tersebut dan didakwa dengan konspirasi terorisme narkoba dan kejahatan lainnya. Dakwaan tersebut menyatakan bahwa perdagangan narkoba telah “memperkaya dan memperkuat elit politik dan militer Venezuela.

Harga minyak turun setelah eskalasi yang melibatkan negara kaya minyak tersebut. Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 1% sebelum mengurangi kerugian, dan terakhir diperdagangkan 0,25% lebih rendah, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,4%.

Venezuela, salah satu anggota pendiri OPEC, memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia, yaitu 303 miliar barel, atau sekitar 17% dari total global, menurut Badan Informasi Energi AS.

Harga emas spot naik lebih dari 1% menjadi $4.383,99.

Indeks acuan Nikkei 225 Jepang melonjak 2,26% pada sesi perdagangan pertamanya tahun ini, sementara indeks Topix bertambah 1,42% ke rekor tertinggi. Saham sektor pertahanan termasuk di antara saham yang paling banyak naik di indeks tersebut, dengan Kawasaki Heavy Industries dan Mitsubishi Heavy Industries masing-masing bertambah 5,7% dan 6,4%.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 2,19% ke rekor tertinggi 4.420,92, dan indeks Kosdaq untuk perusahaan berkapitalisasi kecil bertambah 0,2%. Saham raksasa pertahanan Hanwha Aerospace melonjak hingga 4%, sementara Poongsan diperdagangkan 3% lebih tinggi.

Indeks ASX/S&P 200 Australia diperdagangkan datar. Indeks Hang Seng Hong Kong dibuka lebih tinggi, dengan kontrak berjangka diperdagangkan pada 26.442, dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.338,47.

Pada hari Jumat di Amerika Serikat, hari perdagangan pertama tahun 2026, S&P 500 ditutup sedikit lebih tinggi karena kenaikan saham semikonduktor menjaga indeks tetap stabil.

Indeks acuan ditutup naik 0,19% pada 6.858,47, sementara Nasdaq Composite turun 0,03% menjadi 23.235,63. Kedua indeks tersebut sebelumnya menunjukkan tren positif yang solid di awal hari, dengan S&P 500 dan Nasdaq yang didominasi saham teknologi diperdagangkan lebih tinggi masing-masing sebesar 0,7% dan 1,5% pada puncaknya.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 319,10 poin, atau 0,66%, dan ditutup pada 48.382,39.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

Harga Saham Meroket, BEI Gembok Saham SMLE

October 9, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

IHSG Dibuka Menguat 0,19% ke Level 6.042

October 9, 2026
IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Anjlok Dekati 2%, Simak 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

October 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .