• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320

Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320

May 4, 2026
Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

September 8, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320

4 months ago
in Lifestyle
Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (4/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,09% ke level Rp17.320/US$. Pelemahan ini melanjutkan tekanan rupiah pada perdagangan sebelumnya yang ditutup melemah 0,17% ke level Rp17.305/US$.

Posisi tersebut sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang masa.

Di sisi lain, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau masih bergerak menguat tipis. Per pukul 09.00 WIB, DXY naik 0,04% ke level 98,194.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik dan eksternal.

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) periode April 2026 yang dijadwalkan keluar hari ini.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi memperkirakan IHK April 2026 mengalami inflasi sebesar 0,43% secara bulanan (month-to-month/mtm), dengan median inflasi tahunan sebesar 2,72% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, menjelaskan kenaikan inflasi bulanan diperkirakan disumbang oleh sejumlah komoditas pangan, seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, gandum, kedelai, dan cabai merah.

Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite juga berpotensi ikut memberi tekanan terhadap inflasi.

“Pelemahan rupiah turut mendorong kenaikan inflasi impor. Sementara itu, seiring penurunan harga emas dunia, harga emas dan perhiasan mengalami penurunan pada bulan Maret,” tutur Juniman kepada CNBC Indonesia.

Rilis inflasi ini akan menjadi perhatian pasar karena dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan Bank Indonesia ke depan, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan nilai tukar rupiah.

Dari eksternal, pasar global masih cenderung berhati-hati. Sentimen datang dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Amerika Serikat akan memulai upaya pada Senin pagi untuk membebaskan kapal-kapal yang tertahan di Selat Hormuz.

Langkah tersebut disebut sebagai “gestur kemanusiaan” untuk membantu negara-negara netral di tengah perang AS-Israel dengan Iran.

Kondisi ini membuat pelaku pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik Timur Tengah, khususnya risiko gangguan jalur energi global dan dampaknya terhadap harga minyak, inflasi, serta pergerakan dolar AS.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

September 8, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .