• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.125

Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.125

April 21, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

October 12, 2026
Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

October 12, 2026
Saham Prajogo Kompak Berguguran, BREN-CUAN Ambles Hampir 13%

Saham Prajogo Kompak Berguguran, BREN-CUAN Ambles Hampir 13%

October 12, 2026
Dulu Dicap Investasi Ceroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

Dulu Dicap Investasi Ceroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

October 12, 2026
Dulu Dicap InvestasiCeroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

Dulu Dicap InvestasiCeroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

October 12, 2026
Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

October 12, 2026
Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.125

6 months ago
in ENTREPRENEUR
Breaking News! Dolar AS Turun ke Rp17.125
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Selasa (21/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan dengan apresiasi sebesar 0,23% ke level Rp17.125/US$. Penguatan ini melanjutkan tren positif rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya, Senin (20/4/2026), ditutup menguat 0,09% di posisi Rp17.165/US$.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia pada pukul 09.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 98,090.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik dan global. Dari dalam negeri, optimisme terhadap ketahanan ekonomi Indonesia kembali muncul meski tekanan eksternal masih tinggi akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah.

Di tengah naiknya tensi global dan lonjakan harga minyak dunia, sejumlah lembaga internasional memang mulai menyesuaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bank Dunia, misalnya, merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dari 5,0% menjadi 4,7%.

Namun, pandangan berbeda datang dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan Asian Development Bank (ADB), yang masih melihat ekonomi Indonesia memiliki daya tahan cukup kuat di tengah ketidakpastian global.

Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, menilai kondisi saat ini menjadi ujian penting bagi fondasi ekonomi nasional. Menurut dia, situasi sekarang menjadi momen untuk melihat apakah ekonomi Indonesia benar-benar masih kuat atau mulai tertekan oleh guncangan dari luar.

Dalam laporan terbarunya bertajuk Sinyal Daya Tahan Ekonomi Indonesia, NEXT Indonesia Center membedah arah pertumbuhan ekonomi melalui instrumen Composite Leading Indicator (CLI). Laporan itu juga menyoroti adanya perbedaan proyeksi yang cukup lebar antara lembaga internasional, terutama antara Bank Dunia dan ADB.

ADB sendiri masih memproyeksikan ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,2%, lebih tinggi dibanding capaian tahun sebelumnya, meski ketidakpastian global masih membayangi.

Dari eksternal, dolar AS bergerak stabil di kisaran level 98 setelah melemah pada perdagangan sebelumnya. Pasar kini mencermati peluang tercapainya kesepakatan damai jangka panjang antara AS dan Iran, yang berpotensi menurunkan permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS.

Wakil Presiden AS JD Vance dijadwalkan kembali memimpin delegasi AS ke Pakistan, sementara Teheran juga dilaporkan akan mengirim perwakilan setelah sebelumnya sempat memberi sinyal enggan melanjutkan pembicaraan.

Di saat yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan kecil kemungkinan gencatan senjata saat ini diperpanjang jika tidak ada kesepakatan sebelum masa berlakunya habis pekan ini. Ia juga menegaskan Selat Hormuz akan tetap diblokade hingga kesepakatan benar-benar tercapai.

Di tengah perkembangan tersebut, harga minyak dunia tercatat mulai terkoreksi. Kondisi ini sedikit meredakan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi, sekaligus menurunkan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih agresif dari bank sentral global.

Bank Sentral AS (The Federal Reserve) sendiri diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada bulan ini dan cenderung menahan sikap tersebut hingga 2026.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .