• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! IHSG Dibuka Melesat 1,53%

Breaking News! IHSG Dibuka Melesat 1,53%

June 9, 2026
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

July 2, 2026
RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

July 2, 2026
Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

July 2, 2026
Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

July 2, 2026
PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

July 2, 2026
Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

July 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

July 2, 2026
Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

July 2, 2026
Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking News! IHSG Dibuka Melesat 1,53%

3 weeks ago
in ENTREPRENEUR
Breaking News! IHSG Dibuka Melesat 1,53%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (9/6/2026), mencoba bangkit usai tekanan jual yang menghantam pasar dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data perdagangan sekitar pukul 09.00 WIB, IHSG melesat 1,53% atau naik 81,66 poin ke posisi 5.423,80. IHSG dibuka di level 5.344,69, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 5.342,14.

Pada awal sesi, penguatan indeks juga diiringi aktivitas transaksi yang cukup ramai. Tercatat volume perdagangan mencapai sekitar 1,02 miliar saham dengan nilai transaksi Rp986,5 miliar dan frekuensi perdagangan mencapai 68.740 kali.

Adapun pasar keuangan Indonesia masih berhadapan dengan sejumlah alarm yang menyala, baik dari global maupun domestik. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Iran dan Israel pada Senin menyatakan telah menghentikan serangan setelah Presiden AS Donald Trump mendesak kedua pihak segera menghentikan baku tembak. Namun, Teheran memperingatkan akan kembali menyerang jika Israel terus menggempur Hezbollah di Lebanon.

Dalam 24 jam terakhir, kedua negara saling melancarkan serangan langsung terbesar sejak gencatan senjata April lalu. Iran menembakkan rudal ke Israel sebagai balasan atas serangan Israel ke basis Hezbollah di Beirut, sementara Israel menyerang fasilitas petrokimia Iran yang disebut terkait program rudal balistik.

Ketegangan sempat mendorong harga minyak melonjak hingga 5%, namun kenaikannya mereda setelah Iran mengumumkan operasi militernya telah dihentikan. Sumber yang mengetahui situasi tersebut juga mengatakan Israel memutuskan menghentikan serangannya.

Sementara itu, di dalam negeri Bank Indonesia mencatat adanya penyusutan pada posisi cadangan devisa negara menjadi $144,9 miliar per akhir periode bulan Mei 2026. Terjadi penurunan sebesar US$1,3 miliar jika dibandingkan dengan bulan April 2026 yang mencatatkan level $146,2 miliar.

Posisi cadev ini adalah yang terendah sejak Juli 2024.

Penurunan ini didominasi oleh kewajiban pelunasan utang luar negeri pemerintah, penerbitan surat utang obligasi global, serta transaksi perpajakan. Dana tersebut juga banyak dimanfaatkan sebagai alat intervensi bank sentral dalam menjaga kelancaran dan stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah derasnya tekanan pasar keuangan global dan kebutuhan valuta asing dalam negeri.

Kendati mencatatkan penyusutan, posisi devisa bulan Mei dinilai kuat. Skala nominalnya mampu memfasilitasi kebutuhan dana 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor sekaligus pelunasan utang luar negeri, dan masih di atas acuan aman rasio internasional yaitu 3 bulan impor.

Kemudian, imbal hasil SBN tenor 10 tahun mulai melonjak hingga menyentuh posisi 7,313%. Posisi ini adalah yang tertinggi sejak November 2022 atau lebih dari tiga tahun.

Lonjakan imbal hasil atau yield Surat Berharga Negara (SBN) menandakan investor mulai meminta kompensasi lebih tinggi untuk memegang surat utang pemerintah. Kondisi ini biasanya terjadi ketika harga obligasi turun akibat aksi jual investor.

Kenaikan yield dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari keluarnya dana asing, pelemahan rupiah, meningkatnya risiko global, hingga ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi.

Bagi pasar, yield yang melonjak menjadi sinyal kewaspadaan. Selain berpotensi meningkatkan biaya utang pemerintah, kondisi ini juga dapat menekan rupiah dan memengaruhi sentimen di pasar saham.

Yield SBN yang naik tajam mencerminkan meningkatnya persepsi risiko terhadap aset-aset Indonesia.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .