• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.820

Breaking! Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.820

February 18, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Breaking! Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.820

8 months ago
in Market
Breaking! Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.820
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan perdana setelah libur Tahun Baru Imlek 2026 dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (18/2/2026).

Melansir data Refinitiv, rupiah dibuka di posisi Rp16.820/US$ atau terapresiasi 0,03%. Sebelumnya, pada perdagangan terakhir sebelum libur, Jumat (13/2/2026), rupiah ditutup melemah 0,09% di level Rp16.825/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau berada di zona hijau dengan penguatan 0,04% ke level 97,193.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini berlangsung dalam suasana pasar yang kembali aktif setelah libur dua hari, Senin-Selasa (17/2/2026), seiring perayaan Imlek. Rupiah diperkirakan masih akan sensitif terhadap sentimen dari domestik dan global.

Dari dalam negeri, perhatian pelaku pasar tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang digelar selama dua hari mulai hari ini dan akan diumumkan hasilnya pada esok hari.

Sepanjang 2025, BI tercatat memangkas suku bunga acuan sebanyak lima kali, masing-masing 25 basis poin pada Januari, Mei, Juli, Agustus, dan September. Namun memasuki Januari 2026, BI menahan suku bunga di 4,75% dan pasar cenderung menilai sikap bertahan berpeluang berlanjut pada RDG kali ini.

Selain keputusan suku bunga, pasar juga akan mencermati arah kebijakan stabilisasi nilai tukar, termasuk intensitas intervensi BI di tengah kondisi pasar keuangan yang masih rentan terhadap risiko arus keluar asing pasca gejolak akhir Januari.

Di saat yang sama, pelaku pasar juga menilai efektivitas transmisi pelonggaran suku bunga ke sektor riil, mengingat penurunan suku bunga belum sepenuhnya diikuti penurunan suku bunga kredit sehingga dorongan ekspansi pembiayaan masih terbatas.

Dari eksternal, sentimen global masih dibayangi meningkatnya ketidakpastian geopolitik, termasuk perkembangan pembicaraan nuklir AS-Iran yang memicu sikap hati-hati pelaku pasar.

Dalam kondisi seperti ini, dolar AS kerap diuntungkan karena investor cenderung beralih ke aset aman, termasuk dolar dan surat utang AS, yang pada akhirnya dapat menambah tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share198Tweet124
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .