• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

April 23, 2026
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

July 12, 2026
Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

July 12, 2026
Senator Republikan AS Lindsey Graham Meninggal di Usia 71

Senator Republikan AS Lindsey Graham Meninggal di Usia 71

July 12, 2026
Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

July 12, 2026
Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

July 12, 2026
Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

July 12, 2026
Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

July 12, 2026
Jurus RS Swasta Gaet Pasien Yang Berobat ke Luar Negeri

Jurus RS Swasta Gaet Pasien Yang Berobat ke Luar Negeri

July 12, 2026
Prabowo Kesal Banyak Pengusaha Tidak Bayar Utang, Nilainya Triliunan

Prabowo Kesal Banyak Pengusaha Tidak Bayar Utang, Nilainya Triliunan

July 12, 2026
IKEA Mulai Tutup Beberapa Toko, Ada Apa?

IKEA Mulai Tutup Beberapa Toko, Ada Apa?

July 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210

3 months ago
in ENTREPRENEUR
Breaking! Rupiah Tertekan, Dolar AS Sudah Tembus Rp17.210
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Kamis (23/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona merah dengan koreksi sebesar 0,23% ke level Rp17.210/US$. Level tersebut menandai rupiah kembali menembus level psikologis baru dan sekaligus mencatatkan posisi intraday terlemah sepanjang masa yang baru.

Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (22/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,18% ke posisi Rp17.170/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 98,591, setelah pada penutupan perdagangan kemarin menguat 0,20% ke posisi 98,590.


Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan domestik. Dari eksternal, penguatan dolar AS dalam dua hari terakhir menunjukkan pelaku pasar masih cenderung memburu aset safe haven, sehingga ruang penguatan mata uang lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Dolar AS menguat di tengah kekhawatiran pasar atas perang AS-Israel dengan Iran yang masih berlangsung. Sentimen juga dipengaruhi langkah Presiden AS Donald Trump yang memperpanjang gencatan senjata untuk memberi waktu lebih kepada Teheran menyusun proposal guna mengakhiri konflik.

Namun di sisi lain, Iran justru menyita dua kapal di Selat Hormuz, sehingga kembali meningkatkan ketidakpastian di pasar energi global.

Dari dalam negeri, pelaku pasar turut mencermati langkah terbaru Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah. Salah satunya adalah penurunan ambang batas pembelian valuta asing tunai, terutama dolar AS, dari US$100.000 menjadi US$50.000 per orang per bulan.

Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono mengatakan kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil.

“Sejak 17 April 2026 terdapat penurunan rata-rata harian transaksi spot nasabah dari US$78 juta menjadi US$60 juta,” ujarnya pada pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, dikutip Kamis (23/4/2026).

Selain itu, BI juga menaikkan ambang batas jual Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) dan swap dari US$5 juta menjadi US$10 juta per transaksi. Gubernur BI Perry Warjiyo pun meyakini kebijakan ini dapat menekan transaksi spot valuta asing sehingga turut menopang kestabilan nilai tukar rupiah.

“Kami yakin itu ke depan akan semakin efektif untuk bahwa transaksi pembelian spot harus pakai underlyingnya. Saya bisa tambahkan yang underlyingnya yang dulunya adalah 89,2% sekarang 93,5% transaksi spot itu dengan underlying,” ucapnya dalam pengumuman RDG BI tersebut.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

July 12, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .