• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

July 11, 2026
Instrumen Pilihan Investor Kakap Saat Pasar Dibayangi Risiko

Instrumen Pilihan Investor Kakap Saat Pasar Dibayangi Risiko

July 11, 2026
Febrie Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi PLT Jampidsus

Febrie Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi PLT Jampidsus

July 11, 2026
Peran Lemhannas Perkuat Ketahanan Pangan & Energi Nasional

Peran Lemhannas Perkuat Ketahanan Pangan & Energi Nasional

July 11, 2026
Penggrebekan Kerajaan Tipu-Tipu Kamboja, 1.100 WNI Ditahan di Imigrasi

Penggrebekan Kerajaan Tipu-Tipu Kamboja, 1.100 WNI Ditahan di Imigrasi

July 11, 2026
Putar Otak Pengusaha Mobil Bekas Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

Putar Otak Pengusaha Mobil Bekas Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

July 11, 2026
Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

July 11, 2026
Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

July 11, 2026
Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

July 11, 2026
Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

July 11, 2026
Penemuan 74 Kg Emas di Brankas

Penemuan 74 Kg Emas di Brankas

July 11, 2026
Potret 74 Kg Emas-Dolar AS Disita Polisi, Barang Bukti Kasus Korupsi

Potret 74 Kg Emas-Dolar AS Disita Polisi, Barang Bukti Kasus Korupsi

July 11, 2026
Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

July 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita

2 hours ago
in Market
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Menderita
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejarah Indonesia mencatat ketimpangan antara kemewahan penguasa dan kehidupan rakyat telah berlangsung sejak masa kolonial. Di tengah penderitaan masyarakat, sejumlah elite lokal justru menikmati kekayaan berlimpah dari sistem ekonomi yang dibangun pemerintah kolonial.

Salah satu kisah itu berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Pada awal abad ke-19, daerah tersebut dikenal sebagai salah satu wilayah paling makmur di Pulau Jawa berkat pesatnya produksi komoditas perkebunan, terutama kopi.

Melimpahnya hasil kopi membuat Cianjur menjadi salah satu sentra produksi terbesar di kawasan Priangan. Keuntungan dari komoditas tersebut kemudian mengangkat kekayaan dan status sosial para elite daerah, termasuk bupati yang memimpin wilayah itu.

Kondisi ini turut mengangkat status sosial para elite lokal, termasuk bupati, yang menikmati limpahan kekayaan dari sistem ekonomi yang berlaku saat itu.

Sejarawan Belanda Jan Breman dalam bukunya Keuntungan Kolonial dari Kerja Paksa: Sistem Perdagangan dari Tanam Paksa Kopi di Jawa 1720-1870 (2014) mencatat, pada masa tanam paksa (1830-1870), Cianjur menjadi penghasil kopi terbesar di wilayah Priangan. Pada 1806, produksinya bahkan mencapai sekitar 1,5 juta kopi.

Kekayaan ini kemudian mengangkat posisi elite lokal, termasuk bupati. Menurut sejarawan Nina Herlina Lubis dalam Kehidupan Kaum Menak Priangan, 1800-1942 (1998), para bupati merupakan kelompok paling kaya di wilayahnya. Mereka memperoleh pemasukan dari gaji, pajak, hingga praktik feodalisme yang tidak tertulis.

Namun, kemakmuran itu tidak dirasakan oleh rakyat. Rakyat justru menanggung beban berat dari sistem tanam paksa kopi. Kerja keras para petani menjadi fondasi kekayaan daerah, tetapi hasilnya lebih banyak mengalir ke kas kolonial dan dinikmati oleh elite lokal, termasuk bupati.

Terlebih, Bupati Cianjur justru dikenal dengan gaya hidup mewah. Jan Breman mencatat, sang bupati kerap berkeliling menggunakan kereta berlapis emas, layaknya bangsawan besar.

“Layaknya tuan besar konsumtif, mereka berbelanja barang mewah dengan harga tinggi. Di saat pulangnya mereka membawa candu, tembakau, dan katun, barang-barang yang akan dijual kepada kepala bawahannya,” tulis Breman.

Kemewahan ini bahkan berdampak langsung ke daerah lain. Pegawai kolonial asal Belanda, Multatuli, dalam novelnya Max Havelaar (1860), menyoroti bagaimana kunjungan Bupati Cianjur ke Lebak justru membebani wilayah yang disinggahi.

Menurutnya, bupati datang dengan rombongan besar yang harus ditanggung oleh daerah setempat.

“Ratusan orang itu yang semuanya harus ditampung dan diberi makan, begitu juga kuda-kudanya,” tulis Multatuli.

Menurut Nina Herlina Lubis, kondisi ini tidak lepas dari cara pandang kekuasaan saat itu. Kabupaten diposisikan sebagai panggung, dengan bupati sebagai aktor utama yang harus menampilkan kemegahan.

“Kabupaten adalah ibarat panggung pertunjukan dengan bupati sebagai pemeran utama yang harus berakting hebat,” ungkap Nina.

Pada akhirnya, sejarah menunjukkan pola yang terus berulang. Kekuasaan kerap berjalan beriringan dengan kemewahan elite, sementara rakyatnya tetap menanggung penderitaan.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Instrumen Pilihan Investor Kakap Saat Pasar Dibayangi Risiko

Instrumen Pilihan Investor Kakap Saat Pasar Dibayangi Risiko

July 11, 2026
Febrie Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi PLT Jampidsus

Febrie Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi PLT Jampidsus

July 11, 2026
Peran Lemhannas Perkuat Ketahanan Pangan & Energi Nasional

Peran Lemhannas Perkuat Ketahanan Pangan & Energi Nasional

July 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .