• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Kompak Melemah, Kospi Ambles 3,29%

Bursa Asia Kompak Melemah, Kospi Ambles 3,29%

October 13, 2026
Terungkap! 10 Saham Ini Ternyata Hanya Dikuasai Segelintir Pihak

Terungkap! 10 Saham Ini Ternyata Hanya Dikuasai Segelintir Pihak

October 13, 2026
5 Saham Gerak Tak Wajar, BEI Kasih Warning

5 Saham Gerak Tak Wajar, BEI Kasih Warning

October 13, 2026
Video: Dihantui Rumor Pasar, IHSG Ambruk di Awal Pekan

Video: Dihantui Rumor Pasar, IHSG Ambruk di Awal Pekan

October 13, 2026
Ada Komisaris Jual Saham Emiten TP Rachmat (DRMA) di Harga Rp930-940

Ada Komisaris Jual Saham Emiten TP Rachmat (DRMA) di Harga Rp930-940

October 13, 2026
Investor Siap-Siap, Besok Mau Ada Pengumuman Penting Ini dari GOTO

Investor Siap-Siap, Besok Mau Ada Pengumuman Penting Ini dari GOTO

October 13, 2026
BEI Restui Stock Split PBSA, Harganya Jadi Segini

BEI Restui Stock Split PBSA, Harganya Jadi Segini

October 13, 2026
Caplok Saham Bayan, Perusahaan Haji Isam Rogoh Rp 26,09 Triliun

Caplok Saham Bayan, Perusahaan Haji Isam Rogoh Rp 26,09 Triliun

October 13, 2026
Konflik Timur Tengah Bayangi Harga Minyak, Brent Masih di Atas US0

Konflik Timur Tengah Bayangi Harga Minyak, Brent Masih di Atas US$100

October 13, 2026
IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

October 13, 2026
RUPSLB Besok, GOTO Mau Kurangi Modal dan Rombak Direksi

RUPSLB Besok, GOTO Mau Kurangi Modal dan Rombak Direksi

October 13, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1%

Breaking! IHSG Anjlok 1%

October 13, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,36% ke Level 5.914

IHSG Dibuka Melemah 0,36% ke Level 5.914

October 13, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bursa Asia Kompak Melemah, Kospi Ambles 3,29%

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Bursa Asia Kompak Melemah, Kospi Ambles 3,29%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Selasa (13/10/2026), dengan penurunan terdalam terjadi di Korea Selatan. Pelemahan tersebut terjadi saat investor bersiap mencermati laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat (AS) serta sejumlah data ekonomi penting pekan ini.

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,20%, sementara indeks Topix bergerak datar. Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 3,29% pada pembukaan perdagangan, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq terkoreksi 2,49%.

Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 melemah 0,33%. Pergerakan bursa Asia terjadi menjelang rilis laporan keuangan sejumlah bank besar AS yang berpotensi memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi dan memengaruhi sentimen pasar global.

JPMorgan, Goldman Sachs, Citigroup, dan Wells Fargo dijadwalkan merilis laporan keuangan sebelum pembukaan pasar AS pada Selasa waktu setempat. Selain itu, perusahaan asuransi kesehatan UnitedHealth yang merupakan anggota indeks Dow Jones juga akan menyampaikan hasil kinerjanya.

Laporan keuangan awal tersebut diperkirakan menjadi salah satu penentu arah musim laporan keuangan kuartal ini, di tengah ekspektasi pasar yang tinggi. Berdasarkan data FactSet, analis rata-rata memperkirakan laba perusahaan-perusahaan dalam indeks S&P 500 tumbuh hampir 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Strategi Pasar Ameriprise Anthony Saglimbene mengatakan terdapat tiga kelompok industri yang kemungkinan akan memengaruhi cara investor menilai musim laporan keuangan kali ini. Ketiganya adalah perbankan untuk mengukur kesehatan konsumen dan dunia usaha, perusahaan teknologi besar untuk melihat monetisasi kecerdasan buatan (AI), serta sektor energi untuk menilai keberlanjutan keuntungan yang ditopang harga minyak.

Menurut Saglimbene, investor juga akan memantau kondisi konsumen dan perusahaan di tengah suku bunga yang lebih tinggi, biaya yang meningkat, serta kekhawatiran terhadap prospek ekonomi makro. Faktor-faktor tersebut diperkirakan menjadi perhatian lintas sektor sepanjang musim laporan keuangan berlangsung.

Dari sisi ekonomi, investor pada Selasa juga akan mencermati data penjualan rumah eksisting di AS serta pernyataan sejumlah pejabat Federal Reserve, yakni Christopher Waller, Tom Barkin, dan Susan Collins. Selanjutnya, data inflasi AS periode September yang dirilis pada pekan ini berpotensi memengaruhi pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury.

Perhatian terhadap data inflasi meningkat setelah imbal hasil US Treasury baru-baru ini mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade. Pasar obligasi AS sendiri ditutup pada Senin waktu setempat karena libur Indigenous Peoples’ Day.

Di Wall Street, perdagangan pada Senin berakhir bervariasi. Indeks Dow Jones ditutup menguat lebih dari 195 poin, sedangkan tekanan pada saham-saham memori mendorong indeks Nasdaq Composite dan S&P 500 berakhir di zona negatif.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Terungkap! 10 Saham Ini Ternyata Hanya Dikuasai Segelintir Pihak

Terungkap! 10 Saham Ini Ternyata Hanya Dikuasai Segelintir Pihak

October 13, 2026
5 Saham Gerak Tak Wajar, BEI Kasih Warning

5 Saham Gerak Tak Wajar, BEI Kasih Warning

October 13, 2026
Video: Dihantui Rumor Pasar, IHSG Ambruk di Awal Pekan

Video: Dihantui Rumor Pasar, IHSG Ambruk di Awal Pekan

October 13, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .