• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Global Kompak Menguat Didorong Sentimen Positif Saham AI

Bursa Global Kompak Menguat Didorong Sentimen Positif Saham AI

September 22, 2026
Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

September 22, 2026
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

September 22, 2026
Transaksi Turis Asing Pakai QRIS Tembus Rp5,9 T

Transaksi Turis Asing Pakai QRIS Tembus Rp5,9 T

September 22, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,12% ke Level 6.392

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,12% ke Level 6.392

September 22, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

September 22, 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Anjlok

Asing Terciduk Diam-Diam Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Anjlok

September 22, 2026
MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I-2026

MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I-2026

September 22, 2026
IHSG Turun ke 6.300, Asing Kompak Lego 10 Saham Ini

IHSG Turun ke 6.300, Asing Kompak Lego 10 Saham Ini

September 22, 2026
POJK Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Dilarang Kuasai Lebih dari 50%

POJK Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Dilarang Kuasai Lebih dari 50%

September 22, 2026
Pasar Saham Tak Kinclong, Investor RI Serbu Surat Berharga Negara

Pasar Saham Tak Kinclong, Investor RI Serbu Surat Berharga Negara

September 22, 2026
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 22, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Bursa Global Kompak Menguat Didorong Sentimen Positif Saham AI

1 hour ago
in News
Bursa Global Kompak Menguat Didorong Sentimen Positif Saham AI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia bergerak beragam pada perdagangan Selasa (22/9/2026), setelah indeks-indeks utama Wall Street menguat tajam pada sesi sebelumnya didorong lonjakan saham berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.118, dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.042,71.

Sementara itu, kontrak berjangka S&P/ASX 200 Australia terakhir diperdagangkan di level 8.809, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 8.731,90. Pasar saham Jepang ditutup pada Selasa karena libur nasional.

Pergerakan bursa Asia tersebut mengikuti penguatan Wall Street setelah saham-saham terkait AI melonjak dan mengangkat indeks-indeks utama. Indeks S&P 500 naik 1,5% dan mencatat penguatan harian terbaik sejak 4 Agustus, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 2,3% sekaligus mencatat rekor penutupan pertamanya sejak Juni.

Dow Jones Industrial Average juga menguat 366 poin atau 0,7% pada perdagangan sebelumnya. Penguatan tersebut terutama ditopang saham-saham teknologi berkapitalisasi besar.

Meta Platforms melonjak lebih dari 11%, sementara saham produsen chip Intel dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing melesat 12% dan sekitar 10%. Kapitalisasi pasar AMD bahkan sempat menyentuh US$1 triliun, sedangkan Nvidia naik 2% dan perusahaan serat optik Corning menguat hampir 6%.

Penurunan harga minyak turut menopang kenaikan pasar saham karena meredakan tekanan terhadap inflasi dan biaya energi. Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 4,5% menjadi US$95,78 per barel, sedangkan minyak Brent turun lebih dari 3% dan menetap di US$100,34 per barel.

Imbal hasil Treasury Amerika Serikat juga turun, dengan yield obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun melemah lebih dari 4 basis poin menjadi 4,951%. Sebelumnya, yield Treasury telah bergerak naik di tengah tekanan dari peningkatan utang, tingginya harga minyak dan inflasi yang masih persisten, bahkan sebelum Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada pekan lalu.

Pelaku pasar selanjutnya mencermati pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington DC pada pekan ini. Sejumlah isu yang diperkirakan menjadi pembahasan utama antara lain kecerdasan buatan, perang Iran, tarif perdagangan serta mineral tanah jarang atau rare earth metals.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga telah menggelar pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng sebelum kunjungan Xi Jinping ke Amerika Serikat. Perkembangan hubungan AS-China menjadi perhatian investor karena berpotensi memengaruhi perdagangan global, rantai pasok teknologi dan komoditas strategis.

Dari agenda ekonomi, investor akan mencermati survei manufaktur Federal Reserve Bank of Richmond pada Selasa. Pasar juga akan memperhatikan pidato Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams dan Presiden Federal Reserve Bank of Richmond Tom Barkin.

Sementara dari sisi korporasi, AutoZone dijadwalkan merilis laporan keuangan pada pagi hari waktu setempat. Setelah penutupan perdagangan, KB Home juga dijadwalkan menyampaikan laporan kinerjanya.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%

September 22, 2026
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860

September 22, 2026
Transaksi Turis Asing Pakai QRIS Tembus Rp5,9 T

Transaksi Turis Asing Pakai QRIS Tembus Rp5,9 T

September 22, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .