
Jakarta, CNBC Indonesia- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadwalkan peluncuran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) atau Indonesia Commodity Exchange (Icomex) pada 17 September 2026 dan operasional pertama akan dimulai pada 1 Januari 2027.
Kehadiran Icomex menjadi awal kehadiran bursa khusus mineral dan komoditas strategis pertama di Indonesia ini bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam pembentukan Harga komoditas sekaligus menghadirkan perdagangan komoditas yang transparan dan terstruktur. Pada tahap awal ini, komoditas strategis yang diperdagangkan adalah komoditas timah.
Ketua Kajian Mineral Strategis, Mineral Kritis & Hilirisasi PERHAPI, Muhammad Toha menilai pembentukan Icomex sebagai ide yang sangat bagus untuk memastikan komoditas strategis bisa diperdagangkan secara transparan sehingga harganya bisa menjadi acuan pembentukan harga atas komoditas ini. Pada akhirnya Indonesia bisa berdaulat atas komoditas strategis yang dimiliki seperti nikel, emas, tembaga, bauksit hingga alumunium
Bursa komoditas akan membuat transaksi terjadi di Indonesia, Harga ditentukan di Indonesia namun hal ini masih menjadi tantangan karena Indonesia harus mampu membentuk pasar melalui bursa ini sekaligus menarik pedagang untuk melakukan transaksi.
Seperti apa prospek dan tantangan RI bentuk bursa mineral? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Ketua Kajian Mineral Strategis, Mineral Kritis & Hilirisasi PERHAPI, Muhammad Toha dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 17/09/2026)



















