• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Cerita Bos Danantara Soal Kondisi BUMN Karya Sebelum Terlilit Utang

Cerita Bos Danantara Soal Kondisi BUMN Karya Sebelum Terlilit Utang

August 27, 2026
Diversifikasi Bisnis, Emiten Ini Incar Cuan dari MBG

Diversifikasi Bisnis, Emiten Ini Incar Cuan dari MBG

August 28, 2026
BI Serap Rp24 T dari Hasil Lelang SRBI, Imbal Hasil Turun

BI Serap Rp24 T dari Hasil Lelang SRBI, Imbal Hasil Turun

August 28, 2026
BNI Wondr X 2026 Sukses Digelar, Transaksi Tembus Rp 2,7 Triliun

BNI Wondr X 2026 Sukses Digelar, Transaksi Tembus Rp 2,7 Triliun

August 28, 2026
Bos BEI Ungkap 8 Anggota Bursa Belum Ikut Uji Coba Saham Rp1

Bos BEI Ungkap 8 Anggota Bursa Belum Ikut Uji Coba Saham Rp1

August 28, 2026
Terperosok di Akhir Sesi, IHSG Ditutup Koreksi Tipis

Terperosok di Akhir Sesi, IHSG Ditutup Koreksi Tipis

August 28, 2026
Kronologi Pembelian CPO oleh JARR Versi Kuasa Hukum Duta Palma

Kronologi Pembelian CPO oleh JARR Versi Kuasa Hukum Duta Palma

August 28, 2026
Genjot Pertumbuhan Bisnis, BPD Bali Perkuat Layanan Digital

Genjot Pertumbuhan Bisnis, BPD Bali Perkuat Layanan Digital

August 28, 2026
Dongkrak Daya Saing, Begini Jurus BPD Perkuat UMKM RI

Dongkrak Daya Saing, Begini Jurus BPD Perkuat UMKM RI

August 28, 2026
Kredit Tumbuh 9,8%, BPD Lampung Cetak Laba Rp133 M di Semester I-2026

Kredit Tumbuh 9,8%, BPD Lampung Cetak Laba Rp133 M di Semester I-2026

August 28, 2026
Rupiah Menguat 0,17%, Dolar AS Ditutup di Level Rp17.685

Rupiah Menguat 0,17%, Dolar AS Ditutup di Level Rp17.685

August 28, 2026
Bos Bursa Jelaskan Dampak Karhutla Kalimantan ke Bursa Karbon

Bos Bursa Jelaskan Dampak Karhutla Kalimantan ke Bursa Karbon

August 28, 2026
Pasar Nilai Target Ekonomi 6% di 2027 Sangat Optimistis

Pasar Nilai Target Ekonomi 6% di 2027 Sangat Optimistis

August 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, August 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Cerita Bos Danantara Soal Kondisi BUMN Karya Sebelum Terlilit Utang

1 day ago
in Lifestyle
Cerita Bos Danantara Soal Kondisi BUMN Karya Sebelum Terlilit Utang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria buka-bukaan soal alasan mengapa BUMN Karya mengalami banyak persoalan. Padahal dulu kata Dony, BUMN Karya memiliki banyak modal.

Ia bercerita, ternyata ada masanya BUMN Karya gencar melakukan ekspansi di berbagai sektor di luar konstruksi seperti fiber optik, air, properti, hotel, hingga jalan tol.

Tren ekspansi tersebut akhirnya membuat perusahaan BUMN Karya tidak lagi fokus mengembangkan bisnis intinya.

Melihat hal itu, Danantara bakal membenahi proses konsolidasi dan transformasi BUMN Karya, sehingga mereka bisa kembali fokus menjalani bisnis kontraktor.

“BUMN karya ini dulu, mungkin karena cash-nya banyak. Mereka kemudian ada temptation untuk membangun bisnis-bisnis di luar daripada core-nya. Soalnya bisa bayangkan bahwa karya kita ini punya bisnis fiber optic, punya water, punya property, punya hotel, punya jalan tol, ada yang punya macam-macam bisnisnya yang lari daripada core-bisnis sebagai kontraktor. Ini satu-satu kita lakukan pembersihan pasca daripada konsolidasi karya ini, transformasi karya ini,” ujar Dony dalam Squawk Box CNBC Indonesia, Kamis (27/8/2026).

Dony Oskaria menuturkan, sejauh ini upaya transformasi BUMN Karya sendiri belum terealisasi sepenuhnya lantaran skala perbaikan yang dibutuhkan cukup besar. Terlebih lagi, dari 7 perusahaan BUMN Karya yang dikelola Danantara, hanya tiga perusahaan saja yang dinilai berada dalam kondisi keuangan sehat, yakni PT Nindya Karya, PT Brantas Abipraya, dan PT Hutama Karya. Sementara sisanya menghadapi persoalan finansial yang cukup dalam.

Oleh karena itu, Danantara tidak ingin perbaikan BUMN Karya hanya bersifat sementara. Lebih dari itu, Danantara hendak membangun kembali fundamental dan peta jalan bisnis perusahaan BUMN Karya.

“Walaupun ini sedang kami upayakan untuk melakukan perbaikan, tetapi sekali lagi, saya tidak mau melakukan perbaikan yang sifatnya itu temporary. Bagi kami itu tidak bisa, tidak boleh melakukan perbaikan yang sifatnya temporary untuk moles-moles, bukan itu yang kita ingin lakukan,” ujar Dony.

Maka dari itu, lanjut Dony, salah satu skenario yang tengah dipertimbangkan Danantara adalah konsolidasi jumlah perusahaan BUMN Karya. Untuk ke depannya, Danantara menginginkan hanya ada tiga perusahaan BUMN Karya yang beroperasi. Sebab, semakin banyak perusahaan dengan kondisi keuangan bermasalah, maka risiko akan semakin meningkat sehingga sulit bagi perusahaan tersebut menghasilkan nilai tambah optimal.

Dony juga menyebut, persoalan BUMN Karya tidak hanya berada di level induk usaha, melainkan juga terjadi pada anak perusahaan. Oleh sebab itu, proses perbaikan BUMN Karya harus dilakukan satu per satu.

“Dan dampaknya ini juga kita pikirkan. Karena tidak hanya kita berpikir hanya finansialnya saja yang selesai,” ungkap dia.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Diversifikasi Bisnis, Emiten Ini Incar Cuan dari MBG

Diversifikasi Bisnis, Emiten Ini Incar Cuan dari MBG

August 28, 2026
BI Serap Rp24 T dari Hasil Lelang SRBI, Imbal Hasil Turun

BI Serap Rp24 T dari Hasil Lelang SRBI, Imbal Hasil Turun

August 28, 2026
BNI Wondr X 2026 Sukses Digelar, Transaksi Tembus Rp 2,7 Triliun

BNI Wondr X 2026 Sukses Digelar, Transaksi Tembus Rp 2,7 Triliun

August 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .