• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US,41

Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US$89,41

June 12, 2026
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

July 2, 2026
RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

July 2, 2026
Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

July 2, 2026
Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

July 2, 2026
PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

July 2, 2026
Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

July 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

July 2, 2026
Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

July 2, 2026
Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US$89,41

3 weeks ago
in ENTREPRENEUR
Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US,41
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat (12/6/2026), memperpanjang koreksi tajam yang sudah berlangsung sejak awal pekan. Meredanya risiko konflik langsung antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat premi risiko geopolitik yang sempat membengkak mulai menguap dari pasar.

Menurut data Refinitiv hingga pukul 09.50 WIB, harga minyak Brent berada di US$89,41 per barel, turun 1,07% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$90,38 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 1% ke US$86,83 per barel dari US$87,71 per barel.

Pelemahan hari ini memperpanjang tren penurunan yang cukup dalam sepanjang pekan. Brent telah merosot dari US$97,81 per barel pada 3 Juni menjadi US$89,41 per barel saat ini, atau turun sekitar 8,6%. Dalam periode yang sama, WTI jatuh dari US$96,02 menjadi US$86,83 per barel, terkoreksi hampir 9,6%.



Tekanan terbesar datang setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran. Sebelumnya pasar sempat mengantisipasi kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas setelah serangkaian aksi saling serang antara kedua negara. Ancaman tersebut sempat mendorong harga minyak mendekati US$100 per barel karena kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Reuters melaporkan Trump pada Kamis waktu setempat memutuskan untuk membatalkan rencana serangan dan menyatakan pembicaraan dengan Iran mengalami kemajuan. Langkah tersebut langsung mengubah sentimen pasar. Pelaku pasar yang sebelumnya memburu aset energi untuk mengantisipasi risiko pasokan mulai melakukan aksi ambil untung sehingga harga minyak bergerak turun tajam.

Padahal, risiko di kawasan Timur Tengah sebenarnya belum sepenuhnya hilang. Iran pada Rabu lalu mengumumkan penutupan Selat Hormuz dan memperingatkan kapal yang melintas akan menghadapi ancaman serangan. Jalur laut tersebut memiliki peran vital bagi perdagangan energi global karena sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia melewati kawasan itu setiap hari.

Namun pasar tampaknya mulai memandang ancaman tersebut dengan lebih hati-hati. Militer AS menyatakan lalu lintas kapal komersial masih terus berlangsung di Selat Hormuz. Artinya, gangguan fisik terhadap pengiriman minyak global sejauh ini belum terjadi meskipun ketegangan politik masih tinggi.

Koreksi harga juga menjadi semakin tajam karena posisi minyak sebelumnya sudah berada pada level yang sangat tinggi. Brent sempat menyentuh US$97,81 per barel pada awal Juni, level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Ketika risiko perang langsung mulai mereda, sebagian besar premi geopolitik yang terakumulasi selama beberapa pekan terakhir ikut terpangkas.

Meski demikian, analis IG Tony Sycamore menilai pasar belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang risiko kenaikan harga. Menurutnya, selama harga minyak masih bertahan di area support rendah US$80 per barel, potensi penguatan kembali masih terbuka. Pasalnya, ketidakpastian di Timur Tengah belum benar-benar berakhir dan status Selat Hormuz tetap menjadi faktor yang akan terus dipantau pelaku pasar dalam beberapa waktu ke depan.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .