Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tuntas membagikan dividen kepada para pemegang saham senilai Rp 52,10 triliun dari laba bersih tahun buku 2025 atau setara dengan Rp 346 per saham.
Jumlah tersebut termasuk Dividen Interim yang telah dibagikan kepada pemegang saham pada tanggal 15 Januari 2026 sejumlah Rp20,63 triliun atau sebesar Rp137 per saham. Sementara sisa dividen tunai dibayarkan Rp31.47 triliun atau sebesar Rp209,00 per saham pada hari ini, Jumat (8/5/2026).
Hasil ini membuktikan bahwa BRI menjadi salah satu bank yang konsisten membagikan keuntungan besar kepada pemegang saham setiap tahunnya. Sehingga tidak heran jika banyak investor yang masih memegang saham BBRI untuk jangka waktu lama.
“Jadi untuk long run, hasilnya akan double dan kita akan mendapatkan keuntungan dari dividen yang besar yang ter-compounding dan ketika (saham) BBRI nanti naik lagi, investor akan mendapatkan capital gain juga,” pungkas Founder dan CEO Astronacci International, Gema Goeyardi kepada CNBC Indonesia.
Terlebih lanjut Gema, dari sisi teknikal, saham BBRI sedang membentuk Complex Correction Wave yang sedang bergerak dalam wave kelimanya.
“Dengan adanya area cluster fibonacci pada area Rp2,960-Rp3,070, BBRI diharapkan bisa membentuk rejection dan rebound ke area tertingginya di Rp6,450,” rinci Gema beberapa waktu lalu.
(dpu/dpu)
Add
as a preferred
source on Google


















