• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dolar AS Loyo, Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.680/US$

Dolar AS Loyo, Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.680/US$

December 9, 2025
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

August 16, 2026
Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

August 16, 2026
Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

August 16, 2026
Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027

Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027

August 16, 2026
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat

August 16, 2026
Penjelasan Tuyul Tak Pernah Curi Uang di Bank, karena Sungkan atau…

Penjelasan Tuyul Tak Pernah Curi Uang di Bank, karena Sungkan atau…

August 16, 2026
BRI Diakui Dunia, Sabet Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Awards

BRI Diakui Dunia, Sabet Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Awards

August 15, 2026
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK, Lakukan Ini Jika Masih Ada Tunggakan

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK, Lakukan Ini Jika Masih Ada Tunggakan

August 15, 2026
Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing

Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing

August 15, 2026
Video: Perdagangan Perak – Saham AS di Bursa Berjangka Kian Marak

Video: Perdagangan Perak – Saham AS di Bursa Berjangka Kian Marak

August 15, 2026
Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

August 15, 2026
Video: Dukung B50 Prabowo – Elektrifikasi, Alat Berat Tambang Siap?

Video: Dukung B50 Prabowo – Elektrifikasi, Alat Berat Tambang Siap?

August 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, August 16, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Dolar AS Loyo, Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.680/US$

8 months ago
in Market
Dolar AS Loyo, Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.680/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (9/12/2025).

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka pada posisi Rp16.680/US$ atau terapresiasi 0,03% pada awal perdagangan hari ini, Selasa (9/12/2025). Setelah di perdagangan sebelumnya, rupiah tertekan cukup dalam sebesar 0,30% atau melemah ke level Rp16.685/US$.

Adapun, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama ini per pukul 09.00 WIB juga tengah mengalami pelemahan tipis 0,03% di level 99,055.


Pergerakan rupiah pada hari ini diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh sikap wait and see pelaku pasar yang masih menantikan hasil rapat kebijakan bank sentral AS di Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan pada Rabu malam waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Meski pemangkasan suku bunga masih menjadi skenario utama, beberapa analis memperkirakan rapat kali ini berpotensi diwarnai perbedaan pandangan yang tajam di internal bank sentral AS tersebut. Bahkan, sejumlah investor berspekulasi bahwa pertemuan kali ini bisa menjadi salah satu yang paling alot dalam beberapa tahun terakhir.

Secara historis, FOMC tercatat belum pernah mengalami tiga atau lebih suara dissent atau berbeda dalam satu pertemuan sejak 2019, dan baru terjadi sembilan kali sejak 1990. Kondisi ini membuat pasar semakin berhati-hati dalam membaca arah kebijakan ke depan.

Dari sisi probabilitas, ekspektasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin saat ini berada di level 87,4%, berdasarkan CME FedWatch Tool. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan beberapa pekan sebelumnya yang masih berada di bawah 30%, sebelum pernyataan-pernyataan pejabat The Fed memicu perubahan ekspektasi pasar.

Tak hanya keputusan suku bunga, pelaku pasar juga akan mencermati secara ketat rilis dot plot, yang mencerminkan proyeksi arah suku bunga para pejabat The Fed untuk tahun depan. Peta proyeksi ini akan menjadi kunci dalam menentukan arah pergerakan dolar AS yang turut akan mempengaruhi pergerakan mata uang emerging markets termasuk rupiah, ke depan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

August 16, 2026
Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

August 16, 2026
Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

August 16, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .