• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dosen Ini Buktikan Matematika Bisa Bikin Kaya, Hartanya Tembus Rp482 T

Dosen Ini Buktikan Matematika Bisa Bikin Kaya, Hartanya Tembus Rp482 T

October 26, 2026
Bukan Berarti Semua Tekanan Berakhir

Bukan Berarti Semua Tekanan Berakhir

October 26, 2026
Era Likuiditas Ketat, Bos BTN (BBTN) Ungkap Dampak Perang Suku Bunga

Era Likuiditas Ketat, Bos BTN (BBTN) Ungkap Dampak Perang Suku Bunga

October 26, 2026
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

October 26, 2026
Awal Perdagangan, IHSG Menguat Terbatas 0,06%

Awal Perdagangan, IHSG Menguat Terbatas 0,06%

October 26, 2026
IHSG Sukses Menghijau Akhir Pekan, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Sukses Menghijau Akhir Pekan, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 26, 2026
IHSG Bangkit Usai Terhantam MSCI, OJK Ungkap Buktinya

IHSG Bangkit Usai Terhantam MSCI, OJK Ungkap Buktinya

October 26, 2026
Pagi-Pagi Ada Informasi Penting dari OJK Tentang Pasar Saham RI

Pagi-Pagi Ada Informasi Penting dari OJK Tentang Pasar Saham RI

October 26, 2026
IHSG Parkir di Akhir Pekan, 10 Saham Ini Diborong Asing

IHSG Parkir di Akhir Pekan, 10 Saham Ini Diborong Asing

October 26, 2026
Meski IHSG Menguat di Akhir Pekan, Asing Masih Lepas 10 Saham Ini

Meski IHSG Menguat di Akhir Pekan, Asing Masih Lepas 10 Saham Ini

October 26, 2026
9 Perusahaan Antre IPO, 3 Calon Emiten Beraset Jumbo

9 Perusahaan Antre IPO, 3 Calon Emiten Beraset Jumbo

October 25, 2026
MSCI Mau Turunkan Status Bursa RI, Dasco: Kita Tentukan Rating Sendiri

MSCI Mau Turunkan Status Bursa RI, Dasco: Kita Tentukan Rating Sendiri

October 25, 2026
Bukan Cuma Jakarta! Ini Daftar Kota dengan Biaya Hidup Termahal

Bukan Cuma Jakarta! Ini Daftar Kota dengan Biaya Hidup Termahal

October 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Dosen Ini Buktikan Matematika Bisa Bikin Kaya, Hartanya Tembus Rp482 T

1 hour ago
in Market
Dosen Ini Buktikan Matematika Bisa Bikin Kaya, Hartanya Tembus Rp482 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sukses dan kaya raya menjadi impian hampir semua orang. Namun, untuk memperolehnya tidak semudah membalikan telapak tangan. Butuh ketekunan dan keseriusan dalam menggapai kemapanan keuangan.

Seperti yang dialami oleh James “Jim” Simons, seorang dosen matematika yang sukses menjadi miliarder berkat kemampuannya menerapkan ilmu dalam dunia investasi.

Ia dikenal sebagai salah satu investor paling sukses setelah mendirikan hedge fund dengan rata-rata imbal hasil sekitar 60% per tahun.

Pada 10 Mei 2024 lalu, Simons menghembuskan nafas terakhirnya di New York City. Pendiri Renaissance Technologies tersebut meninggal di usia 86 tahun.

Renaissance Technologies merupakan sebuah perusahaan manajemen investasi kuantitatif (quant) dengan matematika dan statistika sebagai metode pelaksanaan investasinya. Adapun dana kekolaan paling terkenal miliknya dinamai Medallion Fund.

Antara tahun 1988 dan 2018, Medallion Fund andalan Renaissance menghasilkan keuntungan lebih dari US$100 miliar dan pengembalian tahunan rata-rata sebesar 66% sebelum biaya pengelolaan aset yang sangat besar dari perusahaan tersebut.

Keuntungan tahunannya adalah 39% setelah biaya tersebut, sebuah catatan yang melampaui kinerja Warren Buffett, George Soros, Peter Lynch dan investor lainnya selama periode tersebut. Meski demikian, Medallion sudah bertahun-tahun tidak dapat diakses masyarakat umum dan hanya mengelola dana dari Simons dan rekan-rekannya.

Dari Matematikawan hingga Jadi Miliarder

Dibanding ahli matematika lain, Jim Simons lebih dikenal sebagai manajer hedge fund karena ia lebih banyak menghabiskan waktu dalam dunia investasi.

Banyak orang berpikir kalau hanya menjalani pekerjaan sebagai dosen tidak akan bisa kaya raya apalagi jadi triliuner. Hal ini diperkuat dengan testimoni dan diskursus mengenai gaji dosen yang belakangan menghangat. Akan tetapi, ternyata ada sosok yang berhasil menjadi tajir melintir meski hanya berprofesi sebagai pengajar.

Ini kisah soal James Harris Simons alias Jim Simons yang bisa jadi pembelajaran, bagaimana seorang dosen bisa punya harta US$ 30,7 miliar atau Rp 482 triliun.

Sebagai catatan, Jims Simons adalah dosen matematika asal Amerika Serikat. Bagi Simons, matematika sudah jadi bagian dari kehidupan. Pasalnya, dia selalu menyukai ilmu yang bagi sebagian orang sangat menyusahkan itu. Saking suka terhadap matematika, dia sukses lulus S3 dari University of Berkeley pada 1961 atau usia 23 tahun.

Kesukaan terhadap matematika berlanjut hingga bekerja. Dia tercatat jadi dosen di Harvard University dan sempat membantu Kementerian Pertahanan AS sebagai pemecah kode matematis. Meski begitu, ada satu hal yang mengganjal dalam perjalanan hidupnya, yakni soal uang.

Dalam otobiografi The Man Who Solved The Market How Jim Simons Launched The Quant Revolution (2019) Simons bercerita kalau dia butuh uang lebih banyak untuk hidup sehari-hari dan berulangkali terus mencari cara untuk menghasilkan uang. Alhasil, dia pun mendirikan perusahaan bernama iStar bermodalkan kemampuan matematika.

Lewat iStar, Simons berupaya mendapatkan uang dengan cara meneliti dan menghitung secara matematis perdagangan bursa saham. Cara ini pun berhasil membuat kaya raya dan membuka ide bisnis baru di sektor investasi.

Pada 1982, dia mendirikan firma investasi, Renaissance Technologies. Di sini, Simons mengumpulkan banyak ahli matematika. Semua diberi tugas serupa, yakni menciptakan model perdagangan, menganalisis informasi, dan membuat prediksi atas dinamika pasar saham.

Dalam penjelasan Wall Street Journal, cara seperti ini jadi pembeda antara perusahaan investasi Simons dengan kompetitor. Sebagai ilmuwan, Simons menjadikan perusahaan sebagai laboratorium. Semua orang bisa berbagi ide dan berkolaborasi untuk memperoleh hasil optimal.

Pada akhirnya, tugas-tugas seperti itu sukses membuat perusahaan cuan. Sejak saat itu, nama Simons semakin naik daun. Apalagi usai Renaissance Technologies terbukti menghasilkan cuan melimpah bagi para investor. Sejak 1988-2018, perusahaan berhasil membawa cuan 39% per tahun.

Sebagai pemilik perusahaan, Simons otomatis kaya raya. Forbes mencatat dia punya harta US$ 30,7 miliar atau Rp 482 triliun. Dengan harta segitu, dia menduduki posisi ke-51 orang terkaya di dunia.

Dan semua usaha itu dijalankan bersamaan dengan tugasnya sebagai dosen di banyak kampus. Jadi, selama hidupnya, dia mengajar dan juga berbisnis. Sampai sekarang, perusahaannya masih eksis dan diisi oleh banyak ahli matematika, fisika, dan komputer. Semuanya bertugas di sektor pasar modal.

Kini, Jim Simons sudah pensiun. Dalam menjalani sisa hidupnya dia juga aktif di kegiatan filantropis Amerika Serikat menyumbang banyak uang untuk kepentingan umat.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bukan Berarti Semua Tekanan Berakhir

Bukan Berarti Semua Tekanan Berakhir

October 26, 2026
Era Likuiditas Ketat, Bos BTN (BBTN) Ungkap Dampak Perang Suku Bunga

Era Likuiditas Ketat, Bos BTN (BBTN) Ungkap Dampak Perang Suku Bunga

October 26, 2026
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.050 Pagi Ini

October 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .