• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ekonom Bilang Rupiah Bisa Balik Menguat Lawan Dolar, Ini 3 Syaratnya!

Ekonom Bilang Rupiah Bisa Balik Menguat Lawan Dolar, Ini 3 Syaratnya!

June 3, 2026
Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

July 3, 2026
Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

July 3, 2026
Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

July 3, 2026
BEI Lelang 11 Saham Bursa Bulan Depan, Ini Syarat Pesertanya

BEI Lelang 11 Saham Bursa Bulan Depan, Ini Syarat Pesertanya

July 3, 2026
UBS Pangkas Proyeksi Harga Emas di 2026 Jadi USD 5.500 per Troy Ons

UBS Pangkas Proyeksi Harga Emas di 2026 Jadi USD 5.500 per Troy Ons

July 3, 2026
Happy Weekend! Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp17.945

Happy Weekend! Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Jadi Rp17.945

July 3, 2026
Dirut BRI Ungkap Alasan Buyback Saham Rp 500 Miliar

Dirut BRI Ungkap Alasan Buyback Saham Rp 500 Miliar

July 3, 2026
Terungkap! PT Pos Diduga Rekayasa Keuangan

Terungkap! PT Pos Diduga Rekayasa Keuangan

July 3, 2026
Investor Asing Masuk IHSG di Sesi 1, Ini 10 Saham Paling Banyak Dibeli

Investor Asing Masuk IHSG di Sesi 1, Ini 10 Saham Paling Banyak Dibeli

July 3, 2026
Gen Z Sandwich Generation Harus Persiapkan Ini Sebelum Pensiun

Gen Z Sandwich Generation Harus Persiapkan Ini Sebelum Pensiun

July 3, 2026
Harga Emas Global Masih Tinggi, Emiten Ini Bakal Cuan Besar di 2026

Harga Emas Global Masih Tinggi, Emiten Ini Bakal Cuan Besar di 2026

July 3, 2026
Bedah Jurus BRI Dukung Program Pemerintah & Transformasi Bisnis

Bedah Jurus BRI Dukung Program Pemerintah & Transformasi Bisnis

July 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 3, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ekonom Bilang Rupiah Bisa Balik Menguat Lawan Dolar, Ini 3 Syaratnya!

1 month ago
in ENTREPRENEUR
Ekonom Bilang Rupiah Bisa Balik Menguat Lawan Dolar, Ini 3 Syaratnya!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terus melemah pada pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Menurut data Refinitiv, pada pukul 11.00 WIB, Rp 17.925/US$.

Ini adalah level terburuk rupiah sepanjang masa terhadap greenback. Setelah menembus level psikologis Rp17.900/US$, rupiah kini semakin mendekati level psikologis berikutnya di Rp18.000/US$.

Chief Economist Permata Bank Josua Pardede mengakui bahwa pelemahan rupiah ke sekitar Rp17.900 mencerminkan bahwa pasar masih melihat tekanan rupiah sebagai gabungan antara tekanan global dan tekanan domestik, bukan lagi sekadar faktor musiman.

“Sentimen global yang paling dominan masih berasal dari ketidakpastian konflik AS-Iran, risiko pasokan energi melalui Selat Hormuz, harga minyak yang tetap tinggi, dan permintaan dolar AS sebagai aset aman,” papar Josua, Rabu (3/6/2026).

Di sisi lain, Josua menilai tekanan rupiah juga diperbesar oleh melemahnya bantalan neraca perdagangan.

“Surplus perdagangan April 2026 hanya sekitar US$ 90 juta, turun tajam dari US$ 3,32 miliar pada Maret, sementara secara kumulatif surplus Januari-April 2026 turun dari US$ 11,07 miliar menjadi US$ 5,64 miliar,” katanya.

Ini berarti pasokan dolar dari perdagangan barang menjadi jauh lebih tipis. Pada saat impor tumbuh tinggi, terutama untuk bahan baku, energi, dan barang modal, kebutuhan dolar meningkat, sementara tambahan dolar dari ekspor tidak cukup besar untuk menyeimbangkan pasar.

“Jadi, rupiah melemah bukan karena Indonesia langsung defisit perdagangan, tetapi karena kualitas surplusnya sudah melemah dan tidak lagi cukup kuat menjadi penyangga nilai tukar,” paparnya.

Adapun, mengenai peluang penguatan, Josua melihat ada peluang. Namun, dia mengaku lebih realistis dan melihatnya sebagai penguatan terbatas atau stabilisasi bertahap.

“Rupiah bisa kembali menguat ke kisaran Rp17.600 sampai Rp17.750 jika ada tiga syarat,” ujarnya.

Pertama, harga minyak turun lebih jelas karena kemajuan damai AS-Iran. Kedua, arus asing kembali masuk ke SBN dan SRBI dan ketiga, pemerintah memberi sinyal fiskal yang meyakinkan.

Namun, dia menilai jika harga minyak kembali naik, pembicaraan damai terhambat, dolar AS menguat lagi, dan investor masih melihat risiko fiskal serta neraca eksternal, rupiah berisiko bertahan di kisaran Rp17.800 sampai Rp18.000.

Rupiah sudah tercatat menuju bulan terburuk sejak Oktober 2024 karena kekhawatiran belanja fiskal dan harga minyak tinggi, sehingga pasar masih membutuhkan bukti perbaikan yang lebih kuat, bukan hanya pernyataan optimistis.

Surya Wijaksana, Ekonom UOB Kay Hian, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kemarin menipisnya surplus perdagangan Indonesia. Jika surplus menipis, maka ada pemburukan defisit transaksi berjalan ke depannya. Adapun, momen penguatan rupiah ke depannya tetap terbuka meskipun terbatas.

“Ya ada kemungkinan menguat saat (seasonal selesai). Tapi risiko nya dari kebijakan moneter global yang lebih hawkish. ECB kemungkinan besar naikin rate. Fed juga makin hawkish,” katanya.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

July 3, 2026
Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

July 3, 2026
Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

July 3, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .