• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Emas Makin Dilirik, Bank Mega Syariah Geber Pembiayaan Flexi Gold

Emas Makin Dilirik, Bank Mega Syariah Geber Pembiayaan Flexi Gold

April 29, 2026
Tren Pertumbuhan Lanjut, ANTAM Cetak Laba Rp3,66 T di Kuartal I-2026

Tren Pertumbuhan Lanjut, ANTAM Cetak Laba Rp3,66 T di Kuartal I-2026

April 29, 2026
Antam (ANTM) Bukukan Kinerja Fantastis, Ternyata Ini Alasannya

Antam (ANTM) Bukukan Kinerja Fantastis, Ternyata Ini Alasannya

April 29, 2026
MR.D.I.Y. Indonesia Cetak Pertumbuhan Laba 35,5% di Kuartal I-2026

MR.D.I.Y. Indonesia Cetak Pertumbuhan Laba 35,5% di Kuartal I-2026

April 29, 2026
Antam (ANTM) Bukukan Kinerja Fantantis, Ternyata Ini Alasannya

Antam (ANTM) Bukukan Kinerja Fantantis, Ternyata Ini Alasannya

April 29, 2026
Fundamental Kuat, BNI Optimis Genjot Kinerja 2026

Fundamental Kuat, BNI Optimis Genjot Kinerja 2026

April 29, 2026
Rusia Atur Cadangan Valas Perbankan Wajib Pakai Yuan

Rusia Atur Cadangan Valas Perbankan Wajib Pakai Yuan

April 29, 2026
Catat! Bank Mandiri (BMRI) Mau Buyback Saham Rp1,16 Triliun

Catat! Bank Mandiri (BMRI) Mau Buyback Saham Rp1,16 Triliun

April 29, 2026
IHSG Sesi 2 Ditutup Menguat 0,41% ke Level 7.101

IHSG Sesi 2 Ditutup Menguat 0,41% ke Level 7.101

April 29, 2026
Tok! Bank Mandiri (BMRI) Sepakat Tebar Dividen Rp44 Triliun

Tok! Bank Mandiri (BMRI) Sepakat Tebar Dividen Rp44 Triliun

April 29, 2026
Purbaya Kantongi Rp 40 T dari Lelang 9 Surat Utang Negara

Purbaya Kantongi Rp 40 T dari Lelang 9 Surat Utang Negara

April 29, 2026
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Kurs Naik ke Rp17.275/US$

Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Kurs Naik ke Rp17.275/US$

April 29, 2026
PLN Angkat Sekjen ESDM Ahmad Erani Yustika Jadi Komisaris Perusahaan

PLN Angkat Sekjen ESDM Ahmad Erani Yustika Jadi Komisaris Perusahaan

April 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, April 29, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Emas Makin Dilirik, Bank Mega Syariah Geber Pembiayaan Flexi Gold

4 hours ago
in News
Emas Makin Dilirik, Bank Mega Syariah Geber Pembiayaan Flexi Gold
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Ketidakpastian geopolitik global yang berlanjut hingga 2026 membuat investor semakin selektif dalam menempatkan dana. Di tengah kondisi ini, emas kembali mengukuhkan posisinya sebagai instrumen investasi defensif yang dinilai efektif menjaga stabilitas nilai kekayaan.

Tren tersebut tercermin secara global. World Gold Council mencatat pembelian emas oleh bank sentral dunia telah melampaui 1.000 ton per tahun dalam beberapa tahun terakhir-salah satu level tertinggi sepanjang sejarah.

Di dalam negeri, preferensi serupa juga terlihat. Survei Jakpat bertajuk Indonesia Investment Trends menunjukkan instrumen berbasis emas dan aset fisik menjadi pilihan utama masyarakat pada 2025. Perhiasan dipilih oleh 67% responden, diikuti logam mulia/emas sebesar 66%, serta properti 63%.

Sementara itu, survei Populix pada Januari 2026 mencatat emas sebagai instrumen paling dipercaya dengan tingkat kepercayaan mencapai 80%. Angka ini jauh melampaui instrumen lain seperti uang tunai (7%), properti (6%), saham (3%), obligasi (2%), hingga kripto dan valuta asing yang masing-masing hanya 1%.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, menilai profil investasi emas telah mengalami perubahan signifikan. Emas kini dipandang tidak hanya sebagai aset pelengkap, tetapi sebagai instrumen utama dalam strategi investasi jangka panjang.

“Dalam kondisi global yang penuh ketidakpastian, emas semakin dipandang sebagai alat proteksi nilai. Kami melihat adanya pergeseran perilaku investor, di mana emas kini menjadi instrumen utama dalam strategi investasi jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, emas memiliki karakteristik unggul sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas pasar keuangan. Dalam berbagai fase ketidakseimbangan ekonomi global, emas cenderung mampu mempertahankan daya beli sekaligus memberikan stabilitas nilai aset.

Untuk menangkap peluang tersebut, Bank Mega Syariah menghadirkan produk pembiayaan emas Flexi Gold. Produk ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan emas logam mulia 24 karat secara bertahap, dengan tenor pembiayaan 1 hingga 5 tahun dan pilihan gramasi mulai dari 5 gram hingga 100 gram.

Flexi Gold juga telah disusun sesuai prinsip syariah dan memperoleh persetujuan Dewan Pengawas Syariah, mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia terkait jual beli emas, pembiayaan berbasis rahn, serta akad murabahah.

Ke depan, perseroan optimistis tren investasi emas akan terus menguat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi dan perlindungan nilai aset.

“Melalui Flexi Gold, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki emas secara bertahap. Dengan cicilan yang ringan, nasabah dapat membangun portofolio investasi jangka panjang secara disiplin sekaligus memanfaatkan momentum penguatan harga emas,” tambah Benadicto.

Dari sisi kinerja, produk ini mencatat pertumbuhan signifikan. Hingga Maret 2026, penyaluran Flexi Gold tumbuh lebih dari 756% dibandingkan posisi Desember 2025.

Secara geografis, minat tertinggi berasal dari wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa serta Sumatra. Jakarta mendominasi dengan kontribusi 41,79% dari total nilai booking nasional, diikuti Tangerang sebesar 14,08% dan Palembang 7,15%.

Sementara kota-kota lain seperti Bandung, Semarang, Depok, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, hingga Medan secara kolektif menyumbang 36,98% dari total portofolio pembiayaan emas perseroan.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tren Pertumbuhan Lanjut, ANTAM Cetak Laba Rp3,66 T di Kuartal I-2026

Tren Pertumbuhan Lanjut, ANTAM Cetak Laba Rp3,66 T di Kuartal I-2026

April 29, 2026
Antam (ANTM) Bukukan Kinerja Fantastis, Ternyata Ini Alasannya

Antam (ANTM) Bukukan Kinerja Fantastis, Ternyata Ini Alasannya

April 29, 2026
MR.D.I.Y. Indonesia Cetak Pertumbuhan Laba 35,5% di Kuartal I-2026

MR.D.I.Y. Indonesia Cetak Pertumbuhan Laba 35,5% di Kuartal I-2026

April 29, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .