• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Fokus Kejar Dana Murah, BTN Hindari Kasih Special Rate Deposito

Fokus Kejar Dana Murah, BTN Hindari Kasih Special Rate Deposito

December 23, 2025
Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

July 28, 2026
Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Purbaya Pimpin Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Ini Hasilnya!

Purbaya Pimpin Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Ini Hasilnya!

July 28, 2026
Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Purbaya: Berlangsung Amat Dinamis

Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Purbaya: Berlangsung Amat Dinamis

July 28, 2026
Purbaya, Pjs Gubernur BI hingga OJK Kumpul di Kantor LPS, Ada Apa?

Purbaya, Pjs Gubernur BI hingga OJK Kumpul di Kantor LPS, Ada Apa?

July 28, 2026
BCA (BBCA) Kantongi Laba Rp 29,5 T di Semester 1 2026

BCA (BBCA) Kantongi Laba Rp 29,5 T di Semester 1 2026

July 28, 2026
Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi

Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi

July 28, 2026
IHSG Lemas di Sesi 2, Ditutup Turun 0,89%

IHSG Lemas di Sesi 2, Ditutup Turun 0,89%

July 28, 2026
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.055

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.055

July 28, 2026
Investor Catat! BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp 627 Miliar

Investor Catat! BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp 627 Miliar

July 28, 2026
Awas Snapboost! Modus Dugaan Penipuan Like & Share di Tiktok Cs

Awas Snapboost! Modus Dugaan Penipuan Like & Share di Tiktok Cs

July 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Fokus Kejar Dana Murah, BTN Hindari Kasih Special Rate Deposito

7 months ago
in News
Fokus Kejar Dana Murah, BTN Hindari Kasih Special Rate Deposito
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank mulai menghindari pemberian special rate deposito kepada nasabah. Hal ini dilakukan guna menurunkan biaya pendanaan, di tengah kondisi likuiditas perbankan yang melimpah.

Strategi ini dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) yang mendorong akuisisi nasabah dan dana pihak ketiga (DPK) tanpa pemberian bunga deposito khusus. Corporate Secretary BTN, Ramon Armando mengatakan itu berlaku baik pada nasabah ritel maupun korporasi.

“Manajemen lagi mendorong khususnya, no special rate. Jadi kalau bisa kita tumbuh secara sustain. Karena spesial rate itu kan high cost jadinya kan buat kita,” kata Ramon saat Media Briefing di Jakarta Selatan, Senin (23/12/2025).

Menurut Ramon, upaya tersebut telah berhasil menekan biaya pendanaan atau cost of fund. Sebelumnya, bank pelat merah itu membidik cost of fund dapat dijaga di bawah level 4% pada akhir tahun 2025.

Namun, pemberian special rate dapat tetap dilakukan dengan bersifat sangat selektif. Ramon kemudian mengatakan lagi bahwa bank pelat merah papan tengah itu fokus mengejar dana murah.

Pada kesempatan yang sama, Head of Retail Funding Division Frengky R. Perangin-angin menyebut likuiditas perbankan saat ini sangat mencukupi. Oleh karena itu, bank-bank saat ini tidak sedang berkompetisi melalui perang bunga.

“Jadi nasabah itu less sensitive terhadap suku bunga sekarang. Jadi mau pindah [dananya ke bank lain] juga bunganya sama-sama juga. Sama-sama rendah gitu loh. Special rate juga sama-sama nggak dikasih,” tuturnya.

Seperti diketahui, penurunan suku bunga kredit perbankan masih sangat lambat. Bank Indonesia (BI) mencatat, per November 2025, bunga kredit bank hanya turun 24 bps dari 9,20% pada awal 2025.

Salah satu penyebabnya, disebut karena masih marak praktik special rate yang menghambat penurunan suku bunga kredit di bank. Praktik special rate yang tinggi tersebut menyebabkan cost of loanable fund tau biaya penghimpunan dana menjadi lebih tinggi dan berimplikasi kepada sulitnya menurunkan bunga kredit bank.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

July 28, 2026
Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .