• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Dunia Melemah, Bayang-Bayang Banjir Pasokan Venezuela

Harga Minyak Dunia Melemah, Bayang-Bayang Banjir Pasokan Venezuela

January 14, 2026
Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

September 8, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Harga Minyak Dunia Melemah, Bayang-Bayang Banjir Pasokan Venezuela

8 months ago
in ENTREPRENEUR
Harga Minyak Dunia Melemah, Bayang-Bayang Banjir Pasokan Venezuela
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak turun tipis pada perdagangan Rabu (14/1/2026) pagi waktu Indonesia, di tengah membanjirnya kembali risiko pasokan dari Amerika Latin dan kawasan Laut Hitam yang membuat pasar masuk ke fase “supply shock management”.

Berdasarkan data Refinitiv per pukul 10.20 WIB, harga minyak Brent tercatat di US$65,34 per barel, turun 0,2% dari posisi Selasa. Sementara WTI berada di US$60,96 per barel, melemah sekitar 0,3%.



Melansir Reuters, secara teknikal, pergerakan minyak masih berada di fase reli sejak awal Januari. Brent sudah naik lebih dari 9% dari level US$59,96 pada 7 Januari, sementara WTI menguat hampir 9% dari US$55,99. Namun reli ini mulai kehilangan momentum karena pelaku pasar kini lebih fokus pada potensi tambahan pasokan ketimbang risiko geopolitik.

Pemicu utama datang dari Venezuela. Menurut laporan Reuters, perusahaan minyak negara PDVSA mulai membalikkan pemangkasan produksi setelah ekspor minyak kembali berjalan di bawah pengawasan Amerika Serikat. Produksi yang sempat anjlok dari 1,16 juta barel per hari pada akhir November menjadi sekitar 880 ribu barel per hari pekan lalu kini mulai dipulihkan seiring keberangkatan kapal-kapal tanker dari pantai Venezuela. Ini menandai kembalinya jutaan barel Venezuela ke pasar global setelah sempat terjebak akibat embargo AS.

Dari sisi geopolitik, kawasan Laut Hitam justru memperlihatkan arah sebaliknya. Reuters melaporkan sejumlah tanker minyak diserang drone saat menuju terminal ekspor CPC di Rusia, yang menjadi jalur sekitar 80% ekspor minyak Kazakhstan. Akibat gangguan ini, produksi minyak dan kondensat Kazakhstan dilaporkan turun 35% pada 1-12 Januari dibandingkan rata-rata Desember, terutama karena hambatan ekspor. Secara teori ini seharusnya mendukung harga, tetapi pasar melihat gangguan ini bersifat sementara dan bisa ditutupi oleh suplai dari wilayah lain.

Di sisi fundamental jangka menengah, tekanan datang dari Amerika Serikat.

Energy Information Administration (EIA) dalam laporan bulanan terbarunya memperkirakan harga Brent rata-rata hanya US$56 per barel pada 2026, turun dari US$69 tahun lalu, karena produksi global melampaui pertumbuhan permintaan dan mendorong penumpukan stok. EIA juga menegaskan bahwa jika sanksi terhadap Venezuela dilonggarkan, tambahan pasokan dari negara itu bisa menekan harga lebih dalam lagi.

Kombinasi ini menciptakan struktur pasar yang rapuh, adanya gangguan fisik dari konflik dan serangan drone, tetapi di sisi lain ada gelombang pasokan baru dari Venezuela dan potensi kelebihan suplai global. Itu sebabnya, meskipun harga minyak masih bertahan di atas US$60 per barel, pasar mulai menilai bahwa reli sejak awal Januari lebih bersifat short-covering dan technical rebound, bukan perubahan fundamental.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share198Tweet124
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

September 8, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .