• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Hukum Tarik Menarik Dolar-Rupiah, Gak Bisa Sama-Sama Kuat

Hukum Tarik Menarik Dolar-Rupiah, Gak Bisa Sama-Sama Kuat

April 13, 2026
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 T hingga Mei 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 T hingga Mei 2026

July 7, 2026
Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Hari Ini

Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Hari Ini

July 7, 2026
IHSG Ditopang Investor Domestik Saat Asing Masih Net Sell

IHSG Ditopang Investor Domestik Saat Asing Masih Net Sell

July 7, 2026
Catat! Mitratel (MTEL) Jadwalkan Cum Dividen 8 Juli 2026

Catat! Mitratel (MTEL) Jadwalkan Cum Dividen 8 Juli 2026

July 6, 2026
Agrinas Palma Akan Hidupkan Pabrik Biodiesel Tahun Depan

Agrinas Palma Akan Hidupkan Pabrik Biodiesel Tahun Depan

July 6, 2026
Bos OJK Dorong SLIK Bersih Dalam 3 Hari, Ambil Kredit Lebih Gampang

Bos OJK Dorong SLIK Bersih Dalam 3 Hari, Ambil Kredit Lebih Gampang

July 6, 2026
PTPN III Butuh Belanja Modal Rp140 Triliun Buat 5 Tahun

PTPN III Butuh Belanja Modal Rp140 Triliun Buat 5 Tahun

July 6, 2026
Menteri Ara Mau Lawan Rentenir Pakai Program Ini

Menteri Ara Mau Lawan Rentenir Pakai Program Ini

July 6, 2026
Transformasi Energi Bantu Industri Hemat Energi & Berkelanjutan

Transformasi Energi Bantu Industri Hemat Energi & Berkelanjutan

July 6, 2026
2026, PTPN III Bidik Pendapatan Naik 40%, Tapi Laba Turun Tipis

2026, PTPN III Bidik Pendapatan Naik 40%, Tapi Laba Turun Tipis

July 6, 2026
Pengawasan Berlapis PFII Demi Cegah Risiko Pencucian Uang

Pengawasan Berlapis PFII Demi Cegah Risiko Pencucian Uang

July 6, 2026
Laba Holding Perkebunan (PTPN III) Lompat 81% Jadi Rp6,39 T di 2025

Laba Holding Perkebunan (PTPN III) Lompat 81% Jadi Rp6,39 T di 2025

July 6, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Hukum Tarik Menarik Dolar-Rupiah, Gak Bisa Sama-Sama Kuat

3 months ago
in ENTREPRENEUR
Hukum Tarik Menarik Dolar-Rupiah, Gak Bisa Sama-Sama Kuat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David E. Sumual mengungkapkan fakta menarik terkait dengan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

David mengungkapkan kedua nilai tukar ini tidak bisa sama-sama menguat atau mengalami apresiasi secara bersamaan.

“Tidak bisa misalnya kondisi dolar menguat, kita (rupiah) menguat juga 10% misalnya, enggak bisa. Memang kelihatannya kalau kita lihat seperti bermain surfing, gelombangnya arahnya seperti apa, kita bermanuver. Terutama globalnya belum kita pastikan arahnya,” kata David, dalam Central Banking Forum 2026 dengan tema Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global, di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Dengan demikian, penjelasan secara ekonomi, nilai tukar bekerja seperti timbangan. Artinya, jika salah satu mata uang naik nilainya karena permintaan tinggi, maka secara otomatis mata uang lainnya akan terlihat turun atau melemah.

Kondisi rupiah dan dolar sama-sama menguat akan semakin sulit di tengah kondisi global saat ini. Kendati sulit rupiah melawan dolar AS, David mengungkapkan pemerintah dan bank sentral sudah melakukan banyak upaya dalam melindungi nilai tukar rupiah, termasuk melalui swap agreement dengan sejumlah negara a.l. China, Jepang, Australia dan Korea Selatan.

“Semacam asuransi atau secondary buffer kalau ada traumatik kondisi 98, kita kan tidak ada perjanjian seperti ini. perlu disampaikan posisi devisa ada secondary buffer yang US$ 100 miliar bisa menjaga volatilitas kalau dibutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, di sisi transaksi non-spot, BI telah menetapkan peningkatan threshold jual Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF)/Forward dari US$ 5 juta per transaksi menjadi US$ 10 juta per transaksi, serta peningkatan threshold beli dan jual Swap dari US$ 5 juta menjadi US$ 10 juta per transaksi.

“Ini untuk mengurangi tekanan di pasar karena kita masih terkonsentrasi (di pasar spot), perlu kita distribusikan ke pasar NDF, sehingga tidak menumpuk di pasar spot,” kata David.

Dengan demikian, aktivitas transaksi yang sifatnya hedging harus kembali diaktifkan. Melalui langkah-langkah, ini guncangan nilai tukar rupiah terhadap dolar dapat diredam sehingga tidak bergerak liar.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 T hingga Mei 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 T hingga Mei 2026

July 7, 2026
Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Hari Ini

Cari Dana Rp32 T, Pemerintah Lelang 9 Seri Surat Utang Hari Ini

July 7, 2026
IHSG Ditopang Investor Domestik Saat Asing Masih Net Sell

IHSG Ditopang Investor Domestik Saat Asing Masih Net Sell

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .