• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Ditutup Naik 0,22%, Ada Tiga Saham Jadi Penopang

IHSG Ditutup Naik 0,22%, Ada Tiga Saham Jadi Penopang

May 4, 2026
Meski Jadi Bos INA, Oki & Laksono Masih Masuk Bursa Direksi BEI

Meski Jadi Bos INA, Oki & Laksono Masih Masuk Bursa Direksi BEI

May 21, 2026
Saham Syariah Mendominasi Bursa, BEI Ungkap Datanya

Saham Syariah Mendominasi Bursa, BEI Ungkap Datanya

May 21, 2026
Eks Wakil Ketua KPK Jadi Komisaris Jasa Marga (JSMR)

Eks Wakil Ketua KPK Jadi Komisaris Jasa Marga (JSMR)

May 21, 2026
Ada Emiten HSC Datangi Bursa Hari Ini

Ada Emiten HSC Datangi Bursa Hari Ini

May 21, 2026
Perputaran Dana US,7 M/Bulan, BI Permudah Transaksi Yuan China di RI

Perputaran Dana US$3,7 M/Bulan, BI Permudah Transaksi Yuan China di RI

May 21, 2026
Terungkap! Ini Deretan Insentif OJK Buat Himbara Penampung DHE SDA

Terungkap! Ini Deretan Insentif OJK Buat Himbara Penampung DHE SDA

May 21, 2026
DHE SDA Wajib di Himbara, BI Berikan Kemudahan Buat Eksportir

DHE SDA Wajib di Himbara, BI Berikan Kemudahan Buat Eksportir

May 21, 2026
OJK Bongkar 2 Investasi Bodong Bermodus Saham dan Drama China

OJK Bongkar 2 Investasi Bodong Bermodus Saham dan Drama China

May 21, 2026
92 Perusahaan Anak Bakal Dipangkas

92 Perusahaan Anak Bakal Dipangkas

May 21, 2026
IHSG Ditutup Turun 3,54%, Rontok ke Level 6.000-an

IHSG Ditutup Turun 3,54%, Rontok ke Level 6.000-an

May 21, 2026
BUMN Ekspor Disorot, IHSG Anjlok Lebih 3% Ke Level 6.000-an

BUMN Ekspor Disorot, IHSG Anjlok Lebih 3% Ke Level 6.000-an

May 21, 2026
Modernisasi Alkes RI, IRRA Hadirkan Teknologi Bedah Canggih

Modernisasi Alkes RI, IRRA Hadirkan Teknologi Bedah Canggih

May 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, May 21, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Ditutup Naik 0,22%, Ada Tiga Saham Jadi Penopang

2 weeks ago
in Market
IHSG Ditutup Naik 0,22%, Ada Tiga Saham Jadi Penopang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyaris ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini, Senin (4/5/2026). 

IHSG melaju kuat pada awal perdagangan hari ini hingga naik lebih dari 1%. Akan tetapi pada akhir sesi 1, penguatan IHSG terpangkas menjadi 0,31%. 

Pada awal sesi 2, IHSG sempat menyundul zona merah tetapi berhasil memantul kembali. Jelang akhir sesi 2 IHSG sempat koreksi ke level 6.946,06. 

Akan tetapi akhirnya IHSG ditutup menguat 0,22% atau 15,15 poin ke level 6.971,95. Sebanyak 376 saham turun, 340 naik, dan 243 tidak bergerak. 

Nilai transaksi hari ini tergolong ramai, yakni Rp 21,03 triliun. Akan tetapi tercatat ada transaksi Rp 5,24 triliun saham Pinago Utama (PNGO) melalui pasar negosiasi. 

Langkah berat IHSG hari ini dibayangi oleh saham GOTO. Emiten ojek online (ojol) tersebut turun 5,56% ke level 51 dan menjadi satu penyumbang utama yang menahan laju IHSG. 

Sementara itu ada tiga saham yang menjadi pendorong utama, yakni Telkom Indonesia (TLKM) 8,35 poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 7,84 poin, dan Barito Renewables Energy (BREN) 5,16 poin.

Adapun koreksi dalam saham GOTO seiring dengan langkah Presiden Prabowo Subianto yang meneken Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Salah satu poin penting dalam beleid itu adalah pembagian pendapatan antara aplikator dan pengemudi.

“Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Yang tadi saya bicara, harus diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberi BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan,” ujar Prabowo.

Selain itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga mengatakan bahwa pemerintah sudah masuk ke saham aplikator ojek online (ojol) melalui Danantara. Akan tetapi Dasco tidak secara jelas menyebut aplikator ojol yang dimaksud.

TekananIHSG juga dibayangi oleh pelemahan rupiah. Melansir data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,35% ke posisi Rp17.365/US$. Posisi ini sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang masa yang baru.

Dengan pelemahan hari ini, rupiah juga tercatat sudah melemah dalam empat hari perdagangan beruntun.

Dalam perkembangan lain, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data perekonomian terbaru. Neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2026 surplus US$ 3,32 miliar. Surplus ini US$ 3,32 miliar dibanding catatan pada Februari 2026 yang senilai US$ 1,27 miliar.

Kondisi surplus itu disebabkan nilai ekspor sebesar US$ 22,53 miliar atau naik 3,10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan impor US$ 19,21 miliar atau tumbuh 1,51%.

Sebagai catatan ini adalah surplus dalam 70 bulan beruntun sejak Mei 2020.

Para investor masih terus mempertimbangkan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), serta rencana AS untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Mengutip CNBC Internasional, AS masih terus berupaya untuk membebaskan kapal-kapal yang terdampar akibat penutupan Selat Hormuz sejak dimulainya perang Iran. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Presiden AS Trump dalam postingannya di Truth Social pada hari Minggu (3/5/2026).

Upaya tersebut disebut “Project Freedom”, yang rencananya akan dimulai pada hari Senin waktu Timur Tengah. Fokus utamanya adalah mengevakuasi kapal-kapal sipil berbendera negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik dari perairan sengketa tersebut agar mereka dapat melanjutkan aktivitas bisnisnya dengan bebas dan lancar.

“Dukungan militer AS untuk Proyek Kebebasan akan mencakup kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat terbang darat dan laut, platform tak berawak multi-domain, serta 15.000 personel militer,” kata Komando Pusat AS tak lama setelah pengumuman Trump, dikutip Senin (4/5/2026).

Sebagai informasi, harga minyak turun setelah pengumuman “Proyek Freedom”. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun 0,59% menjadi US$101,34 per barel pada pukul 19.38 ET. Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,27% menjadi US$107,88 per barel.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Meski Jadi Bos INA, Oki & Laksono Masih Masuk Bursa Direksi BEI

Meski Jadi Bos INA, Oki & Laksono Masih Masuk Bursa Direksi BEI

May 21, 2026
Saham Syariah Mendominasi Bursa, BEI Ungkap Datanya

Saham Syariah Mendominasi Bursa, BEI Ungkap Datanya

May 21, 2026
Eks Wakil Ketua KPK Jadi Komisaris Jasa Marga (JSMR)

Eks Wakil Ketua KPK Jadi Komisaris Jasa Marga (JSMR)

May 21, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .