• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Happy Long Weekend, Ditutup Menguat 0,47% ke Level 9.075

IHSG Happy Long Weekend, Ditutup Menguat 0,47% ke Level 9.075

January 15, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

September 22, 2026
Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

September 22, 2026
Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

September 22, 2026
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

September 22, 2026
IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

September 22, 2026
Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

September 22, 2026
Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

September 22, 2026
Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

September 22, 2026
Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

September 22, 2026
1.435 Balpres Ilegal Hampir Masuk RI, Ternyata dari Malaysia

1.435 Balpres Ilegal Hampir Masuk RI, Ternyata dari Malaysia

September 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 22, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Happy Long Weekend, Ditutup Menguat 0,47% ke Level 9.075

8 months ago
in Market
IHSG Happy Long Weekend, Ditutup Menguat 0,47% ke Level 9.075
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026). Indeks naik 42,82 poin atau 0,47% ke level 9.075,40.

Sebanyak 339 saham naik, 331 turun, dan sisanya belum bergerak. Nilai transaksi hari ini tergolong ramai atau mencapai Rp 28,25 triliun, melibatkan 50,63 miliar saham dalam 3,37 juta kali transaksi.

Kapitalisasi pasar pun kini menyentuh level Rp 16.542 triliun atau nyaris mencapai US$ 1 miliar. Adapun pada perdagangan intraday hari ini, untuk pertama kalinya IHSG mampu menebus level 9.100, meskipun hanya sesaat. Pada titik tertingginya, IHSG berada di 9.10,82.

Sektor konsumer non primer dan finansial tercatat menjadi motor penggerak utama kinerja IHSG hari ini. Sementara itu, sektor infrastruktur dan barang baku tercatat mengalami koreksi paling dalam hari ini.

Duo bank BUMN yang dikendalikan Danantara tercatat menjadi penopang utama kinerja IHSG hari ini. Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang melesat 2,69% ke Rp 3.820 per saham dengan sumbangsih 15,72 indeks poin. Lalu disusul oleh Bank Mandiri (BMRI) yang melesat 3,10% ke Rp 4.990 per saham dengan kontribusi penguatan 11,65 indeks poin. 

Kedua emiten tersebut diketahui baru saja menuntaskan pembagian dividen interim atas kinerja tahun buku 2025. BBRI diketahui telah membayarkan dividen kepada pemegang saham yang berhak senilai Rp 137 per saham, sedangkan BMRI membagikan sejumlah Rp 100 per saham.

Sementara itu saham milik konglomerat tercatat menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini, dengan sumbang koreksi paling besar dibebani oleh saham BUMI dan BRMS.

Adapun pasar keuangan Indonesia hari ini akan menutup perdagangan pada pekan kedua Januari 2026. Pasar keuangan libur pada Jumat untuk memperingati Isra Mi’raj.

Dengan perdagangan pekan ini yang pendek maka pelaku pasar perlu mencermati sejumlah sentimen, baik dari dalam ataupun luar negeri.

Di dalam negeri, tekanan terhadap mata uang Garuda kini telah melampaui sekadar fluktuasi angka di layar monitor perdagangan antarbank, melainkan sudah memukul pasar fisik secara nyata.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada perdagangan hari ini, harga jual Dolar AS di sejumlah money changer utama di Jakarta telah menembus angka keramat Rp17.000.

Di kawasan sentra valuta asing seperti Menteng, Jakarta Pusat, kurs jual tercatat berada di rentang yang mengkhawatirkan, yakni Rp16.930 hingga Rp17.010 per Dolar AS.

Fenomena ini mengindikasikan adanya lonjakan permintaan fisik dolar yang signifikan, baik dari masyarakat yang melakukan aksi hedging maupun pelaku usaha yang panik mengamankan likuiditas valas untuk kebutuhan impor bahan baku yang mendesak.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

September 22, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .