• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an

IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an

February 12, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an

8 months ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pagi ini, Kamis (12/2/2026). IHSG dibuka naik 12,88 poin atau 0,16% ke level 8.303,85.

Sebanyak 377 saham naik, 99 turun, dan 482 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 557,5 miliar, melibatkan 1,09 miliar saham dalam 75.180 kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 15.097 trilun. 

Adapun perhatian utama para pelaku pasar hari ini tertuju pada upaya pemulihan kepercayaan investor global menyusul serangkaian tekanan terhadap integritas pasar modal serta penyesuaian pandangan lembaga pemeringkat internasional terhadap prospek utang Indonesia.

Bursa Efek Indonesia atau BEI kembali mengambil langkah proaktif dengan mengadakan pertemuan lanjutan bersama penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International atau MSCI, pada Rabu (11/2/2026).

Pertemuan ini menjadi sangat krusial mengingat status pasar modal Indonesia yang tengah mengalami pembekuan penyesuaian indeks oleh MSCI akibat isu transparansi.

Dalam diskusi tertutup tersebut, Direktur Pengembangan Bisnis BEI, Jeffrey Hendrik, memaparkan detail dari tiga rencana aksi utama yang dirancang untuk menjawab kekhawatiran investor global. Tujuan utama dari rencana tersebut adalah peningkatan keterbukaan informasi mengenai struktur kepemilikan saham emiten.

Salah satu inisiatif penting yang dibahas adalah rencana penerbitan shareholders concentration list atau daftar saham yang terindikasi memiliki pola kepemilikan terkonsentrasi.

Mekanisme ini mengadopsi praktik yang telah diterapkan di bursa saham Hong Kong, di mana tujuannya adalah memberikan peringatan dini kepada publik mengenai saham-saham dengan porsi kepemilikan publik yang terbatas.

BEI menargetkan data pemegang saham dengan kepemilikan di atas satu persen akan mulai dipublikasikan pada akhir Februari atau awal Maret mendatang, bersamaan dengan peluncuran daftar risiko konsentrasi pemegang saham tersebut.

Selain itu, BEI juga menyampaikan progres penyediaan data investor yang lebih terperinci atau granular, yang direncanakan dapat diakses pada akhir Maret. Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa pertemuan dengan MSCI ini memang bersifat tertutup karena masih banyak detail teknis yang perlu diselaraskan.

Namun, seluruh proposal perbaikan yang disampaikan kepada MSCI nantinya juga akan didistribusikan kepada penyedia indeks global lainnya serta kepada publik.

Langkah ini diharapkan dapat memulihkan integritas pasar dan memastikan implementasi aturan free float sebesar 15% dapat berjalan efektif guna meningkatkan kualitas pasar modal domestik.

Beralih ke sektor fiskal, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap laporan terbaru dari lembaga pemeringkat Moody’s yang menurunkan outlook peringkat utang Indonesia dari Stabil menjadi Negatif.

Sebagai respons cepat, Presiden memerintahkan jajaran menteri ekonominya untuk menggelar acara “Indonesia Economic Outlook” pada Jumat (13/2/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa forum ini ditujukan untuk memberikan klarifikasi menyeluruh kepada lembaga pemeringkat internasional, termasuk Moody’s, Fitch, dan S&P, mengenai fundamental ekonomi Indonesia yang sebenarnya.

Dalam forum tersebut, pemerintah berencana memaparkan strategi konkret terkait penerimaan negara yang diproyeksikan akan meningkat, serta menjelaskan rencana pembentukan dan operasional Danantara.

Penjelasan mengenai Danantara dianggap penting karena lembaga ini diharapkan menjadi motor baru dalam pengelolaan aset negara yang dapat mendukung ketahanan fiskal jangka panjang.

Airlangga menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjawab keraguan pasar dan lembaga pemeringkat terhadap kemampuan pemerintah dalam mengelola risiko fiskal dan menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .