• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 23, 2026
Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

September 23, 2026
Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

September 23, 2026
BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

September 23, 2026
CFO Bayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

CFO Bayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

September 23, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,32% ke Level 6.297

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,32% ke Level 6.297

September 23, 2026
Rupiah Menguat Jelang BI Rate, Dolar AS Turun ke Rp17.835

Rupiah Menguat Jelang BI Rate, Dolar AS Turun ke Rp17.835

September 23, 2026
CFOBayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

CFOBayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

September 23, 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Anjlok 1,69%

Asing Terciduk Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Anjlok 1,69%

September 23, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Pasar AS di Tengah Konflik Iran

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Pasar AS di Tengah Konflik Iran

September 23, 2026
Emiten Prajogo Pengestu (CDIA) Bagi Dividen Interim, Ini Jadwalnya

Emiten Prajogo Pengestu (CDIA) Bagi Dividen Interim, Ini Jadwalnya

September 23, 2026
IHSG Ambruk 1,69%! Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Ambruk 1,69%! Asing Lepas 10 Saham Ini

September 23, 2026
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

45 minutes ago
in Lifestyle
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – IHSG mengakhiri perdagangan Selasa (22/9) di zona merah dengan melemah 1,69% ke level 6.277,04. 

Sejumlah saham menjadi penggerak indeks, di antaranya AMMN yang naik 1,07%, ISAT menguat 4,33%, dan CUAN bertambah 2,15%. Di sisi lain, tekanan terbesar berasal dari BYAN yang turun 9,71%, BBRI melemah 3,64%, serta DSSA terkoreksi 4,39%.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp671,63 miliar di pasar reguler, sementara secara keseluruhan pasar tercatat net sell Rp131,72 miliar. 

Dari 11 sektor yang diperdagangkan, 10 sektor berakhir melemah. Sektor energi menjadi sektor dengan penurunan terdalam, yakni 2,76%, sedangkan sektor Consumer Cyclical menjadi satu-satunya sektor yang menguat dengan kenaikan 0,33%.

Pergerakan bursa saham Amerika Serikat berlangsung variatif. Dow Jones turun 0,36% ke level 51.863, S&P 500 bergerak relatif datar dengan perubahan 0,00% di level 7.764, sedangkan Nasdaq naik 0,45% ke level 27.244. Pelaku pasar mencermati pengumuman BI rate pada Rabu (23/9), sementara aksi jual investor asing terhadap saham-saham domestik telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut, termasuk pada saham perbankan besar. ETF EIDO dan indeks MSCI Indonesia juga terkoreksi masing-masing 1,62% dan 1,54%.

Dari sisi aksi korporasi, ada PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 23,35% secara tahunan menjadi US$1,41 miliar pada semester I 2026, dari US$1,15 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti kenaikan laba bersih sebesar 796,52% menjadi US$275,32 juta, dibandingkan US$30,71 juta pada semester I 2025. Dengan demikian, margin laba bersih perseroan meningkat menjadi 19,46% dari sebelumnya 2,68%.

Kinerja pendapatan ditopang oleh kenaikan produksi minyak dan gas menjadi 170 mboepd pada semester I 2026, dibandingkan 143 mboepd pada periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut berada di batas atas guidance produksi 2026, dengan kontribusi gas sekitar 72%.

Selain peningkatan produksi, pendapatan juga didukung kenaikan harga minyak. Sementara itu, biaya kas produksi tetap terjaga di US$8,40 per boe, berada di bawah guidance sebesar US$10 per boe.

Dari sisi laba bersih, peningkatan terutama berasal dari perubahan kontribusi laba entitas asosiasi dan ventura bersama yang mencapai US$124,11 juta, dibandingkan rugi US$11,81 juta pada semester I 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 83,93% atau US$104,17 juta berasal dari PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), berbalik dari rugi US$31,11 juta pada periode sebelumnya. Perubahan tersebut sejalan dengan operasional penuh smelter tembaga AMMN serta efisiensi beban.

Untuk 2026, MEDC mempertahankan guidance produksi minyak dan gas pada 165-170 mboepd, penjualan listrik sebesar 4.550 GWh, serta biaya kas produksi di bawah US$10 per boe. Perseroan menaikkan guidance belanja modal 2026 menjadi US$450 juta-US$475 juta untuk bisnis migas dan hingga US$50 juta untuk ketenagalistrikan. Belanja tersebut diarahkan untuk mendukung sejumlah proyek pertumbuhan, termasuk Senoro Fase 2A dan Sakakemang.

Selanjutnya, ada PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang memperoleh persetujuan RUPSLB untuk mengakuisisi 14 perusahaan yang memiliki portofolio rumah sakit dari First Real Estate Investment Trust (First REIT).

Nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai Rp6,91 triliun, setara 65,54% dari ekuitas perseroan per 30 Juni 2026 yang tercatat sebesar Rp10,54 triliun.

Pelaksanaan akuisisi akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup delapan perusahaan dengan nilai transaksi Rp4,08 triliun, sedangkan tahap kedua mencakup enam perusahaan dengan nilai Rp2,83 triliun. Seluruh rangkaian transaksi ditargetkan selesai pada 2027.

Untuk pendanaan, SILO memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi hingga Rp14,50 triliun dari BNI, CIMB Niaga, BCA, DBS Indonesia, MUFG Bank, dan HSBC. Fasilitas tersebut dijamin dengan sejumlah aset, termasuk hak tanggungan atas properti rumah sakit yang menjadi bagian dari transaksi akuisisi.

Sementara itu, PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) tengah menetapkan dividen tunai interim I untuk tahun buku 2026 sebesar US$60 juta atau Rp406,16 per saham.

Keputusan tersebut sejalan dengan kinerja keuangan perseroan pada semester I 2026. BSSR mencatat laba bersih sebesar US$63,01 juta, meningkat 26,86% secara tahunan dari US$49,67 juta pada semester I 2025. Perseroan juga memiliki saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar US$190,13 juta.

Dividen interim tersebut mencerminkan dividend payout ratio sebesar 95,22% terhadap laba bersih semester I 2026.

Pada perdagangan terakhir, Senin (21/9), saham BSSR ditutup pada level Rp5.475 per saham. Berdasarkan harga tersebut, dividen interim yang ditetapkan perseroan mencerminkan dividend yield sebesar 7,42%.

Cum date dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 29 September 2026, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

September 23, 2026
Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

September 23, 2026
BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

September 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .