• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Mendadak Anjlok 1% Siang Ini, Ada Dua Hantu Gentayangan!

IHSG Mendadak Anjlok 1% Siang Ini, Ada Dua Hantu Gentayangan!

September 10, 2026
LPS Bakal Jamin Asuransi, Besar Iuran 0,1% dari Ekuitas

LPS Bakal Jamin Asuransi, Besar Iuran 0,1% dari Ekuitas

September 10, 2026
Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530

Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530

September 10, 2026
KPR Melambat tapi BTN Pertahankan Target Kredit, Ini Alasannya

KPR Melambat tapi BTN Pertahankan Target Kredit, Ini Alasannya

September 10, 2026
Breaking News! Tiba-Tiba IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! Tiba-Tiba IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

September 10, 2026
LPS Usul Penjaminan Polis Maksimal Rp500 Juta, Cakup hingga 99% Polis

LPS Usul Penjaminan Polis Maksimal Rp500 Juta, Cakup hingga 99% Polis

September 10, 2026
Asing Net Sell Rp1,31 T di Sesi 1

Asing Net Sell Rp1,31 T di Sesi 1

September 10, 2026
Jaga Pertumbuhan, Telkom Genjot Bisnis Infrastruktur Digital

Jaga Pertumbuhan, Telkom Genjot Bisnis Infrastruktur Digital

September 10, 2026
IHSG Koreksi 0,14% di Sesi 1, Tekanan Jual Dominan

IHSG Koreksi 0,14% di Sesi 1, Tekanan Jual Dominan

September 10, 2026
Elnusa Rombak Jajaran Direksi, Angkat Setyo Sapto dan Linda Delina

Elnusa Rombak Jajaran Direksi, Angkat Setyo Sapto dan Linda Delina

September 10, 2026
Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah

Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah

September 10, 2026
Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah

Krisis Timur Tengah Kian Panas, IHSG & Rupiah Kembali Melemah

September 10, 2026
Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

September 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 10, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Mendadak Anjlok 1% Siang Ini, Ada Dua Hantu Gentayangan!

1 hour ago
in Market
IHSG Mendadak Anjlok 1% Siang Ini, Ada Dua Hantu Gentayangan!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin dalam pada sesi 2 hari ini, Kamis (10/9/2026).

IHSG yang sempat menguat dan menembus level 6.700 berbalik arah dan menyentuh level terendah 6.590,79 atau turun lebih dari 1,2% pada sekitar pukul 14.30 WIB. 

Sebagian besar emiten mengalami tekanan dengan 524 saham di zona merah. Hanya 160 yang bertahan di zona hijau dan sisanya atau 279 saham tidak bergerak. 

Pasar cenderung ramai dengan tekanan jual mendominasi. Nilai transaksi mencapai Rp 16,53 triliun, melibatkan 33,84 miliar dalam 2,14 juta kali transaksi. 

Mengutip Refinitiv, kesehatan menjadi sektor dengan penurunan terdalam, yakni 2,27%. Selanjutnya sektor energi turun 1,81%, properti -1,55%, finansial -1,34%, dan industri -1,32%. Hanya sektor utilitas yang masih berada di zona hijau dengan kenaikan 0,14%.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar pun menjadi pemberat utama IHSG. BBRI menyumbang 15,52 poin, diikuti BBCA sebesar 9,39 poin, Bayan Resources (BYAN) 9,97 poin, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) 5,02 poin, Amman Mineral (AMMN) 4,03 poin, dan Bank Mandiri (BMRI) 3,47 poin.

Setidaknya ada dua sentimen global yang menjadi “hantu” bagi IHSG hari ini, yakni kembali naiknya harga minyak seiring memanasnya konflik Iran-Amerika Serikat dan lonjakan imbal hasil (yield) US Treasury.

Kombinasi kenaikan yield Treasury dan harga minyak tersebut menjadi sentimen yang kurang bersahabat bagi pasar saham. Yield tinggi meningkatkan tekanan terhadap valuasi saham, sedangkan lonjakan harga minyak memunculkan kembali risiko inflasi dan dapat mempersempit ruang bagi bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter.

Sebagai informasi, Amerika Serikat (AS) menghadapi persoalan utang yang semakin mengkhawatirkan. Utang pemerintah federal AS resmi menembus US$40 triliun, mencetak rekor baru dan menjadi peringatan atas semakin beratnya beban fiskal negara tersebut.

Salah satu dampaknya sudah terlihat di pasar obligasi. Departemen Keuangan AS menyiapkan aksi buyback surat utang hingga US$6 miliar untuk menjaga likuiditas pasar obligasi. Nilai tersebut mencapai tiga kali lipat dari operasi normal, dengan transaksi perdana menyasar Treasury tenor 10 tahun dan 20 tahun.

Akan tetapi kebijakan tersebut justru direspons negatif oleh pasar. Yield Treasury 10 tahun naik ke 4,84%, sementara yield tenor 20 tahun mencapai 5,314% dan tenor 30 tahun menembus 5,3%.

Posisi yield Treasury 10 tahun tersebut bahkan menjadi yang tertinggi sejak Oktober 2023. Kenaikan yield menjadi perhatian investor karena dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar AS sekaligus menekan valuasi aset berisiko, termasuk saham di pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Investor Stanley Druckenmiller memperingatkan bahwa semakin pemerintah berusaha mempertahankan harga obligasi, semakin besar operasi yang dibutuhkan untuk menghadapi tekanan pasar.

Sementara itu, konflik Iran dan AS kembali memanas. Iran mengklaim telah menyerang 10 kapal di sekitar Selat Hormuz setelah AS menghancurkan lima tanker minyak Iran.

Eskalasi tersebut langsung mengguncang pasar energi. Harga minyak Brent menembus US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli. Harga Brent kemudian ditutup di US$101,21 per barel atau melonjak 3,4%, sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 1% menjadi US$97,06 per barel.

Kenaikan harga minyak tersebut telah berlangsung selama empat hari berturut-turut. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap inflasi global karena kenaikan harga energi dapat kembali mendorong biaya produksi dan transportasi.

Kenaikan harga energi bahkan mulai terasa hingga ke konsumen. Harga diesel di AS mencetak rekor baru di atas US$5,94 per galon.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
LPS Bakal Jamin Asuransi, Besar Iuran 0,1% dari Ekuitas

LPS Bakal Jamin Asuransi, Besar Iuran 0,1% dari Ekuitas

September 10, 2026
Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530

Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530

September 10, 2026
IHSG Mendadak Anjlok 1% Siang Ini, Ada Dua Hantu Gentayangan!

IHSG Mendadak Anjlok 1% Siang Ini, Ada Dua Hantu Gentayangan!

September 10, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .