• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Terkoreksi 0,71% Turun Lagi ke Level 8.500-an

IHSG Terkoreksi 0,71% Turun Lagi ke Level 8.500-an

December 23, 2025
Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

July 26, 2026
Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

July 26, 2026
Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

July 26, 2026
IPO Terheboh Sampai Pecah Rekor, Sekarang Sahamnya Dibuang Investor

IPO Terheboh Sampai Pecah Rekor, Sekarang Sahamnya Dibuang Investor

July 26, 2026
Utilitas Rendah, Pengusaha Elektronik Incar Pasar Ekspor Baru

Utilitas Rendah, Pengusaha Elektronik Incar Pasar Ekspor Baru

July 26, 2026
UMKM Teriak, Bisnis Makin Susah Gara-Gara Ulah Presiden

UMKM Teriak, Bisnis Makin Susah Gara-Gara Ulah Presiden

July 26, 2026
Bos Pusat Gadai Ungkap Strategi Bisnis Gadai Untuk Anak Muda

Bos Pusat Gadai Ungkap Strategi Bisnis Gadai Untuk Anak Muda

July 26, 2026
Video: Tekan Kredit Macet di Pindar – Pegadaian, Bos OJK Pesan Begini

Video: Tekan Kredit Macet di Pindar – Pegadaian, Bos OJK Pesan Begini

July 26, 2026
Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC di Negeri Singa Senilai Rp 37,5 T

Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC di Negeri Singa Senilai Rp 37,5 T

July 25, 2026
Sosok Orang Kaya Israel yang Punya Mesin Uang di RI

Sosok Orang Kaya Israel yang Punya Mesin Uang di RI

July 25, 2026
Pakai EV, Siapkah Bisnis Logistik Ekspansi ke Daerah Rural?

Pakai EV, Siapkah Bisnis Logistik Ekspansi ke Daerah Rural?

July 25, 2026
Direktur Emiten RANS milik Raffi Ahmad Ini Mundur, Ada Apa?

Direktur Emiten RANS milik Raffi Ahmad Ini Mundur, Ada Apa?

July 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Terkoreksi 0,71% Turun Lagi ke Level 8.500-an

7 months ago
in Market
IHSG Terkoreksi 0,71% Turun Lagi ke Level 8.500-an
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 61,06 poin atau turun 0,71% ke level 8.584,78 pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (23/12/2025).

Sebanyak 275 saham naik, 373 turun, dan 157 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 24,59 triliun, melibatkan 41,69 miliar saham dalam 2,76 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan melemah, dengan koreksi terbesar dicatatkan oleh sektor energi dan properti. Sementara hanya sektor teknologi dan industri yang menguat tipis.

Emiten-emiten kapitalisasi raksasa masih menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini. Saham tambang batu bara Grup Sinar Mas, Dian Swatatika Sentosa (DSSA), menjadi beban utama IHSG dengan koreksi 19,57 indeks poin. Lalu diikuti oleh saham Bank Central Asia (BBCA) turun 1,83% ke Rp 8.025 per saham dan berkontribusi atas pelemahan 14,19 indeks poin. Saham-saham lainnnya yang menjadi pemberat IHSG termasuk BRPT, AMMN, BMRI dan BUMI.

Pelaku pasar pada Selasa hari ini (23/12/2025) akan cenderung mengalihkan fokus data ekonomi global, terutama datang dari negeri Paman Sam, serta melihat respon lanjutan dari data ekonomi yang rilis kemarin dari China terkait suku bunga dan jumlah uang beredar di RI.

Dari dalam negeri, sentimen bisa datang dari konferensi pers kesepakatan dagang AS-Indonesia yang akan digelar hari ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Duta Besar RI untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo akan menggelar konferensi pers terkait kesepakatan dagang AS- China.

Konferensi pers telah digelar pada pukul 08.30 WIB. Konferensi pers ini diharapkan bisa menjawab isu yang menyebut AS akan menghentikan kesepakatan dagang yang ditandatangani pada Juli 2025.

Kesepakatan dagang ini menjadi kunci bagi kenaikan ataupun penurunan tarif ekspor RI ke Amerika Serikat. Dampak kesepakatan ini sangat besar mulai dari ekspor, lapangan kerja, investasi hingga pertumbuhan ekonomi.

Lalu, sorotan utama investor global juga akan tertuju pada rilis final Pertumbuhan Ekonomi (GDP) AS untuk kuartal III-2025 yang diumumkan hari ini, Selasa (23/12/2025). Konsensus pasar memproyeksikan ekonomi Negeri Paman Sam tumbuh melambat ke level 3,2%, turun dari estimasi sebelumnya yang berada di angka 3,8%.

Dalam konteks normal, perlambatan ekonomi adalah kabar buruk. Namun saat ini, angka 3,2% justru menjadi sinyal yang dinanti pasar.

Perlambatan yang terukur ini dikombinasikan dengan inflasi yang sudah jinak di 2,7%-mengonfirmasi bahwa skenario Soft Landing sedang berjalan mulus.

Ekonomi AS mendingin cukup untuk menekan inflasi, namun tetap tumbuh cukup kuat untuk menghindari resesi.

Ini memberikan karpet merah bagi The Federal Reserve untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga secara agresif tanpa keraguan.

Sementara itu, pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan hari Selasa (23/12/2025), setelah perdagangan saham yang terekspos AI mengangkat indeks utama Wall Street tadi malam.

Hari ini, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,46% pada perdagangan awal, menuju kenaikan hari keempat berturut-turut. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,18%, sementara indeks Topix yang lebih luas mencatatkan kenaikan yang lebih besar sebesar 0,37%. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,32%, dengan indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil naik 0,21%.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 25.909, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di 25.801,77.

Di Asia Tenggara, Singapura akan merilis data inflasi bulan November, dengan para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan tingkat inflasi negara kota tersebut akan naik ke level tertinggi pada tahun 2025.

Semalam di AS, S&P 500 naik 0,64%, mencatat kenaikan positif untuk hari ketiga berturut-turut. Dow Jones Industrial Average naik 0,47%, dan Nasdaq Composite naik 0,52%.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

July 26, 2026
Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

July 26, 2026
Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

July 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .