• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IKK September Turun ke 118,1, Konsumen RI Masih Optimistis

IKK September Turun ke 118,1, Konsumen RI Masih Optimistis

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

October 8, 2026
Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

October 8, 2026
Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

October 8, 2026
Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

October 8, 2026
Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

October 8, 2026
OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

October 8, 2026
OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayan Investor Global

OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayan Investor Global

October 8, 2026
Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.890

Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.890

October 8, 2026
BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IKK September Turun ke 118,1, Konsumen RI Masih Optimistis

15 hours ago
in Lifestyle
IKK September Turun ke 118,1, Konsumen RI Masih Optimistis
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2026 yang berada pada level optimis sebesar 118,1, meskipun lebih rendah dari IKK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 120,9.

Dalam laporan IKK September, dirilis Kamis (8/10/2026), optimisme konsumen tersebut ditopang oleh tetap kuatnya persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi kondisi ekonomi ke depan. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) masing-masing tercatat sebesar 107,5 dan 128,7.

“Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen pada September 2026 tetap optimis pada seluruh kelompok pengeluaran, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden kelompok >Rp5 juta sebesar 123,5,” ungkap BI dalam laporan IKK tersebut.

Berdasarkan usia, IKK tertinggi tercatat pada responden usia 20-30 tahun sebesar 127,9. Secara spasial, IKK mengalami peningkatan tertinggi di Pontianak, Medan, dan Padang, sementara penurunan IKK terbesar terjadi di wilayah Semarang, Mataram, dan Ambon.

Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap kuat tecermin dari IKE September 2026 sebesar 107,5 berada pada level optimis (indeks >100), meskipun lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 109,4.

Tetap kuatnya IKE bersumber dari optimisme seluruh komponen pembentuknya yaitu Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) yang masing-masing tercatat sebesar 114,6, 101,1, dan 106,7.

“Secara spasial, IKE mengalami penurunan terbesar di wilayah Mataram, Bandung, dan Ambon, sementara peningkatan IKE tertinggi terjadi di Pontianak, Medan, dan Makassar,” ujar BI.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini tetap kuat pada mayoritas kelompok pengeluaran, kecuali kelompok Rp1-2 juta yang berada pada level pesimis.

Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran >Rp5 juta, yaitu sebesar 121,4. Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun, yaitu sebesar 128,2.

Selanjutnya, berdasarkan tingkat pendidikan, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini berada pada level optimis untuk responden yang berpendidikan akademi/diploma, sarjana, dan pascasarjana.

Sementara responden berpendidikan SMA berada pada level pesimis dan mengalami penurunan indeks menjadi sebesar 96,9. Berdasarkan kelompok usia, indeks ketersediaan lapangan kerja berada di level optimis pada kelompok usia 20-30 tahun, sedangkan kelompok usia lainnya berada pada level pesimis.

Dari sisi pengeluaran, IPDG berada pada level optimis untuk kelompok pengeluaran di atas Rp3,1 juta, sementara kelompok lainnya berada pada level pesimis. Indeks tertinggi tercatat pada kelompok dengan pengeluaran >Rp5 juta sebesar 116,0.

Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun, diikuti kelompok usia 31-40 tahun, masing-masing sebesar 116,1 dan 109,2.

Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan meningkat. Hal ini tecermin dari IEK September 2026 sebesar 128,7, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 127,6.

Kenaikan IEK bersumber dari peningkatan Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP) dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (IEKLK) yang masing-masing tercatat sebesar 136,9 dan 127,7, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 134,9 dan 125,7.

Sementara itu, Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU) tercatat di level optimis sebesar 121,5, meskipun sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 122,1.

“Secara spasial, IEK mengalami peningkatan tertinggi di Padang, Pontianak, dan Banten, sementara penurunan IEK terbesar terjadi di wilayah Semarang, Jakarta, dan Makassar.” katanya.

Persepsi responden terhadap ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan berada pada level optimis pada seluruh kelompok pengeluaran. Peningkatan indeks terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran, kecuali kelompok Rp3,1-4 juta yang mengalami penurunan menjadi sebesar 131,4.

Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun, diikuti kelompok usia 31-40 tahun, masing-masing sebesar 144,9 dan 139,6

Selanjutnya, prakiraan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja enam bulan mendatang berada pada level optimis di seluruh tingkat pendidikan.

“Peningkatan indeks terjadi pada seluruh tingkat pendidikan, kecuali akademi/diploma yang mengalami penurunan indeks menjadi 127,5,” ungkap BI.

Berdasarkan kelompok usia, peningkatan indeks terjadi pada sebagian besar kelompok usia dengan indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun sebesar 136,8

Ekspektasi konsumen terhadap perkembangan kegiatan usaha ke depan berada pada level optimis pada seluruh kelompok pengeluaran. Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran Rp 4,1-5 juta sebesar 127,5. Berdasarkan kelompok usia, peningkatan indeks terjadi pada kelompok usia 20-40 tahun, sedangkan kelompok usia lainnya mengalami penurunan indeks.

(ras/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .