• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ikus Pesta Wall Street, Bursa Asia Kompak Menguat Pagi ini

Ikus Pesta Wall Street, Bursa Asia Kompak Menguat Pagi ini

July 18, 2025
IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

July 29, 2026
Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

July 29, 2026
BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

July 29, 2026
BTN Perkuat Kerja Sama dengan Maluku Utara, Bidik Digitalisasi Daerah

BTN Perkuat Kerja Sama dengan Maluku Utara, Bidik Digitalisasi Daerah

July 29, 2026
Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia

Terkuak, Ini Alasan Investor Kompak Buang Saham Teknologi Asia

July 29, 2026
H1-2026, Laba PGEO Sentuh USD 79,62 Juta

H1-2026, Laba PGEO Sentuh USD 79,62 Juta

July 29, 2026
BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30

BEI Rombak Konstituen IDX80, LQ45 & IDX30

July 29, 2026
OCBC (NISP) Akuisisi & Jadi Pengendali Asuransi Great Eastern Life

OCBC (NISP) Akuisisi & Jadi Pengendali Asuransi Great Eastern Life

July 29, 2026
Terjebak di Rp 18.000/USD, Rupiah Butuh Katalis Positif Ini

Terjebak di Rp 18.000/USD, Rupiah Butuh Katalis Positif Ini

July 29, 2026
KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Wasapda?

KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Wasapda?

July 29, 2026
IHSG Dihantam Tren Pelemahan, Sentimen ini Jadi Penekan!

IHSG Dihantam Tren Pelemahan, Sentimen ini Jadi Penekan!

July 29, 2026
Saham Chip Rontok, Bursa Kospi Korea Ambles 10% Lagi

Saham Chip Rontok, Bursa Kospi Korea Ambles 10% Lagi

July 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 29, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ikus Pesta Wall Street, Bursa Asia Kompak Menguat Pagi ini

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Ikus Pesta Wall Street, Bursa Asia Kompak Menguat Pagi ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Asia-Pasifik kompak menguat mengikuti kenaikan Wall Street dengan sentimen laporan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang kuat dan sejumlah pendapatan perusahaan yang lebih baik dari perkiraan pagi ini, Jumat (18/7/2025).

Pasar saham Australia membukukan kenaikan rekor tertinggi dengan indeks S&P/ASX 200 Australia yang naik 0,58% ke 8.689,4 pada awal perdagangan. Secara year-to-date, indeks acuan ini telah naik 6,62%.

Saham-saham yang masuk dalam indeks seperti raksasa pertambangan BHP dan Rio Tinto masing-masing naik 1,7% dan 1,32%. Perusahaan bioteknologi CSL naik lebih dari 1,7%.

Selanjutnya, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, naik 0,39% pada pembukaan, sementara Topix naik 0,26% pada pukul 8.02 pagi waktu setempat. Kospi Korea Selatan naik 0,21% dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil naik 0,28%.

Mengutip CNBC Internasional, inflasi inti Jepang mendingin pada bulan Juni seperti yang diharapkan, turun dari level tertinggi 29 bulan karena harga beras yang melemah.

Inflasi inti Jepang turun menjadi 3,3% di bulan Juni, turun dari level tertinggi 29 bulan di 3,7% karena inflasi beras menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Sementara itu, Wall Street kompak menguat pada perdagangan Kamis atau Jumat dini hari waktu Indonesia, terdorong oleh laporan data ekonomi terbaru serta serangkaian rilis kinerja keuangan perusahaan.

Indeks S&P 500 naik 0,54% dan mencetak penutupan rekor baru di level 6.297,36, merupakan rekor kesembilan tahun ini.

Indeks Nasdaq Composite, yang sarat saham teknologi, melonjak 0,75% dan mencapai rekor penutupan kesepuluh di tahun 2025, yakni di level 20.885,65. Kedua indeks tersebut juga menyentuh rekor tertinggi intraday sepanjang masa.

Indeks Dow Jones Industrial Average menanjak 229,71 poin atau 0,52%, dan berakhir di level 44.484,49.

Saham PepsiCo melonjak lebih dari 7% setelah mencatat laba yang lebih baik dari perkiraan analis. United Airlines juga naik 3% setelah maskapai tersebut melaporkan laba yang melampaui ekspektasi pasar.

Rangkaian laporan laba kuartalan yang dirilis minggu ini telah melampaui ekspektasi Wall Street sehingga meningkatkan kepercayaan investor.

Sekitar 50 komponen indeks S&P 500 telah melaporkan kinerjanya sejauh ini, dan 88% di antaranya mengalahkan perkiraan analis.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Potret Wall Street-Bursa Asia Rontok Terkena Dampak Tarif Trump




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

July 29, 2026
Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

July 29, 2026
BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

July 29, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .