• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ikut Prabowo Ke AS, Dirut Garuda Nego Pembelian Pesawat Boeing

Ikut Prabowo Ke AS, Dirut Garuda Nego Pembelian Pesawat Boeing

September 23, 2025
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ikut Prabowo Ke AS, Dirut Garuda Nego Pembelian Pesawat Boeing

11 months ago
in Lifestyle
Ikut Prabowo Ke AS, Dirut Garuda Nego Pembelian Pesawat Boeing
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) saat ini ikut lawatan bersama Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat (AS). Dalam lawatan tersebut Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani memiliki agenda pertemuan dengan produsen pesawat asal AS, Boeing.

Direktur Niaga Garuda Reza Aulia Hakim mengatakan, pertemuan dengan Boeing merupakan lanjutan negosiasi dagang dengan AS terkait rencana penambahan pesawat dan kerja sama jangka panjang antara Garuda dan Boeing.

“Untuk keperluan kerja sama jangka panjang inilah Bapak Direktur Utama kami hari ini mendampingi Bapak Presiden Republik Indonesia dalam lawatan beliau ke Amerika Serikat untuk melakukan diskusi lanjutan terkait rencana pengadaan armada dari Boeing,” ujarnya saat rapat dengan Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta, dikutip Selasa (23/9).

Menurutnya, penambahan armada secara bertahap dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menangkap potensi pertumbuhan pasar. Adapun target penambahan armada pesawat di akhir tahun 2025 ini sejumlah 7 pesawat tambahan.

Kerja sama dengan Boeing dilakukan secara jangka panjang. Negosiasi dilakukan agar Garuda Indonesia mendapatkan kepastian jumlah pesawat dan harga yang lebih kompetitif.

“Sebagaimana dipesankan oleh pimpinan di awal pertemuan Garuda Indonesia. Pertemuan Garuda Indonesia bersama-sama dengan pembandingan lain akan memastikan agar pembelian tersebut membawa untungan optimal baik secara strategis, operasional dan juga finansial,” jelasnya.

Reza mengatakan, terkait dengan rincian jumlah dan nominal pembelian pesawat masih dalam tahap diskusi.

“Saat ini Pak Dirut juga masih melakukan proses diskusi dan juga belum ada ya bagaimana proses ini kami menunggu berita baik, kabar baik dari Pak Dirut di Amerika,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Indonesia telah berkomitmen untuk membeli 50 unit pesawat Boeing, yang sebagian besar merupakan model Boeing 777. Rencana itu termasuk dalam rangkaian kesepakatan tarif 19% untuk seluruh produk ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat (AS). Adapun, Airlangga menyebutkan bahwa rencana tersebut masih belum deal.

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Cahyadi Indrananto menegaskan, belum terjadi kesepakatan dan penandatangan dari kedua pihak karena Boeing meminta pembayaran uang muka atau Down Payment (DP).

“Jadi saat itu belum deal (belum bisa tanda tangan MoU), karena Boeing meminta pembayaran DP sebagai bagian dari penandatangan MOU itu. Hal tersebut yang kemudian kami terus negosiasikan,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/7).

Cahyadi menjelaskan ada aturan tersendiri bagi Garuda untuk dapat membayarkan DP, dan hal ini yang sedang dikomunikasikan saat itu kepada pihak Boeing.

“Saat ini kedua belah pihak sudah sepaham mengenai ketentuan DP, oleh karena itu komunikasi kami saat ini tidak lagi mempersoalkan hal tersebut, namun fokus pada hal-hal lain seperti jumlah, tipe pesawat, timeline delivery, dan sebagainya,” tuturnya.

Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui PT Danantara Asset Management (Persero) telah memberikan pinjaman dana kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) untuk mendukung transformasi pengelolaan portofolio strategis.

Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani mengatakan dukungan transformasi komprehensif ini mencakup optimalisasi bisnis, pendanaan jangka panjang, seta pendampingan menyeluruh berbasis tata kelola dan restrukturisasi penyehatan kinerja senilai US$ 405 juta atau setara dengan Rp 6.650.505.000.000.

Melalui sinergi ini, pendanaan tersebut untuk mendanai kebutuhan maintenance, repair and overhaul (MRO), yang merupakan bagian dari total dukungan pendanaan bernilai yang totalnya sekitar US$ 1 miliar atau Rp 16 triliun.

Suntikan dana ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pemulihan kinerja, kepercayaan pasar, dan daya saing Garuda Indonesia secara menyeluruh, termasuk melalui integrasi teknologi untuk mendorong efisiensi dan produktivitas operasional.

Optimalisasi Kinerja

Selanjutnya, dukungan pembiayaan tersebut akan diikuti oleh berbagai langkah yang berfokus pada optimalisasi kinerja operasional dan keuangan guna mendukung transformasi bisnis jangka panjang menjadi maskapai penerbangan yang berkelanjutan.

Di tengah tren pemulihan trafik udara di Asia dan Pasifik yang masih berlangsung, proyeksi pertumbuhan trafik udara di Indonesia akan mencapai rata-rata 8% selama 4 tahun ke depan.

Pertumbuhan ini menjadi landasan bagi Garuda Indonesia Group untuk segera memperkuat posisi sebagai player di transportasi udara, baik di pasar domestik maupun di pasar internasional.

Diproyeksikan Garuda Indonesia akan mengoperasikan total sekitar 120 pesawat hingga lima tahun ke depan. Dengan kemitraan bersama Danantara akan mendorong percepatan akselerasi kinerja Garuda Indonesia sebagai nasional flag carrier yang kuat dan berdaya saing tinggi

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Garuda Beli 50 Pesawat Boeing, Prabowo: Kita Butuh Pesawat Baru




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .