• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

October 23, 2026
MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

October 23, 2026
Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

October 23, 2026
Trimegah Sekuritas Borong Saham Grup Bakrie (ENRG), Ada Apa?

Trimegah Sekuritas Borong Saham Grup Bakrie (ENRG), Ada Apa?

October 23, 2026
Ini Alasan Dolar AS Begitu Perkasa Sampai Tembus Rp18.000

Ini Alasan Dolar AS Begitu Perkasa Sampai Tembus Rp18.000

October 23, 2026
Asing Kabur Rp 744,4 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Diburu

Asing Kabur Rp 744,4 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Diburu

October 23, 2026
Bayan (BYAN) Ungkap Transaksi Saham, BEI Sorot Harga Jual ke Haji Isam

Bayan (BYAN) Ungkap Transaksi Saham, BEI Sorot Harga Jual ke Haji Isam

October 23, 2026
MSCI dan FTSE Russell Beda Sikap soal RI, Ini Pandangan Danantara

MSCI dan FTSE Russell Beda Sikap soal RI, Ini Pandangan Danantara

October 23, 2026
Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel

Panas Houthi Vs Saudi, Harga Minyak Brent Tembus USD 113/barel

October 23, 2026
Menkeu Suahasil Ungkap Jurus Redam Perang Bunga Deposito Bank

Menkeu Suahasil Ungkap Jurus Redam Perang Bunga Deposito Bank

October 23, 2026
Wall Street Ambruk Hingga IHSG Rebound ke Level 5.400-an

Wall Street Ambruk Hingga IHSG Rebound ke Level 5.400-an

October 23, 2026
Pengadilan Batalkan Putusan KPPU Soal Bunga Kartel Bunga Pinjol

Pengadilan Batalkan Putusan KPPU Soal Bunga Kartel Bunga Pinjol

October 23, 2026
Emiten Haji Isam (PACK) Rights Issue Jumbo, Dananya Buat Akuisisi Ini

Emiten Haji Isam (PACK) Rights Issue Jumbo, Dananya Buat Akuisisi Ini

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan Jumat (23/10/2026). Hingga pukul 12.30 WIB, rupiah tercatat di level Rp18.079/US$, lebih lemah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.045/US$.

Bank Indonesia (BI) menilai tekanan terhadap rupiah terutama dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS yang membuat aset berdenominasi dolar semakin menarik bagi investor.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI Firman Mochtar menjelaskan, kenaikan imbal hasil obligasi AS, khususnya tenor 10 tahun, telah meningkatkan daya tarik investasi di Negeri Paman Sam. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi minat investor untuk menempatkan dananya di negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Dampaknya adalah DXY, indeks mata uang dolar terhadap negara maju sudah menguat. Kemarin sudah tercatat 101,” ujar Firman dalam taklimat media di Gedung BI, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Penguatan indeks dolar AS atau US Dollar Index (DXY) mencerminkan menguatnya dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Kondisi ini turut memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang.

“Kalau menguat tentunya mata uang negara berkembang akan menjadi lemah, termasuk Indonesia,” lanjutnya.

Selain faktor global, Firman mengatakan perkembangan di pasar keuangan domestik juga turut menekan rupiah. Salah satunya adalah pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rencana mendiskusikan kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia menjadi standalone market.

Perkembangan tersebut dinilai dapat memengaruhi persepsi investor terhadap pasar keuangan Indonesia dan mendorong tekanan arus modal.

“Jadi aliran modal keluar, tekanan global dan tekanan domestik. Yang secara umum memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Jadi itu yang terjadi,” kata Firman.

Dengan demikian, pelemahan rupiah terjadi di tengah kombinasi tekanan eksternal berupa penguatan dolar AS dan faktor domestik yang berkaitan dengan sentimen investor terhadap pasar keuangan Indonesia.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

October 23, 2026
Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

October 23, 2026
Trimegah Sekuritas Borong Saham Grup Bakrie (ENRG), Ada Apa?

Trimegah Sekuritas Borong Saham Grup Bakrie (ENRG), Ada Apa?

October 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .