• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Legendaris Dunia Mark Mobius Meninggal Dunia

Investor Legendaris Dunia Mark Mobius Meninggal Dunia

April 16, 2026
Bank Mega Syariah Raup Nasabah Baru dan DPK Rp709 M di Ramadan

Bank Mega Syariah Raup Nasabah Baru dan DPK Rp709 M di Ramadan

April 16, 2026
Tok! UNTR Bagi Dividen Rp5,92 T, Catat Tanggal Pentingnya

Tok! UNTR Bagi Dividen Rp5,92 T, Catat Tanggal Pentingnya

April 16, 2026
IHSG Masih Keok, Intip Gerak-gerik Asing di Sesi 1

IHSG Masih Keok, Intip Gerak-gerik Asing di Sesi 1

April 16, 2026
Lippo Karawaci (LPKR) Mau Buyback Saham Rp250 M, Ini Tujuannya

Lippo Karawaci (LPKR) Mau Buyback Saham Rp250 M, Ini Tujuannya

April 16, 2026
IHSG Keok di Sesi 1, Ditutup Turun 0,36%

IHSG Keok di Sesi 1, Ditutup Turun 0,36%

April 16, 2026
LUX Wellness Retreat Tabanan | A sanctuary in motion, opening Q3 2026

LUX Wellness Retreat Tabanan | A sanctuary in motion, opening Q3 2026

April 16, 2026
BPD Harus Jadi Orkestrator Keuangan Daerah

BPD Harus Jadi Orkestrator Keuangan Daerah

April 16, 2026
Efisiensi Era Perang, PGE Incar Pendanaan Murah 4 Proyek PLTP

Efisiensi Era Perang, PGE Incar Pendanaan Murah 4 Proyek PLTP

April 16, 2026
China Memang Perkasa, Ekonomi Q1 Tumbuh 5%-Melampaui Ekspektasi

China Memang Perkasa, Ekonomi Q1 Tumbuh 5%-Melampaui Ekspektasi

April 16, 2026
Video: Trump Klaim Perang Hampir Berakhir – Rupiah di Rp17.100 per USD

Video: Trump Klaim Perang Hampir Berakhir – Rupiah di Rp17.100 per USD

April 16, 2026
Harga Minyak Melemah, tapi Masih Bertahan di Atas US

Harga Minyak Melemah, tapi Masih Bertahan di Atas US$90

April 16, 2026
Siap-Siap, Emiten Batu Bara Boy Thohir (AADI) Buyback Saham Rp5 T

Siap-Siap, Emiten Batu Bara Boy Thohir (AADI) Buyback Saham Rp5 T

April 16, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 16, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Investor Legendaris Dunia Mark Mobius Meninggal Dunia

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Investor Legendaris Dunia Mark Mobius Meninggal Dunia
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mark Mobius, yang secara luas diakui sebagai pelopor dalam investasi pasar negara berkembang, meninggal dunia pada hari Rabu di usia 89 tahun. Berita duka itu disampaikan melalui pernyataan di halaman LinkedIn-nya.

Mobius dikenal sebagai “Indiana Jones dari pasar negara berkembang” karena kesediaannya untuk membuka yurisdiksi baru, yang terkadang berbahaya. Ia menikmati tantangan tersebut.

Mengutip Reuters, Mobius dalam “Passport to Profits” salah satu dari banyak bukunya, menulis volatilitas bukanlah musuh yang harus ditakuti tetapi pertanda bahwa peluang sudah dekat. Unggahan LinkedIn tersebut tidak menyebutkan penyebab kematian Mobius.

Setelah berinvestasi di pasar negara berkembang selama beberapa dekade, Mobius masih mempromosikan peluang baru hingga Januari lalu. Mengenai Venezuela, ia menulis, “dengan keluarnya (Presiden Nicolas) Maduro, kita mungkin akan melihat tatanan politik dan ekonomi baru dan negara tersebut dapat kembali membuka diri kepada investor.”

Keyakinannya membentuk generasi manajer investasi dan membantu menarik miliaran dolar ke pasar yang dulunya dianggap sebagai pasar pinggiran.

Buku-bukunya yang sebagian berupa catatan perjalanan dan sebagian lagi tutorial, menawarkan pandangan yang sangat manusiawi tentang keuangan global. Dalam “The Little Book of Emerging Markets” tahun 2012, ia menulis bahwa di balik setiap neraca dan ticker saham terdapat komunitas yang berjuang untuk tumbuh.

“Jika Anda ingin memahami suatu pasar, mulailah dengan orang-orangnya,” tulis Mobius, dikutip dari Reuters, Kamis (16/4/2026).

Kalimat tersebut merangkum keyakinannya bahwa pengamatan langsung di lapangan lebih penting daripada teori abstrak. Ia mengingat bahwa selama kunjungan pabrik di Brasil, pertemuan dengan pejabat privatisasi di Polandia, dan percakapan dengan pemilik toko di Filipina, peluang-peluang terungkap kepadanya.

Sebagai ketua eksekutif Templeton Emerging Markets Group, tempat ia bekerja selama lebih dari 30 tahun, Mobius melakukan perjalanan tanpa henti. Ia sering mengunjungi puluhan negara dalam satu tahun untuk mencari bisnis yang undervalued dan ekonomi yang kurang diapresiasi. Ia mengklaim telah mengunjungi setidaknya 112 negara.

Mobius pada dasarnya telah menjadi wajah publik investasi pasar negara berkembang tepat ketika kelas aset tersebut mulai terbentuk. Sikapnya yang tenang dan pengetahuannya yang ensiklopedis meyakinkan investor Barat yang merasa tidak nyaman dengan risiko politik, volatilitas mata uang, dan tata kelola yang tidak transparan.

Lahir dari orang tua Puerto Rico dan Jerman di Hempstead, New York, Joseph Bernhard Mark Mobius menerima gelar Ph.D di bidang ekonomi dari MIT pada tahun 1964 dengan tesis tentang satelit komunikasi.

Ia pertama kali bersekolah di jurusan seni rupa, dan dalam hidupnya bekerja di sebuah agensi bakat, sebagai guru, dan sebagai pemasar produk Snoopy di Asia. Ia juga seorang konsultan politik.

Dalam sebuah pernyataan perusahaan, mitra Mobius di Mobius Investments, John Ninia dan Eric Nguyen akan mengambil alih tanggung jawab kepemimpinan.

(ayh/ayh)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bank Mega Syariah Raup Nasabah Baru dan DPK Rp709 M di Ramadan

Bank Mega Syariah Raup Nasabah Baru dan DPK Rp709 M di Ramadan

April 16, 2026
Tok! UNTR Bagi Dividen Rp5,92 T, Catat Tanggal Pentingnya

Tok! UNTR Bagi Dividen Rp5,92 T, Catat Tanggal Pentingnya

April 16, 2026
IHSG Masih Keok, Intip Gerak-gerik Asing di Sesi 1

IHSG Masih Keok, Intip Gerak-gerik Asing di Sesi 1

April 16, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .