• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Israel-Iran Kembali Adem, Harga Minyak Turun ke US,64

Israel-Iran Kembali Adem, Harga Minyak Turun ke US$93,64

June 9, 2026
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

July 2, 2026
RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

July 2, 2026
Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

July 2, 2026
Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

July 2, 2026
PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

July 2, 2026
Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

July 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

July 2, 2026
Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

July 2, 2026
Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Israel-Iran Kembali Adem, Harga Minyak Turun ke US$93,64

3 weeks ago
in ENTREPRENEUR
Israel-Iran Kembali Adem, Harga Minyak Turun ke US,64
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Selasa (9/6/2026) pagi WIB setelah pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru di Timur Tengah. Meredanya serangan langsung antara Iran dan Israel mengurangi sebagian premi risiko geopolitik yang sempat mengerek harga energi dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut data Refinitiv pada pukul 09.15 WIB, harga minyak Brent berada di US$93,64 per barel, turun 0,65% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 0,70% ke US$90,66 per barel. Pelemahan tersebut terjadi setelah sehari sebelumnya Brent ditutup di US$94,25 per barel dan WTI di US$91,30 per barel.

Meski turun pada pagi ini, harga minyak masih berada jauh di atas level akhir Mei. Brent tercatat menguat sekitar 1,7% dibandingkan posisi 29 Mei yang berada di US$92,05 per barel. WTI bahkan masih naik hampir 3,8% dari US$87,36 per barel pada periode yang sama. Kenaikan harga sepanjang beberapa pekan terakhir didorong gangguan pasokan global setelah konflik Iran memicu hambatan pengiriman energi melalui Selat Hormuz.



Sentimen terbaru datang dari pernyataan Iran dan Israel yang menyatakan penghentian serangan untuk sementara setelah seruan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sebelumnya, pasar sempat dikejutkan oleh rangkaian serangan balasan kedua negara yang mendorong harga minyak melonjak hingga 5% dalam satu sesi perdagangan. Namun, setelah Iran menyebut gelombang serangan awal telah berakhir dan Israel juga memutuskan menghentikan operasi militernya untuk sementara, kekhawatiran pasar mulai mereda.

Walaupun demikian, risiko pasokan belum sepenuhnya hilang. Iran masih membatasi sebagian besar aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, jalur yang sebelum perang menampung sekitar seperlima perdagangan minyak mentah dan LNG dunia. Kondisi tersebut membuat pasar energi tetap waspada terhadap kemungkinan gangguan distribusi apabila ketegangan kembali meningkat.

Di sisi lain, permintaan energi Asia mulai pulih. Data Kpler yang dikutip Reuters memperkirakan impor LNG Asia mencapai 21,83 juta ton pada Juni, tertinggi dalam lima bulan terakhir. China, pembeli LNG terbesar dunia, kembali meningkatkan pembelian setelah sempat mengurangi impor akibat lonjakan harga pascaperang Iran. Impor LNG China diperkirakan mencapai 4,48 juta ton pada Juni, jauh lebih tinggi dibandingkan level terendah delapan tahun yang tercatat pada April sebesar 3,63 juta ton.

Jepang juga meningkatkan pembelian LNG dengan impor Juni diproyeksikan mencapai 5,33 juta ton, tertinggi dalam tiga bulan. Pemulihan konsumsi energi di dua ekonomi terbesar Asia tersebut memberi dukungan terhadap prospek permintaan minyak dan gas global. Kombinasi antara meredanya eskalasi militer dan pulihnya kebutuhan energi Asia kini menjadi dua faktor utama yang membentuk arah pergerakan harga minyak dunia dalam jangka pendek.

CNBC Indonesia

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

Biayai Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

Biaya Danantara-Beli Surat Utang RI

July 2, 2026
Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

Kebut Pembahasan RUU, PFII Bakal Jadi Bahan Pidato Kenegaraan Prabowo

July 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .