• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

September 22, 2026
BSI International Expo Kembali Digelar, Bidik Bisnis 30%

BSI International Expo Kembali Digelar, Bidik Bisnis 30%

September 23, 2026
Baru Sebelum Meluncur, Kartu BSI Ini Sudah Tembus 10.000 Pengguna

Baru Sebelum Meluncur, Kartu BSI Ini Sudah Tembus 10.000 Pengguna

September 23, 2026
ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026

ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026

September 23, 2026
DANA Janji Kembalikan Limit Korban Pembobolan Kartu Kredit 1X24 Jam

DANA Janji Kembalikan Limit Korban Pembobolan Kartu Kredit 1X24 Jam

September 23, 2026
BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat & IHSG Melesat Hingga 1,6%

BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat & IHSG Melesat Hingga 1,6%

September 23, 2026
Kredit Bank Tumbuh 13,65% Agustus 2026, BI Sebut Permintaan Naik!

Kredit Bank Tumbuh 13,65% Agustus 2026, BI Sebut Permintaan Naik!

September 23, 2026
Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO Senilai Rp 10,8 Miliar

Morgan Stanley Borong 400 Juta Saham GOTO Senilai Rp 10,8 Miliar

September 23, 2026
IHSG Hari Ini Parkir di Zona Hiijau, Naik 1,5% ke 6.374

IHSG Hari Ini Parkir di Zona Hiijau, Naik 1,5% ke 6.374

September 23, 2026
Siasat Produsen Bahan Baku F&B Saat Perang Dongkrak Biaya Impor

Siasat Produsen Bahan Baku F&B Saat Perang Dongkrak Biaya Impor

September 23, 2026
Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Bunga Acuan 5,75% Demi Rupiah

Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Bunga Acuan 5,75% Demi Rupiah

September 23, 2026
Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Bunga Acuan 5,75% Demi Rupiah

Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Bunga Acuan 5,75% Demi Rupiah

September 23, 2026
United Tractor Kantongi RKAB 12,4 Juta Ton

United Tractor Kantongi RKAB 12,4 Juta Ton

September 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

1 day ago
in Market
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Vietnam resmi dimasukkan ke dalam indeks pasar berkembang (emerging market) milik FTSE Russell pada Senin (21/9/2026), menandai tonggak penting bagi pasar saham negara tersebut setelah bertahun-tahun menjalani reformasi untuk menarik investor asing.

Mengutip Reuters, penyedia indeks tersebut memperkirakan langkah ini berpotensi mengalihkan dana hingga US$6 miliar atau sekitar Rp106,8 triliun (asumsi kurs Rp17.800/US$) ke Vietnam. Negara ini sebelumnya telah masuk daftar pantauan (watchlist) sejak 2018 untuk naik kelas.

Ekspektasi kenaikan status ini turut membangkitkan kembali minat investor asing terhadap saham Vietnam. Berdasarkan data dari Bursa Efek Ho Chi Minh, investor asing tercatat membukukan pembelian bersih senilai 2,7 triliun dong atau sekitar US$104 juta pada pekan lalu. Meski demikian, secara akumulatif investor asing masih net sell hingga sekitar 91 triliun dong.

Thomas Nguyen, Chief Global Markets Officer SSI Securities Corporation selaku broker terbesar kedua di Vietnam, memperkirakan antusiasme pasar berpotensi mereda usai euforia awal ini. Ia menyebut kondisi pasar kemungkinan relatif tertahan hingga mendekati 2027.

Proses transisi masuknya Vietnam ke indeks akan dilakukan bertahap dalam empat jenjang hingga 2027, yakni 10% pada September ini, disusul tambahan 20% pada Maret, kemudian masing-masing 35% pada Juni dan September tahun berikutnya.

Nguyen menambahkan, perhatian pasar diperkirakan akan kembali meningkat menjelang tahap inklusi berikutnya pada Maret, mengingat porsi alokasi yang lebih besar berpotensi memberi dampak lebih signifikan bagi investor domestik.

Menyusul kenaikan status ini, perusahaan manajemen aset Vanguard berencana meningkatkan investasinya di Vietnam hingga sekitar US$2,5 miliar dalam beberapa tahun ke depan.

Kendati demikian, sejumlah tantangan masih membayangi, termasuk batasan kepemilikan asing (foreign ownership limit) dan keterbatasan porsi saham beredar bebas (free float) di sejumlah emiten.

Pencapaian ini juga menghidupkan kembali ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan status Vietnam di indeks MSCI. Para investor menilai rencana penerapan mekanisme kliring lawan transaksi terpusat (central counterparty clearing/CCP) yang ditargetkan berjalan pada 2027 dapat menjadi kunci bagi Vietnam untuk memenuhi persyaratan akses pasar MSCI.

Nguyen menegaskan penerapan mekanisme CCP tersebut akan menjadi faktor krusial bagi upaya Vietnam meraih kenaikan status di MSCI ke depan. Ia menjelaskan bahwa FTSE lebih berorientasi pada akses pasar, sementara MSCI lebih menitikberatkan pada skala, sehingga keberadaan sistem kliring terpusat dinilai sangat penting.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BSI International Expo Kembali Digelar, Bidik Bisnis 30%

BSI International Expo Kembali Digelar, Bidik Bisnis 30%

September 23, 2026
Baru Sebelum Meluncur, Kartu BSI Ini Sudah Tembus 10.000 Pengguna

Baru Sebelum Meluncur, Kartu BSI Ini Sudah Tembus 10.000 Pengguna

September 23, 2026
ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026

ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026

September 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .