• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Jelang RDG BI, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.130/US$

Jelang RDG BI, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.130/US$

April 22, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

October 12, 2026
Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

October 12, 2026
Saham Prajogo Kompak Berguguran, BREN-CUAN Ambles Hampir 13%

Saham Prajogo Kompak Berguguran, BREN-CUAN Ambles Hampir 13%

October 12, 2026
Dulu Dicap Investasi Ceroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

Dulu Dicap Investasi Ceroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

October 12, 2026
Dulu Dicap InvestasiCeroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

Dulu Dicap InvestasiCeroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

October 12, 2026
Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

October 12, 2026
Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Jelang RDG BI, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.130/US$

6 months ago
in News
Jelang RDG BI, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.130/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Rabu (22/4/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,06% ke level Rp17.130/US$. Penguatan ini melanjutkan tren positif setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Selasa (21/4/2026), rupiah juga mampu menguat 0,15% ke posisi Rp17.140/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,04% ke level 98,353. Meski demikian, pada perdagangan sebelumnya DXY sempat menguat tajam 0,30% ke posisi 98,394.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih dipengaruhi faktor eksternal, terutama kembali menguatnya minat pelaku pasar terhadap dolar AS sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian terkait prospek gencatan senjata dan pembicaraan damai antara AS dan Iran.

Selain itu, sentimen pasar juga dipengaruhi pernyataan calon pejabat ketua Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), Kevin Warsh, yang dinilai memperkuat pandangan bahwa suku bunga AS masih akan bertahan tinggi. Ditambah lagi, data ekonomi Amerika Serikat yang tetap solid membuat dolar AS masih cukup menarik bagi investor.

Kondisi ini membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan diumumkan hari ini, Rabu (22/4/2026).

Konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia dari 14 lembaga dan institusi menunjukkan hasil yang kompak, yakni seluruh responden memperkirakan BI akan kembali mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75%.

Ekspektasi tersebut sejalan dengan pandangan Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, yang menilai BI masih belum memiliki ruang yang cukup aman untuk melonggarkan kebijakan.

Menurut dia, tekanan berkelanjutan terhadap rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global dan memanasnya tensi geopolitik menjadi alasan utama BI belum memiliki ruang yang cukup aman untuk melonggarkan kebijakan.

“Kami memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada April 2026. Hal ini disebabkan oleh tekanan yang masih berlanjut terhadap rupiah akibat ketidakpastian pasar keuangan global dan dampak meningkatnya tensi geopolitik, yakni perang Iran, Israel, dan AS,” ujar Juniman kepada CNBC Indonesia.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .