• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Jelang RDG BI, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.130/US$

Jelang RDG BI, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.130/US$

April 22, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Jelang RDG BI, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.130/US$

6 months ago
in News
Jelang RDG BI, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.130/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Rabu (22/4/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,06% ke level Rp17.130/US$. Penguatan ini melanjutkan tren positif setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Selasa (21/4/2026), rupiah juga mampu menguat 0,15% ke posisi Rp17.140/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,04% ke level 98,353. Meski demikian, pada perdagangan sebelumnya DXY sempat menguat tajam 0,30% ke posisi 98,394.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih dipengaruhi faktor eksternal, terutama kembali menguatnya minat pelaku pasar terhadap dolar AS sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian terkait prospek gencatan senjata dan pembicaraan damai antara AS dan Iran.

Selain itu, sentimen pasar juga dipengaruhi pernyataan calon pejabat ketua Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), Kevin Warsh, yang dinilai memperkuat pandangan bahwa suku bunga AS masih akan bertahan tinggi. Ditambah lagi, data ekonomi Amerika Serikat yang tetap solid membuat dolar AS masih cukup menarik bagi investor.

Kondisi ini membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan diumumkan hari ini, Rabu (22/4/2026).

Konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia dari 14 lembaga dan institusi menunjukkan hasil yang kompak, yakni seluruh responden memperkirakan BI akan kembali mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75%.

Ekspektasi tersebut sejalan dengan pandangan Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, yang menilai BI masih belum memiliki ruang yang cukup aman untuk melonggarkan kebijakan.

Menurut dia, tekanan berkelanjutan terhadap rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global dan memanasnya tensi geopolitik menjadi alasan utama BI belum memiliki ruang yang cukup aman untuk melonggarkan kebijakan.

“Kami memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada April 2026. Hal ini disebabkan oleh tekanan yang masih berlanjut terhadap rupiah akibat ketidakpastian pasar keuangan global dan dampak meningkatnya tensi geopolitik, yakni perang Iran, Israel, dan AS,” ujar Juniman kepada CNBC Indonesia.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .