• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kecemasan Investor di Konflik Timur Tengah Turun, Bursa Asia Menguat

Kecemasan Investor di Konflik Timur Tengah Turun, Bursa Asia Menguat

May 21, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

July 3, 2026
Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

July 3, 2026
OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

July 3, 2026
Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Mau Beli Saham PT AMP Rp 1,4 Triliun

July 3, 2026
Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

Investor ‘The Big Short’ Pasang Taruhan Besar Lawan Tesla-Nvidia

July 3, 2026
Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

Mandiri Jogja Marathon Dongkrak Belanja Warga DIY 7,4%

July 3, 2026
Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

Bos BRI (BBRI) Ungkap Jurus Transformasi Menyeluruh

July 3, 2026
Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

Tiga Bulan Menjabat Jadi Dirut PT Pos, Ini Temuan Daud Joseph

July 3, 2026
Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

Masuk Era Baru, ETF Emas Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia

July 3, 2026
Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

Volume Pasar Belum Balik, IHSG Sudah Tancap Gas Naik 2,28%

July 3, 2026
Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

Analis Buka-Bukaan Soal Prospek Saham ANTM, Target Segini!

July 3, 2026
Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

Menguat Lebih Dari 2% di Akhir Pekan, IHSG Melaju ke 5.800-an

July 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 3, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Kecemasan Investor di Konflik Timur Tengah Turun, Bursa Asia Menguat

1 month ago
in ENTREPRENEUR
Kecemasan Investor di Konflik Timur Tengah Turun, Bursa Asia Menguat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia dibuka menguat seiring meredanya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan bahwa proses negosiasi antara Washington dan Iran telah memasuki tahap akhir menjadi angin segar bagi pasar saham kawasan Asia.

Di kawasan Asia, indeks utama bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,92%, ditopang penguatan saham teknologi dan eksportir.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia melonjak 1,27% mengikuti sentimen risk-on investor global.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong juga menunjukkan penguatan. Futures Hang Seng berada di level 25.761, lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya di posisi 25.651,12.

Mengutip CNBC Internasional, optimisme terhadap potensi meredanya ketegangan geopolitik mendorong penguatan pasar ekuitas global, sekaligus menahan reli tajam harga minyak yang sebelumnya dipicu oleh gangguan distribusi energi di kawasan Teluk.

Harga minyak telah mengalami kenaikan tajam seiring dengan blokade pelabuhan-pelabuhan Iran oleh pemerintahan Trump, sementara Selat Hormuz, salah satu jalur perairan energi terpenting di dunia, telah ditutup secara efektif oleh Teheran.

Namun para investor juga akan fokus pada data ekonomi yang dirilis dari kawasan Asia-Pasifik, terutama data perdagangan Jepang yang dijadwalkan dirilis pada hari ini.

Sebagai informasi, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka naik 0,78% menjadi US$99,03 per barel dalam perdagangan Asia pagi ini, sementara minyak mentah Brent naik 0,73% menjadi US$105,72 per barel.

Pada sesi Rabu, kontrak berjangka WTI turun 5,66% dan ditutup pada US$98,26 per barel, sementara minyak mentah Brent turun 5,63% dan ditutup pada US$105,02 per barel.

Pelaku pasar turut mencermati perkembangan harga minyak mentah dunia setelah volatilitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Harga minyak sempat terkoreksi tajam pada perdagangan sebelumnya usai muncul sinyal diplomatik antara AS dan Iran.

Di sisi lain, bursa Amerika Serikat, Wall Street turut menjadi katalis positif bagi pasar Asia. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melonjak 645,47 poin atau 1,31% ke level 50.009,35.

Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 1,08% menjadi 7.432,97 dan Nasdaq Composite naik 1,54% ke posisi 26.270,36, ditopang reli saham teknologi serta membaiknya sentimen investor terhadap prospek ekonomi global.

Meski demikian, kontrak futures saham AS bergerak cenderung melemah pada perdagangan awal. Futures S&P 500 turun 0,3%, Nasdaq 100 futures terkoreksi 0,4%, sedangkan Dow futures melemah sekitar 52 poin.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

July 3, 2026
Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

Komisaris Bank Jadi Tersangka, Diduga Salurkan Kredit Fiktif Rp14,8 M

July 3, 2026
OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

OJK Perketat Aturan BPR, Modal di Bawah Rp6 M Terancam Kena Sanksi

July 3, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .