• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

September 2, 2026
Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya

Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya

September 2, 2026
Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Ditutup di 2026

Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Ditutup di 2026

September 2, 2026
Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Gulung Tikar di 2026

Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Gulung Tikar di 2026

September 2, 2026
Sesi 1 Asing Net Sell, tapi Saham Bank Masih Jadi Incaran

Sesi 1 Asing Net Sell, tapi Saham Bank Masih Jadi Incaran

September 2, 2026
IHSG Sesi 1 Berakhir di Zona Merah, Turun 0,28% ke 6.581,45

IHSG Sesi 1 Berakhir di Zona Merah, Turun 0,28% ke 6.581,45

September 2, 2026
Akhir 2026, BEI Incar Penghapusan Batas Harga Rp50 per Saham

Akhir 2026, BEI Incar Penghapusan Batas Harga Rp50 per Saham

September 2, 2026
SAME Rajin Borong Saham JECX, Kali Ini Caplok 12,8 Juta Lembar

SAME Rajin Borong Saham JECX, Kali Ini Caplok 12,8 Juta Lembar

September 2, 2026
Transformasi Berbuah Manis, BRI Catat Kinerja Solid di Triwulan II

Transformasi Berbuah Manis, BRI Catat Kinerja Solid di Triwulan II

September 2, 2026
Lagi, Pengendali MGLV Jual 13,8 Juta Saham Jauh Di Bawah Harga Pasar

Lagi, Pengendali MGLV Jual 13,8 Juta Saham Jauh Di Bawah Harga Pasar

September 2, 2026
Permintaan Energi Naik, Harga Batu Bara Tembus USD 140 per Ton

Permintaan Energi Naik, Harga Batu Bara Tembus USD 140 per Ton

September 2, 2026
Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya

Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya

September 2, 2026
Harga Minyak Melonjak Hingga IHSG & Rupiah Kompak Melemah

Harga Minyak Melonjak Hingga IHSG & Rupiah Kompak Melemah

September 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

47 minutes ago
in ENTREPRENEUR
Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melaporkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester I-2026, naik 17,5% secara tahunan (yoy) dari sebesar Rp26,53 triliun pada tahun semester I-2025. Perolehan itu melampaui ekspektasi konsensus pasar.

Torehan kinerja itu juga tidak terlepas dari mesin pertumbuhan baru yang semakin menunjukkan kontribusi signifikan terhadap kinerja grup. Anak usaha BRI, PT Pegadaian, mencatatkan lonjakan laba sepanjang semester I-2026 dan kini menyumbang lebih dari seperlima laba BRI Group.

Dalam riset terbarunya, BNI Sekuritas memaparkan laba bersih Pegadaian melonjak 84% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp6,6 triliun pada semester I-2026. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh ekspansi kredit yang mencapai 53% yoy serta net interest margin (NIM) yang tetap tinggi di level 18,2%.

Pertumbuhan bisnis Pegadaian terutama didorong oleh peningkatan penyaluran pinjaman gadai yang tumbuh 62% yoy. Selain itu, produk-produk yang berkaitan dengan emas juga mencatatkan ekspansi yang kuat.

Kinerja tersebut membuat kontribusi Pegadaian terhadap laba BRI Group semakin besar. Saat ini, Pegadaian telah menyumbang lebih dari 20% laba BRI Group, menegaskan perannya yang semakin penting dalam menopang pertumbuhan kinerja perseroan.

Namun demikian, BNI Sekuritas juga menyoroti pelemahan pendapatan operasional lainnya pada kuartal II-2026.

Total other operating income, termasuk kontribusi dari penjualan emas, turun 6,1% secara kuartalan dan 0,5% secara tahunan menjadi Rp13 triliun.

Apabila penjualan emas dikeluarkan, pendapatan operasional lainnya yang bersifat inti relatif stabil secara kuartalan, tetapi masih turun 1,7% yoy menjadi Rp12,4 triliun.

Pelemahan tersebut terutama berasal dari pendapatan terkait treasury. Pendapatan treasury anjlok 82% secara kuartalan dan 81% secara tahunan menjadi Rp248 miliar.

Sementara itu, keuntungan dari transaksi valuta asing berbalik negatif sebesar Rp183 miliar.

Di tengah tekanan tersebut, pendapatan dari fee dan komisi masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 6,1% yoy. Namun, pemulihan aset yang sebelumnya telah dihapus buku atau recovery of written-off assets turun 2% yoy.

Secara keseluruhan, pendapatan non bunga BRI masih dinilai relatif lemah. Penjualan emas memberikan dukungan terhadap angka pendapatan secara keseluruhan, tetapi belum sepenuhnya menutup pelemahan pada sejumlah sumber pendapatan lainnya.

Meski begitu, lonjakan kinerja Pegadaian memberikan warna tersendiri bagi BRI Group. Pertumbuhan kredit yang agresif, margin yang tinggi, serta ekspansi bisnis gadai dan produk berbasis emas menjadikan Pegadaian semakin strategis bagi diversifikasi sumber pendapatan grup.

Sebelumnya, pada paparan kinerja secara virtual hari Senin lalu, Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari mengatakan ekosistem perusahaan anak yang semakin lengkap juga menjadi salah satu sumber penguatan bisnis BRI.

Salah satu pertumbuhan paling menonjol terlihat pada Pegadaian. Dibandingkan posisi 2021, total aset Pegadaian telah meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi Rp185,8 triliun pada Juni 2026.

Sementara itu, pembiayaan Pegadaian tumbuh hampir tiga kali lipat menjadi Rp155,1 triliun.

Jumlah nasabah atau debitur yang dilayani juga meningkat dari 6,6 juta menjadi 9 juta nasabah dalam periode yang sama.

Menurut Vivi, pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya peran Pegadaian dalam ekosistem keuangan BRI Group.

BRI Group juga terus memperkuat ekosistem emas melalui Pegadaian. Saat ini, Pegadaian memiliki layanan emas yang terintegrasi, mulai dari deposito emas, perdagangan emas, jasa titipan, tabungan emas, cicil emas, hingga gadai emas.

Vivi memaparkan per Juni 2026, deposito emas Pegadaian mencapai 2.229 kilogram (kg), sementara pembiayaan modal kerja emas mencapai 220 kg.

Aktivitas perdagangan atau trading emas telah mencapai 9,5 ton. Di sisi lain, layanan jasa titipan emas mengelola sekitar 3,7 ton emas.

Ekosistem emas Pegadaian juga ditopang oleh saldo tabungan emas yang mencapai 20,2 ton dengan valuasi lebih dari Rp48 triliun.

Sementara itu, omzet cicil emas mencapai 5,3 ton dengan valuasi hampir Rp13 triliun. Adapun outstanding pembiayaan gadai emas mencapai sekitar 114 ton.

“Bisnis emas ini bukan saja diversifikasi produk, tetapi bagian dari strategi memperluas ekosistem layanan keuangan dan investasi bagi masyarakat Indonesia sekaligus mengoptimalkan kekuatan Pegadaian sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro,” ujarnya.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya

Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya

September 2, 2026
Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

September 2, 2026
Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Ditutup di 2026

Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Ditutup di 2026

September 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .