• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya

Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya

September 7, 2026
Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

September 20, 2026
Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas

Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas

September 20, 2026
Bayar RS Bisa Pakai BPJS Kesehatan & Asuransi Swasta, Ini Caranya

Bayar RS Bisa Pakai BPJS Kesehatan & Asuransi Swasta, Ini Caranya

September 20, 2026
Video: RI Bisa Jadi Acuan Harga Nikel

Video: RI Bisa Jadi Acuan Harga Nikel

September 20, 2026
Ini Alasan Orang Kaya RI Mulai Rajin Nabung Dolar AS

Ini Alasan Orang Kaya RI Mulai Rajin Nabung Dolar AS

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rup- 20 SEPT

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rup- 20 SEPT

September 20, 2026
Jurus Emiten Kapal Offshore Ekspansi Bisnis-Incar Kontrak Migas

Jurus Emiten Kapal Offshore Ekspansi Bisnis-Incar Kontrak Migas

September 20, 2026
Ternyata! RI Punya 3.833 Orang Super Kaya

Ternyata! RI Punya 3.833 Orang Super Kaya

September 20, 2026
Kartu Pokemon Bikin Saham Marketplace Ini Naik-Turun

Kartu Pokemon Bikin Saham Marketplace Ini Naik-Turun

September 20, 2026
Warren Buffett Tinggalkan Kursi Ketua Berkshire Setelah 60 Tahun

Warren Buffett Tinggalkan Kursi Ketua Berkshire Setelah 60 Tahun

September 19, 2026
Pria Ini Pilih Mengemis Sampai Mandi Uang Rp14 Miliar-Punya 2 Toko

Pria Ini Pilih Mengemis Sampai Mandi Uang Rp14 Miliar-Punya 2 Toko

September 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, September 20, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya

2 weeks ago
in Market
Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 218% secara tahunan menjadi Rp 2,65 triliun pada Semester I-2026.

Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh pemulihan operasional pada Kuartal II-2026, serta peningkatan volume penjualan ekspor di tengah tren kenaikan harga jual rata-rata batu bara global.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTBA Una Lindasari menjelaskan bahwa perseroan juga berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 22,03 triliun atau tumbuh 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ia menekankan bahwa strategi penjualan perusahaan dan program efisiensi menjadi kunci dalam menjaga profitabilitas di tengah dinamika pasar.

“Kinerja tersebut didukung oleh pemulihan operasional pada kuartal II, penguatan penjualan ekspor, serta perbaikan harga jual rata-rata batu bara,” ungkap Una Lindasari dalam public expose PTBA secara daring, Senin (7/9/2026).

Perusahaan mencatat, penguatan harga batu bara global turut memberikan dampak positif, di mana Newcastle Index meningkat 25% dan ICI 3 naik 15% secara tahunan. Kondisi tersebut memicu kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) perseroan sebesar 10% yang menjadi alasan utama penguatan margin laba bersih.

“Momentum penguatan harga batu bara global kami manfaatkan melalui strategi penjualan yang adaptif disertai program efisiensi untuk menjaga disiplin biaya,” ucapnya.

Dari sisi operasional, PTBA memproduksi 19,45 juta ton batu bara dengan total volume penjualan mencapai 21,1 juta ton. Penjualan ekspor tercatat tumbuh 5% menjadi 10,33 juta ton dengan negara tujuan utama seperti Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand, sementara porsi penjualan domestik mencapai 51% atau 10,77 juta ton.

“Pencapaian tersebut menjadi fondasi bagi perseroan untuk melanjutkan pertumbuhan melalui penguatan bisnis inti serta pengembangan sumber pertumbuhan baru,” tambahnya.

Dalam memperkuat rantai pasok, perusahaan mempercepat pengerjaan Proyek Strategis Nasional jalur angkutan batu bara Tanjung Enim-Kramasan yang kini progresnya telah mencapai 93%. Pengembangan infrastruktur logistik itu didukung oleh komitmen pendanaan senilai Rp 3,56 triliun dari perbankan Himbara untuk meningkatkan kapasitas angkut secara terintegrasi.

PTBA memproyeksikan kontribusi dari lini bisnis diversifikasi dan hilirisasi akan menyumbang sekitar 20% terhadap total pendapatan dalam empat tahun ke depan. Selain gasifikasi, perusahaan mengoptimalkan aset melalui pengembangan PLTS di lahan pasca tambang yang saat ini total portofolionya telah mencapai 1,2 Mega Watt (MW).

“RKAB kami masih di kisaran 53 juta ton untuk tahun ini. Kami cukup optimis bahwa kami bisa mencapai target RKAP kami sampai dengan akhir tahun yaitu mendekati angka 50 juta (ton),” tandasnya.

(wia)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

September 20, 2026
Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas

Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas

September 20, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .