• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Naik tapi Kas Menyusut, Ada Apa dengan DEWA?

Laba Naik tapi Kas Menyusut, Ada Apa dengan DEWA?

April 30, 2026
Purbaya Rilis Aturan Baru Anggaran OJK, Independensi Tetap Jalan!

Purbaya Rilis Aturan Baru Anggaran OJK, Independensi Tetap Jalan!

April 30, 2026
Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

April 30, 2026
IHSG Loyo Pagi Ini, Dibuka Turun 0,4%

IHSG Loyo Pagi Ini, Dibuka Turun 0,4%

April 30, 2026
Danareksa Bakal Naungi MI Bank BUMN, Kelola Dana Hingga Rp85 Triliun

Danareksa Bakal Naungi MI Bank BUMN, Kelola Dana Hingga Rp85 Triliun

April 30, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada ELSA hingga AADI

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada ELSA hingga AADI

April 30, 2026
Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak

Bursa Asia Mayoritas Melemah, Tertekan Harga Minyak

April 30, 2026
Kursi Bos Pelat Merah Ada yang Kosong, BP BUMN Buka Suara

Kursi Bos Pelat Merah Ada yang Kosong, BP BUMN Buka Suara

April 30, 2026
Di Balik Net Sell Jumbo, Asing Diam-Diam Akumulasi Saham Sektor Ini

Di Balik Net Sell Jumbo, Asing Diam-Diam Akumulasi Saham Sektor Ini

April 30, 2026
Pefindo Naikkan Rating Korporasi & Surat Utang WIKA Jadi id B

Pefindo Naikkan Rating Korporasi & Surat Utang WIKA Jadi id B

April 30, 2026
Net Sell Asing Ciut & IHSG Rebound, Sinyal Tekanan Mereda?

Net Sell Asing Ciut & IHSG Rebound, Sinyal Tekanan Mereda?

April 30, 2026
Breaking News! BRI Cetak Laba Rp 15,5 T, Naik 14% di Q1-2026

Breaking News! BRI Cetak Laba Rp 15,5 T, Naik 14% di Q1-2026

April 29, 2026
Laba Vale (INCO) Melejit 100% di Q1 2026, Tembus US$ 43,6 Juta

Laba Vale (INCO) Melejit 100% di Q1 2026, Tembus US$ 43,6 Juta

April 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Laba Naik tapi Kas Menyusut, Ada Apa dengan DEWA?

2 hours ago
in Lifestyle
Laba Naik tapi Kas Menyusut, Ada Apa dengan DEWA?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Kinerja keuangan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) pada kuartal I-2026 pada satu sisi menunjukkan laba bersih perusahaan  tumbuh solid. Akan tetapi di sisi lain, posisi kas justru menyusut tajam.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, DEWA membukukan laba bersih sebesar Rp92,7 miliar, naik dari Rp68,9 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini terjadi di tengah pendapatan yang relatif stagnan, yakni Rp1,55 triliun dari sebelumnya Rp1,58 triliun.

Peningkatan laba terutama ditopang oleh perbaikan margin. Beban pokok pendapatan tercatat turun lebih dalam dibanding penurunan pendapatan, sehingga laba bruto meningkat menjadi Rp268,7 miliar. 

Sementara itu, sepanjang tiga bulan pertama 2026, kas dan setara kas DEWA turun drastis dari Rp1,59 triliun pada awal tahun menjadi hanya Rp486,8 miliar pada akhir Maret. Artinya, terjadi penurunan kas sebesar sekitar Rp1,1 triliun dalam satu kuartal.

Pada 2025, kas justru meningkat sekitar Rp117 miliar selama kuartal berjalan. 

Dari sisi operasional, arus kas masih mencatatkan angka positif sebesar Rp163,3 miliar, meski turun jauh dibandingkan Rp604,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Tercatat, tekanan utama berasal dari aktivitas pendanaan. DEWA mengeluarkan arus kas bersih sebesar Rp991 miliar dari aktivitas ini.

Salah satu faktor terbesar adalah aksi pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp791 miliar. Nilai ini menyumbang lebih dari 70% total penurunan kas selama periode tersebut.

Mengutip keterbukaan informasi, DEWA telah merealisasikan pembelian kembali saham dalam periode singkat, yakni sejak 10 Desember 2025 hingga 13 Februari 2026.

Total dana yang digunakan mencapai Rp949,9 miliar untuk membeli sekitar 1,63 miliar saham, atau hampir seluruh alokasi dana yang disiapkan. Aksi ini berlangsung dengan harga pembelian berkisar Rp430 hingga Rp655 per saham. Jika dirata-ratakan, harga buyback berada di kisaran Rp580 per saham.

Dampak dari aksi korporasi tersebut juga tercermin di pergerakan harga saham. Pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, harga saham DEWA sempat menguat signifikan dari kisaran Rp400-an hingga menyentuh area Rp600-650, didukung lonjakan volume transaksi.

Namun, setelah program buyback berakhir pada Februari 2026, momentum kenaikan tidak berlanjut. Saham DEWA cenderung bergerak sideways dan saat ini berada di kisaran Rp500, atau di bawah harga rata-rata buyback.

Adapun selain buyback, perusahaan juga melakukan pembayaran utang dan kewajiban lainnya dalam jumlah signifikan, termasuk pembayaran utang lain-lain jangka panjang sekitar Rp246 miliar serta cicilan pinjaman bank jangka panjang Rp167 miliar.

Di sisi lain, arus kas untuk investasi juga tercatat negatif sebesar Rp275,9 miliar, terutama untuk belanja aset tetap sebesar Rp253 miliar.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Purbaya Rilis Aturan Baru Anggaran OJK, Independensi Tetap Jalan!

Purbaya Rilis Aturan Baru Anggaran OJK, Independensi Tetap Jalan!

April 30, 2026
Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

April 30, 2026
IHSG Loyo Pagi Ini, Dibuka Turun 0,4%

IHSG Loyo Pagi Ini, Dibuka Turun 0,4%

April 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .